Tag Archives: Piala Raja

Prediksi Barcelona vs Getafe (Piala Raja ) – 9 Januari 2014

Barcelona vs Getafe

Getafe mengawali tahun dengan di permalukan oleh silvilla saat bertandang ke Estadio Ramon Sanchez Pizjuan — Sevilla dengan skor 0-3.Pelatih Getafe yang baru menjabat mengatikan Jose Miguel Gonzalez, alias Michel yang sempat kosong selama sepekan ,Luis Garcia menilai Sevilla jauh lebih baik dari Getafe saat timnya kalah 3-0 dalam lanjutan La Liga Spanyol.

Getafe tak mampu menahan dan membalas  gol-gol yang diciptakan Carlos Bacca, Ivan Rakitic dan Vitolo di Ramon Sanchez Pizjuan.Hasil lima pertandingan terakhir Getafe mencatatkan 3 kali kalah,1 kali menang , dan 1 kali seri.getafe berada pada peringkat 9 dengan poin 23 dari 18 laga pertandingan .

Sedangkan Lionel Messi akan kembali memperkuat Barcelona setelah selama dua bulan absen karena cedera. Messi akan memperkuat Barca di ajang Copa del Rey kontra Getafe pada Rabu, 8 Januari 2014 (Kamis dini hari WIB).

Kepastian akan kembalinya Messi ini disampaikan langsung pelatih Blaugrana, Gerardo ‘Tata’ Martino. Namun di pertandingan itu, Barca masih harus minus Dani Alves, Xavi Hernandes dan Marc Bartra karena cedera dan sakit.

Namun Martino tampaknya tak ingin mengambil risiko dengan memaksakan Messi bermain. Tapi pada laga kontra Getafe, kondisi Messi dipastikan telah bugar dan siap kembali menunjukkan sulap-sulapnya di atas lapangan hijau.

“Messi merasa dalam kondisi bagus. Dia telah berlatih tanpa mengalami masalah apapun dan siap untuk dimainkan,” kata Martino dalam konferensi pers seperti dilansir Soccerway.

“Semua bahagia dengan kembalinya Messi. Tapi kami belum memutuskan apakah Messi akan bermain sejak awal atau memulai dari bangku cadangan,” lanjut Martino.

Getafe pernah mengalahkan Barcelona dengan skor tipis 1-0 di laga kandang mereka. 4 pertemuan terakhir, Getafe selalu digunduli oleh Barcelona dengan skor 4-0, 1-4, 6-1 dan yang terakhir 2-5.

Di ajang La Liga, Getafe menjadi tim paling banyak kemasukan sebanyak 30 kali dari tim yang berada di peringkat 10 besar dan paling produktifitas terendah dengan 20 gol. Sementara Barcelona menjadi tim terproduktif di ajang La Liga dengan 53 gol dan hanya mengalami 12 kali kebobolan.

Head 2 Head :

  • 27 November 2011 : Getafe 1-0 Barcelona (La Liga)
  • 11 April 2012 : Barcelona 4-0 Getafe (La Liga)
  • 16 September 2012 : Getafe 1-4 Barcelona (La Liga)
  • 10 Februari 2013 : Barcelona 6-1 Getafe (La Liga)
  • 22 Desember 2013 : Getafe 2-5 Barcelona (La Liga)

5 laga terakhir Barcelona :

  • 12 Desember 2013 : Barcelona 6-1 Celtic (Liga Champions Eropa)
  • 15 Desember 2013 : Barcelona 2-1 Villarreal (La Liga)
  • 18 Desember 2013 : Barcelona 3-0 Cartagena (Copa del Rey)
  • 22 Desember 2013 : Getafe 2-5 Barcelona (La Liga)
  • 5 Januari 2014 : Barcelona 4-0 Elche (La Liga)

5 laga terakhir Getafe :

  • 8 Desember 2013 : Girona 1-1 Getafe (Copa del Rey)
  • 15 Desember 2013 : Malaga 1-0 Getafe (La Liga)
  • 18 Desember 2013 : Getafe 4-1 Girona (Copa del Rey)
  • 22 Desember 2013 : Getafe 2-5 Barcelona (La Liga)
  • 5 Januari 2014 : Sevilla 3-0 Getafe (La Liga)

Prediksi Skor Barcelona vs Getafe : (2 – 0)

Getafe Ingin Mengulang Kemenangan Besar Atas Barcelona

FC Barcelona v Celtic - UEFA Champions LeagueDi Piala Raja, Barcelona terakhir kali bersua Getafe pada 2007. Laga itu meninggalkan kenangan besar bagi kedua tim hingga saat ini. Pasalnya, dalam dua pertemuan itu “El Geta” memperlihatkan keperkasaan atas tim Katalunya tersebut. Mereka mengakhiri pertandingan dengan kemenangan Barca 5-2 di Camp Nou.

Tapi, pada pertemuan lanjutan menjelang pertengahan Mei 2007, Getafe berhasil mengandaskan Barcelona di Coliseum Alfonso Perez. Mereka sukses mencetak empat gol tanpa balas.

Duel keduanya dipastikan berlanjut, dini hari WIB nanti. Getafe kembali akan datang ke Stadion Camp Nou untuk memainkan laga perdelapan final Piala Raja. Namun, dipastikan, Getafe datang dengan ambisi.

Yang menarik, pelatih Barcelona, Gerardo “Tata” Martino, mengaku belum menentukan pemain yang akan ia turunkan. “Siapa saja yang akan saya mainkan, dipastikan akan melahirkan banyak konsekuensi,” ujarnya. Tata mengakui, keputusannya akan melahirkan banyak respons dari publik, “Mungkin akan ada yang setuju, tapi mungkin juga akan banyak sekali yang tidak setuju.”

REAL MADRID Vs ATLETICO MADRID : Lalui Ekstra Time, Atletico Pecundangi Madrid 2-1

atletico Madrid2

Penderitaan Atletico Madrid atas rival sekotanya, Real Madrid, selama 14 tahun akhirnya berakhir. Atletico akhirnya mampu mengalahkan Madrid dalam final Copa del Rey atau Piala Raja dengan skor 2-1 di Stadion Santiago Bernabeu, Sabtu (18/5/2013) dini hari WIB.

Kemenangan Atletico ditentukan melalui perjuangan keras. Los Rojiblancos, julukan Atletico, menundukkan Madrid lewat gol pemain belakang, Miranda di masa ekstra time. Babak ekstra time atau tambahan digelar setelah kedua tim bermain 1-1 di waktu normal. Madrid sempat unggul lebih dulu melalui gol Cristiano Ronaldo di menit ke-14, namun mampu disamakan Diego Costa pada menit ke-35.

Kemenangan ini membuat Atletico memenangi trofi Copa del Rey atau Piala Raja pertamanya sejak 1996.

Sementara, bagi Madrid ini merupakan kekalahan kali kedua atas Atletico di final Copa del Rey. Kekalahan pertama terjadi pada tahun 1992 saat kedua tim juga dipertemukan di babak final. Selain itu, akibat kekalahan ini Madrid harus rela mengakhiri musim tanpa satu gelar apa pun.

Jalannya Pertandingan

Mengusung misi memboyong trofi Copa del Rey Madrid coba menunjukkan kualitas terbaiknya kala menghadapi Atletico. Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, menerapkan formasi 4-4-2 dengan menempatkan Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema di lini depan.

Di sisi lain, Atletico, yang mengusung misi untuk menyudahi penderitaan dari Madrid selama 14 tahun,  menempatkan duet dinamiknya, Radamel Falcao dan Diego Costa, di lini depan.

Sesaat setelah kick off dibunyikan wasit Carlos Clos, Atletico langsung berusaha menyerang. Namun, kondisi itu hanya bertahan beberapa saat karena dihalau barisan belakang Madrid.

Sejak itu, Madrid pun langsung menerapkan pole position. Upaya Madrid menguasai permainan berjalan cukup mulus. Dengan memainkan umpan-umpan pendek Los Blancos, julukan Madrid, mampu mengurung pertahanan Atletico.

Sementara, Atletico cenderung melakukan serangan balik. Namun, alur serangan Los Rojiblancos yang terkesan sporadis belum mampu membongkar pertahanan Madrid yang solid.

Upaya Madrid menciptakan keunggulan akhirnya terlaksana di menit ke-14. Tandukan CR7 menyambut sepak pojok Ozil tak mampu dibendung kiper Atletico, Thibaut Courtois. Ini merupakan gol ke-55 Ronaldo di semua kompetisi musim ini dan ketujuh di ajang Copa del Rey.

Keunggulan Madrid tak bertahan lama. Pada menit ke-35 upaya Atletico menyamakan kedudukan berbuah manis. Falcao yang mendapat pengawalan ketat mampu lolos untuk melepaskan umpan terobosan mendatar ke Costa. Costa yang lolos dari pengawasan lini belakang Madrid pun mampu menceploskan gol ke gawang Madrid untuk menciptakan kedudukan menjadi 1-1.

Kedudukan 1-1 ini bertahan hingga babak pertama usai.

Memasukki babak kedua, permainan tak banyak berubah. Madrid yang unggul penguasaan bola terus melakukan tekanan. Sedang, Atletico lebih banyak melancarkan serangan balik melalui Costa dan Falcao.

Pada menit ke-60, Madrid nyaris menciptakan keunggulan. Diawali aksi heroik CR7 di sayap kiri, Benzema menyambut bola untuk mencetak gol. Sayang, tendangan striker asal Prancis itu masih membentur mistar. Bola liar tendangan Benzema, yang disambut Ozil pun masih mampu dihalau bek Atletico, Juan Fran. Usaha Madrid pun urung berbuah gol.

Selang tujuh menit Madrid kembali mendapat peluang emas lewat tendangan bebas Ronaldo. Namun, tendangan bebas striker 27 tahun itu kembali gagal membuahkan gol karena membentur mistar gawang sebelah kiri Atletico. Ronaldo nampak frustasi akan kegagalannya ini.

Memasukki menit ke-75, tensi pertandingan kian memanas. Laga diwarnai protes keras Jose Mourinho kepada wasit, yang banyak membuat keputusan merugikan timnya. Akibat protes itu, Mourinho pun diusir keluar dari pinggir lapangan.

Tanpa sang pelatih di sisi lapangan, kebuntuan Madrid pun berlanjut. Hingga peluit panjang tanda berakhirnya waktu normal, baik Madrid maupun Atletico tak mampu menciptakan gol tambahan dan membuat babak tambahan atau ekstra time digelar.

Pada masa ekstra time, Atletico mampu memecah kebuntuan. Pada menit ke-98, tandukan Miranda menyambut sepak pojok Koke tak mampu dihalau Diego Lopez. Atletico pun unggul 2-1.

Tertinggal membuat Madrid panik. Di menit ke-113, Madrid bahkan harus bermain 10 pemain setelah Ronaldo mendapat kartu kuning kedua. CR7 diusir keluar lapangan setelah melanggar secara keras Gabi Fernandez.

Hingga laga berakhir, upaya Madrid menyamakan kedudukan tak menuai hasil. Atletico pun tampil sebagai juara dan mengangkat trofi Copa del Rey pertamanya sejak 1996.

Susunan Pemain

Real Madrid (4-4-2)

Diego López (Gk); Essien, Albiol, Ramos, Coentrão (Arbeloa 91’); Xabi Alonso, Khedira, Modric (Di Maria 91’), Özil; Cristiano Ronaldo , Benzema (Higuain 91’)

Cadangan: Casillas, Kaká, Carvalho, Arbeloa, Higuaín, Callejón y Di María.

Atletico Madrid (4-4-2)

Courtois, Juanfran, Godín, Miranda, Filipe Luis; Gabi, Mario Suárez, Koke, Arda Turan; Diego Costa (Adrian 105+2’), Falcao

Cadangan:Asenjo, Cata Díaz, Tiago, ‘Cebolla’ Rodriguez, Raúl García, Adrián y Óliver