Tag Archives: play-off Liga Champions

Hasil Play-Off Liga Champions Rabu, 28 Agustus 2013 Lengkap

Steaua-Bucuresti-640x360

Arsenal bukanlah satu-satunya tim yang memastikan tiket ke babak penyisihan grup setelah melakoni leg kedua play-off Liga Champions pada Rabu, 28 Agustus 2013. Tim-tim terkenal lain, seperti Schalke 04 dan Basel juga lolos ke babak utama kompetisi terelite antar klub Eropa tersebut.

 

Arsenal menang atas Fenerbahce dengan meyakinkan via dua gol Aaron Ramsey. Total, agregat 5-0 yang dibukukan oleh peringkat empat Premier League musim lalu. Namun, laga paling dramatis pada pagi ini adalah yang terjadi di Toumba Stadium, Thessaloniki, Yunani.

 

Schalke 04 membuktikan semangat anti menyerah khas Jerman yang dimiliki mereka. Bermain imbang 1-1 atas PAOK di leg pertama tak membuat Schalke redup. Bahkan mereka meraih kemenangan di laga kedua ini via gol Adam Szalai di menit 90! Lebih ‘gila’ lagi karena tim Jeris Keller harus bermain dengan 10 orang sejak menit 64 menyusul kartu merah untuk Jermaine Jones.

 

Basel juga menjadi tim berikutnya yang lolos ke fase penyisihan grup. Berbekal dengan kemenangan 4-2 di leg pertama, mereka membungkam Ludogoretz Razgrad dengan skor 2-0. Plus mematenkan agregat 6-2.

Dinamo Zagreb boleh saja memenangi laga melawan Austria Wien dengan skor 2-3. Namun, mereka tetap gulung tikar dari kemungkinan mencicipi babak utama Liga Champions karena terluka 0-2 di leg pertama. Lebih menyakitkan lagi karena di leg kedua ini sebenarnya wakil Kroasia sudah unggul 1-3 sebelum gol Roman Kienast (’82).

Tim terakhir yang lolos pada Rabu (28/8) adalah Steaua Bucuresti. Mereka memaksakan hasil imbang 2-2 dengan tuan rumah Legia Warsawa dengan unggul 0-2 terlebih dahulu. Cukup untuk membuat wakil Rumania lolos via agresivitas gol tandang.

Hasil Play-Off Liga Champions Rabu, 28 Agustus 2013

  • Austria Wina vs Dinamo Zagreb 2-3 (agregat 4-3) (Florian Mader ’5, Roman Kienast ’82/Marcelo Brozović ’33, Junior Fernándes ’43, Fatos Bećiraj ’70)
  • Basel vs Ludogorets 2-0 (agregat 6-2) (FabianFrei ’11, Phillip Degen ’79)
  • Legia Warszawa vs Steaua Bucureşti 2-2 (agregat 3-3) (Miroslav Radović 27′, Jakub Rzezniczak 90′/Nicolai Stanciu ’7, Federico Piovaccari ’9)
  • PAOK vs Schalke 04 2-3 (agregat 3-4) (Stefanos Athanasiadis 53′, Kostas Katsouranis 79′/ Adam Szalai ’43 dan ’90, Julian Draxler ’67)
  • Arsenal vs Fenerbahçe 2-0 (agregat 5-0) (Aaron Ramsey 25′ dan 72′)

 

Vermaelen: Tempat Arsenal di Liga Champions

TZY6ij9tDABek sekaligus kapten Arsenal, Thomas Vermaelen, mengklaim timnya memang pantas berada di pentas Liga Champions, menjelang leg kedua playoff mereka melawan Fenerbahce, di Stadion Emirates, Rabu (28/8) dini hari nanti. Untuk itu, ia menegaskan laga nanti sangat penting bagi skuad Arsene Wenger.
The Gunners berada di ambang lolos ke babak penyisihan grup selama 16 tahun berturut-turut, setelah berhasil mengalahkan raksasa Turki dengan skor telak  3-0 di leg pertama pekan lalu.

“Ini benar-benar penting bagi kami. Klub ini sudah seharusnya berada di Liga Champions. Seperti yang Anda lihat dari berapa kali kita memiliki kualifikasi dan pemain ada saat ini tidak ada lebih baik  bersaing di dalamnya,”ujar Vermaelen dikutip situs resmi klub.

“Ini adalah tingkat tertinggi dari olahraga sepak bola dan tempat yang Anda inginkan semenjak kami kecil . Jadi, penting untuk lolos be babak selanjutnya  dan saya yakin akan kemampuan tim kami,”jelasnya.

Vermaelen sendiri diperkirakan akan absen pada pertandingan nanti. Pasalnya pemain Internasional Be;gia itu, belum cukup bugar  dari cedera punggung.

Jelang AC Milan vs PSV: “Kami Tidak Takut San Siro!”

ac-milan-vs-psv-kamis-29-agustus-2013

Leg kedua play off Liga Champions akan digelar. Salah satu partai sengit adalah AC Milan vs PSV yang akan berlangsung, Kamis 29 Agustus 2013 01.45 WIB. PSV yang kali ini berstatus tim tamu mengisyaratkan tidak takut AC Milan dan San Siro.

Di laga perdana (20/8/13), PSV sempat dikejutkan I Rossoneri lewat gol Stephan El Shaarawy memanfaatkan kecerobohan lini belakang tuan rumah. Untungnya, PSV mempunyai Tim Matavz yang sukses menyamakan kedudukan di menit ke-61′. Walaupun hanya berakhir seri, namun laga tersebut menorehkan banyak catatan.

Ruud Gullit yang notabene adalah mantan pemain kedua klub mengatakan betapa kuatnya filosofi sepak bola AC Milan sehingga mampu mengimbangi koordinasi apik yang ditunjukkan Adam Maher dkk.

Dalam laga kedua nanti, PSV sudah mengantungi cara tersendiri untuk mengalahkan tuan rumah. Salah satu punggawa PSV, Karim Rekik mengaku siap bertempur dengan Riccardo Montolivo dan pasukan San Siro lainnya.

“Kami tidak takut Milan dan kami tidak harus mengubah cara kami bermain lantaran kami bermain di San Siro,” tegasnya kepada NUsport.

“Saya pikir itu sangat penting untuk menjaga (score) supaya tetap nol. Jika itu bekerja, maka kami pasti punya kesempatan (untuk mencetak gol).”

Kesiapan PSV berbanding terbalik dengan AC Milan. Massimiliano Allegri masih disibukkan dengan cedera beberapa pemain. Giampaolo Pazzini dan bek tengah, Daniele Bonera masih bermasalah dengan lututnya, sementara gelandang Nigel de Jong masih diraguka turun. Ditambah lagi pengaruh kekalahan AC Milan di laga perdana Serie A oleh tim promosi, Hellas Verona.

“Kekalahan seperti ini tentu menyakitkan karena itu adalah pekan pertama kami,” tegas Allegri. “Terutama karena kami memiliki laga penting di Liga Champions melawan PSV pada hari Rabu. Beberapa pemain belum berhasil melakukan pelatihan banyak tapi itu tidak bisa menjadi alasan.”

Lawan PSV, Poli Minta Milan Bangkit

andrea-poli-130826cKekalahan 1-2 atas Hellas Verona di laga perdana Seri A, akhir pekan lalu, membuat AC Milan terpukul. Namun, skuat besutan Massimiliano Allegri tersebut tak ingin berlama-lama larut dalam kegamangan.

Terlebih lagi, Kamis (29/8/13) lusa, Milan akan melakoni leg kedua play-off Liga Champions melawan PSV Eindhoven. Karena itu, Andrea Poli mengimbau rekan-rekannya untuk bangkit. Pemain berusia 23 tahun tersebut merupakan pencetak gol tunggal Rossoneri ke gawang Verona.

“Kami inginnya melakukan start dengan baik, tapi nyatanya tidak,” kata gelandang yang baru direkrut dari Sampdoria itu seperti dikutip laman resmi AC Milan dan dilansir Goal, Senin (26/8/13). “Saya senang dengan gol yang saya ciptakan, tapi tidak dengan kekalahan.”

“Kami memiliki pertandingan besar di depan mata, semoga kami bisa segera kembai ke trek,” sambungnya. “Akhir pekan lalu, performa kami sangat buruk. Tapi, kami sudah mengevaluasi dan segera diperbaiki di pertandingan nanti.”

Lebih dari itu, Poli yakin melawan PSV akan menjadi awal kebangkitan dari timnya. Sebab, di leg pertama Milan mampu menahan imbang 1-1 PSV di kandangnya, Stadion Philips, pertengahan pekan lalu.

“Kami harus bisa mengambil keuntungan dalam laga kandang di San Siro nanti. Karena itu, kami akan memaksimalkan kekuatan kami,” ucap pemain asal Italia tersebut optimistis.

FIGC Cemaskan Wakil Italia

undian-fgic-130810cMenyusul digelarnya drawing babak play-off Liga Champions dan Europa League, petinggi Federasi Sepakbola Italia (FIGC), Presiden Giancarlo Abete dan Wakil Presiden Demetrio Albertini, mengungkapkan kecemasannya terkait prospek klub-klub Italia di kancah kompetisi Eropa.

Sesuai hasil undian, klub raksasa AC Milan bakal bertemu klub tangguh asal Belanda, PSV Eindhoven, di play-off Liga Champions. Sementara, Fiorentina dan Udinese masing-masing akan bertemu dengan Grasshoppers dan Liberec di play-off Europa League.

Bukan soal teknis yang membuat Abete cemas dengan prospek Rossoneri di ajang turnamen antarklub paling bergengsi di Benua Biru tersebut. Melainkan soal “panasnya” penampilan anak-anak asuhan Massimiliano Allegri. Berbeda dengan Eredivisie yang telah berlangsung sejak seminggu yang lalu, Serie A baru digelar pada 24-25 Agustus mendatang.

“Masalahnya bukan terletak apakah Milan cukup mumpuni memenangkan pertandingan. Tapi, apakah mereka telah siap bertanding,” ujar Abete setengah bertanya seperti yang dikutip Sky. “Sama halnya dengan Fiorentina dan Udinese. Mereka semua bertemu dengan lawan yang tangguh. Tapi, jika tim-tim kami (Italia) berada dalam kondisi yang sudah panas, maka seyogyanya mereka cukup kuat,” imbuhnya.

Opini Albertini seia sekata dengan atasannya. “Mereka merupakan lawan yang tangguh. Sepakbola Belanda selalu mengutamakan penguasaan bola. Jadi, saat Anda tidak berada dalam kondisi puncak, maka sulit untuk mengejar lawan Anda. Secara fisik, lawan Milan jauh lebih siap,” tandas Albertini. (