Van Persie Penentu Kemenangan Manchester United

FBL-ENG-PR-MAN UTD-ARSENAL

Arsenal masih belum mampu mengakhiri tradisi negatif tiap berjumpa Manchester United di Old Trafford (10/11). Gol tunggal dari Robin van Persie di babak pertama memberikan kekalahan kedua Arsenal di Premier League musim ini.

Manchester United sukses memetik kemenangan 1-0, dalam big match melawan Arsenal, dalam pertandingan di Stadion Old Trafford, Sabtu (10/11) atau Minggu dini hari WIB. Berkat kemenangan ini maka “Setan Merah” kini bertengger di urutan kelima klasemen Liga Primer Inggris dengan nilai 20.

Nilai ini sama dengan yang telah diraih Everton dan Tottenham Hotspur. Namun tim juara bertahan Liga Primer ini unggul selisih gol. Kini MU hanya berselisih satu poin dengan Chelsea, tim terakhir yang bertengger di zona Liga Champions.

Di babak pertama, Man. United mencoba menggebrak lebih dahulu. Laga berjalan 10 menit, Wayne Rooney melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti, namun masih bisa diamankan oleh Wojciech Szczesny.

Kedua tim betul-betul tampil total di laga ini. Tak jarang banyaknya kontak fisik membuat wasit kerap kali harus menghentikan laga. Di samping itu, serangan kedua tim sedikit bertumpu di sisi sayap.

Satu-satunya gol yang terjadi dalam partai ini diciptakan Robin van Persie. Dia membawa Manchester United unggul 1-0 setelah membobol gawang Wojciech Szczesny pada menit ke-28. Mantan striker Arsenal itu menggetarkan jala gawang tim tamu lewat sundulan setelah menyambut umpan sepak pojok yang dikirim Wayne Rooney.

Pada menit ke-42, Szczesny harus mendapat perawatan karena bertabrakan dengan Phil Jones. Kepala Jones yang berusaha menyundul bola membentur wajah kiper asal Polandia itu. Jones pun mendapat kartu kuning akibat tindakannya ini.
Menit ke-43, gelandang Arsenal Mathieu Flamini diganjar kartu kuning karena melakukan tackle berbahaya kepada Phil Jones. Pemain asal Prancis ini kembali diturunkan setelah sempat absen akibat cedera.

Secara keseluruhan MU menguasai babak pertama. Aliran bola pasukan Arsene Wenger tak selancar biasanya karena kerap dihadang oleh barisan tengah dan belakang MU. Peran Mesut Oezil pun belum terlihat di babak ini.

Babak kedua dimulai, Arsenal langsung memberikan tekanan kepada tuan rumah. Berawal dari kesalahan Phil Jones, penetrasi Mesut Ozil di kotak penalti diteruskan dengan tembakan Aaron Ramsey, akan tetapi usahanya masih bisa diblok barisan pertahanan Man. United.

Beberapa saat sebelum jeda, bek tengah MU terbaring karena bertabrakan dengan rekannya sendiri yakni kiper David De Gea. Itu terjadi saat De Gea meninju bola yang mengarah ke striker Arsenal Olivier Giroud. Kepala Vidic terkena bagian pinggang penjaga gawang asal Spanyol itu. Vidic pun harus diganti oleh Tom Claverley.

Ancaman pertama pada babak kedua terjadi ketika Arsenal mendapat tendangan bebas pada menit ke-46. Namun tendangan Thomas Vermaelen melayang jauh di atas mistar gawang De Gea.

Peran Oezil baru terlihat ketika pada menit ke-50, saat berhasil menyodorkan bola ke depan gawang MU. Sayangnya barisan belakang tim tuan rumah lebih sigap. Gagal lagi upaya “The Gunners” menjebol gawang pasukan David Moyes.

Menit ke-50, Arsenal mendapat peluang lewat tendangan pojok. Sayang bola kiriman Cazorla tak menemui satu pun rekannya. Sampai 15 menit babak kedua, Oezil dan kawan-kawan lebih banyak menguasai bola. Ini masuk akal karena mereka ingin bisa menyamakan skor.

Menit ke-57, umpan dari sayap kiri yang dikirim Oezil tepat berada dalam pelukan De Gea. Hanya satu menit berikutnya pemain Jerman keturunan Turki ini sempat mengancam gawang MU, namun tendangannya sayap kiri hanya mengenai sisi kanan gawang tim tuan rumah.

Arsenal benar-benar berusaha menggempur pertahanan MU. Menit k eke-58 giliran Aaron Ramsey melepaskan tendangan yang kembali dapat dipatahkan De Gea.

Menit ke-60, giliran MU yang menyerang. Sebuah peluang di depan gawang Arsenal, ketika Rooney melancaran tendangan kaki kiri yang keras namun meleset hanya beberapa sentimeter di sisi kiri gawang Szczesny.

Pada menit ke-66, MU kembali mendapat peluang. Sebuah sodoran Antonio Valencia berhasil dimanfaatkan Rooney. Namun tendangan Rooney tak menemui sasaran.

Menit ke-68 sempat terjadi kemelut di depan gawang MU. Giroud bekerja sama dengan Jack Wilshere. Namun upaya keduanya tetap gagal menemui sasaran karena ketatnya barisan pertahanan tuan rumah. Wilshere sendiri masuk menggantikan Flamini pada menit ke-60.

Sampai menit ke-70, Arsenal benar-benar mendominasi pertandingan. Aliran bola mereka kuasai, namun masih belum berhasil menciptaan gol balasan.

Menit ke-73, Bacary Sagna berhasil mengirim umpan ke depan gawang De Gea. Namun Kieran Gibbs yang seharusnya menyambut bola tak melakukan reaksi apapun.

Dua menit kemudian, Ronney diganjar kartu merah karena menjegal Ramsey. Rooney dengan sportif menerima kartu ini tanpa melakkan protes. Tak berapa lama kemudian gawang MU terancam oleh tendangan dari luar kotak penalti yang dilancarkan Gibbs, namun berhasil diselamatkan De Gea.

Arsenal mencoba menambah daya gedor mereka dengan memasukkan Nicklas Bendtner menggantikan Cazorla pada menit ke-77. Sementara di kubu MU, Shinji Kagawa ditarik digantikan Ryan Giggs. Semenit kemudian, Wilshere diganjar kartu kuning karena menjatuhkan Patrice Evra.

Sebuah bola tendangan bebas van Persie sampai ke mulut gawang Arsenal. Namun momen pada menit ke-80 ini gagal dimanfaatkan bek MU Chris Smalling yang sebenarnya sangat berpeluang mencetak gol. Dia menanduk bola ke tanah dan melenceng ke sisi gawang.
Sebuah kemelut di depan gawang MU kembali terjadi. Namun bola tendangan Giroud hanya menghasilkan sepak pojok. Arsenal kembali gagal memanfaatkan peluang pada menit ke-84 ini.

Memasuki 10 menit terakhir, tempo permainan kian tinggi. Dua kali kerjasama Ramsey dan Olivier Giroud hampir saja menggetarkan gawang David De Gea.

Lima menit menjelang waktu normal usai, van Persie ditarik keluar dan digantikan Marouane Fellaini. Merasa sudah unggul, MU hanya memainkan bola di wilayah mereka, sementara Arsenal terus berupaya mencari celah di lini pertahanan tuan rumah.

Arsenal sempat mendapat peluang saat memasuki waktu tambahan. Namun Bendtner yang sudah berada di depan gawang tak mampu menjangkau bola kiriman Gnabry yang masuk menggantikan mikel Arteta pada menit ke-82. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol lagi yang tercipta.

 

Susunan Pemain
Manchester United: 1. David De Gea; 6. Jonny Evans, 12. Chris Smalling, 15. Nemanja Vidic (23. Tom Cleverley 45), 3. Patrice Evra; 25. Antonio Valencia, 4. Phil Jones, 16. Michael Carrick, 26. Shinji Kagawa (11. Ryan Giggs 77); 10. Wayne Rooney, 20. Robin van Persie (31. Marouane Fellaini 84)
Arsenal: 1. Wojciech Szczesny; 3. Bacary Sagna, 6. Laurent Koscielny, 5. Thomas Vermaelen, 28. Kieran Gibbs; 20. Mathieu Flamini (10. Jack Wilshere 60), 8. Mikel Arteta (44. Serge Gnabry 82); 16. Aaron Ramsey, 11. Mesut Ozil, 19. Santi Cazorla (23. Nicklas Bendtner 77); 12. Olivier Giroud

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *