Tag Archives: Piala Jerman

Bayern Cukur Hannover, Schalke Gasak Klub Kasta ke-3

Bayern Muenchen v Hannover 96 - DFB Cup

Bayern Munchen meraih hasil positif dalam laga babak kedua DFB Pokal. Die Roten sukses membungkam tamunya, Hannover 96, di Allianz Arena pada Rabu (25/9).

Anak asuh Josep Guardiola telah memimpin sejak paruh pertama. Gol pertama Bayern akhirnya datang pada menit ke-17.Thomas Muller melepaskan umpan silang yang mengarah ke Thomas Muller. Tanpa ampun, Muller menyarangkan bola ke pojok gawang tanpa mampu dijangkau oleh penjaga gawang Hannover.

Lima menit berselang, Bayern kembali menggetarkan gawang Hannover. Kali ini, giliran Claudio Pizarro yang mencatatkan nama di papan skor melalui umpan Dante.

Hannover memperkecil ketinggalan lewat Didier Konan Ya berkat assist  Sebastien Pocognoli pada menit ke-37. Keunggulan 2-1 Bayern atas Hannover bertahan hingga turun minum.

Bayern terus menguasai pertandingan pada babak kedua. Pada menit ke-64, Muller mencatatkan gol kedua di pertandingan ini setelah memanfaatkan eksekusi tendangan bebas Shaqiri.

Frank Ribery kian menambah duka Hannover pada menit ke-78. Pemain berkebangsaan Prancis itu menceploskan bola ke pojok gawang lawan dan keunggulan Bayern bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Kemenangan juga diraih klub Bundesliga lainnya, Schalke 04. Anak asuh Jens Kellar menang 3-1 atas klub kasta ketiga, Darmstadt 98 di Stadion am Bollenfalltor.

Gol Schalke disarangkan oleh Jefferson Farfan (35′-p), Benedikt Howedes (58′), Max Meyer (86′). Darmstadt 98 memperoleh gol penghibur lewat Hanno Behrens (36′)

Bayern Munich Wujudkan Treble Winners

 

prediksi-bayern-munich-vs-stuttgartSejarah itu akhirnya tercipta. Bayern Munich menjadi tim Jerman pertama yang mampu mengemas tiga gelar dalam satu musim.

Setelah menjuarai Bundesliga dan Liga Champions, Die Roten mencaplok trofi DFB-Pokal berkat kemenangan 3-2 atas VfB Stuttgart dalam final di Olympiastadion, Berlin, Sabtu (1/6) malam waktu setempat.

Penalti Thomas Muller dan dwigol Mario Gomez membawa Bayern memimpin telak 3-0. Die Schwaben, yang menunjukkan semangat pantang menyerah, bangkit untuk menipiskan defisit lewat sepasang torehan Martin Harnik. Namun pada akhirnya mereka tetap harus tunduk.

Prestasi treble winners ini sendiri menjadi kado perpisahan teristimewa bagi Jupp Heynckes, pelatih Bayern yang akan digantikan Pep Guardiola musim depan.

Babak Pertama

Minus Dante yang harus bergabung dengan skuat Brasil, Heynckes menurunkan Daniel van Buyten sebagai partner Jerome Boateng di jantung pertahanan, sedangkan Gomez bermain sejak awal di lini depan, menggantikan Mario Mandzukic yang kali ini mengisi bangku cadangan.

Sementara itu, Bruno Labaddia di kubu Stuttgart menampilkan komposisi terbaiknya dalam ambisi menggagalkan impian treble Bayern, termasuk sang ujung tombak utama Vedad Ibisevic.

The Bavarians menguasai alur serangan, tapi Die Schwaben yang menunjukkan nyali besar di hadapan sang jawara Eropa juga beberapa kali menebar ancaman.

Awal laga pun dihiasi dengan kedua tim sama-sama punya peluang bagus untuk memecahkan kebuntuan. Kans dini Bayern di menit keempat lewat tembakan Arjen Robben dimentahkan kiper Sven Ulreich.

Sementara percobaan Alexandru Maxim buat Stuttgart masih melenceng tipis di samping gawang Manuel Neuer.

Di pertengahan babak pertama, The Bavarians selamat berkat aksi cemerlang Neuer yang melakukan dua penyelamatan beruntun. Kiper nomor satu Jerman itu menangkis tandukan Ibisevic yang menyambut sebuah tendangan bebas sebelum menggagalkan upaya Georg Niedermeier dari bola muntah.

Setelahnya, kembali Bayern yang menekan. Menerima umpan terukur Franck Ribery, David Alaba harus melihat tembakannya kandas oleh penyelamatan gemilang Ulreich.

Kebuntuan skor pada akhirnya terpecahkan delapan menit jelang interval. Aksi Philipp Lahm merangsek ke dalam kotak penalti dihentikan secara ilegal oleh Traore sehingga wasit menunjuk titik putih. Muller yang melangkah sebagai algojo menunaikan tugasnya dengan sempurna.

Babak Kedua

Mengawali paruh kedua dengan cemerlang, Bayern berhasil menggandakan skor di menit ke-48. Robben menunjukkan dribel khasnya di sisi kanan sebelum memberikan bola kepada Lahm. Sang kapten lantas melepaskan umpan tarik yang dituntaskan Gomez.

Die Roten makin merajalela dan memimpin kian telak tak sampai seperempat jam kemudian. Kembali Gomez, mantan bomber Stuttgart, masuk papan skor. Kali ini ia memaksimalkan crossing rendah kiriman Muller.

Merasa berada di atas angin, pasukan Bavaria mengendurkan tempo sehingga Stuttgart bisa bangkit dan menipiskan defisit pada menit ke-71. Martin Harnik sukses mempecundangi Neuer via sundulan terarah menyambut umpan silang Gotoku Sakai.

Sepuluh menit sebelum waktu normal habis, pemain Austria itu melesakkan gol keduanya sekaligus menjadikan skor 3-2. Berawal dari situasi sepak pojok, Shinji Okazaki melepas tembakan keras membentur tiang.

Percobaan pertama Harnik yang menghantam bola muntah bisa dihadang Neuer, tapi tidak dengan upaya keduanya.

Laga otomatis berjalan semakin seru di sepuluh menit penghabisan dengan determinasi Die Schwaben menanjak drastis dan Bayern mulai dilanda kepanikan. Meskipun begitu, pada akhirnya tak ada kejutan yang terjadi dan skor 3-2 buat The Bavarians terus bertahan sampai duel bubar.

Susunan Pemain:

Bayern (4-2-3-1): Neuer: Lahm, van Buyten, Boateng, Alaba: Martínez, Schweinsteiger: Robben (Tymoshchuk 83′), Müller, Ribéry (Shaqiri 90+1′): Gomez (Mandzukic 62′)

Cadangan: Starke; Rafinha, Contento, Pizarro

Stuttgart (4-2-3-1): Ulreich: Rüdiger, Niedermeier, Tasci, Molinaro (Sakai 67′); Gentner, Boka; Harnik, Maxim (Okazaki 62′), Traoré (Cacau 75′); Ibisevic

Cadangan: Ziegler; Rocker, Kvist, Holzhauser

Prediksi Bayern Munich vs Stuttgart- Piala Jerman ( 2 June 2013)

stutgart vs bayern munchen

Akhir pekan ini Bayern Munich akan berusaha melengkapi treble saat tampil di final Piala Jerman. Di sisi lain ada Stuttgart yang tak kalah semangat untuk menghalangi usaha Bayern itu.

Sudah dua trofi disabet Bayern musim ini. Yang pertama adalah titel Bundesliga di mana klub Bavaria itu melaju mulus ke takhta juara dengan 91 poin dari 34 pertandingan. Cuma satu kali Bayern kalah dalam laju itu.

Lalu ada trofi Liga Champions. Performa Bayern di sini pun tak kalah oke, setelah mampu memenangi 10 dari total 13 pertandingan, dan kalah dua dua kali. Piala di ajang ini diraih usai mengalahkan rival senegara, Borussia Dortmund, dengan skor 2-1 di partai puncak.

Kini Bayern punya kans untuk meraih treble winners atau tiga gelar dalam semusim. Mereka masih punya satu final lagi untuk dimainkan, yakni final Piala Jerman, Minggu (2/6/2013) dinihari WIB, melawan VfB Stuttgart.

Jika mampu menjadi juara di ajang ini, maka Bayer akan menjadi tim Jerman pertama yang merengkuh treble. Fakta itulah yang membuat Bayern termotivasi untuk tampil habis-habisan demi mewujudkan treble.

“Kami semua lapar, kami ingin menjadi abadi, kami ingin memenangi treble! Piala ini menjadi penting, karena hadiahnya lebih dari sekadar piala, kami bisa membuat sejarah!” seru Thomas Mueller di situs resmi klub.

“Bukan cuma 85%, para pemain akan tampil 100% dan tidak kurang,” lanjut penyerang Bayern itu.

Tak hanya untuk melengkapi treble, Bayern juga membidik kemenangan untuk dipersembahkan kepada pelatih mereka, Jupp Heynckes.

Laga final Piala Jerman akan jadi laga terakhir Heynckes bersama Bayern. Mulai musim depan, posisinya akan digantikan oleh Pep Guardiola.

“Kami harus menang dan satu alasannya adalah menang untuk pelatih,” kata gelandang Bayern, Franck Ribery.

Sedangkan Pelatih Stuttgart Bruno Labbadia tahu benar betapa besarnya jurang pemisah antara kekuatan timnya dengan Bayern. Namun, itu bukan berarti mereka akan pasrah begitu saja.

“Apapun bisa terjadi dalam satu buah pertandingan,” serunya seperti dikutip Reuters.

“Ada hari-hari di mana sebuah tim bisa memenangi pertandingan kendatipun tidak memiliki kualitas setara dengan lawannya. Kami berharap ini akan jadi salah satu hari-hari itu.”

“Saya pikir dua gelar dalam semusim (untuk Bayern) sudah cukup,” tegas Labbadia.
“Jelas, kami punya kesempatan. Ini adalah pertandingan satu kali dengan banyak momen tak terduga,” ujar direktur teknik Stuttgart, Fredi Bobic, seperti dikutip Soccerway.

“Di Inggris, apakah Anda pikir Wigan bisa mencapai final Piala FA dan menang atas Manchester City? Tentu saja mereka pasti sempat memikirkan siapa lawan mereka dan berbagai hal lainnya, namun akhirnya mereka menggulingkan tim favorit.”

“Banyak yang beranggapan bahwa kami sudah pasti tidak punya kesempatan untuk menang dan tidak lebih dari sekedar korban Bayern berikutnya, tapi kami pernah mengalami yang lebih buruk dari ini.”

Head to head kedua tim

27 Jan 2013:  Stuttgart                   [0-2] Bayern Munchen

02 Sep 2012:  Bayern Munchen  [6-1] Stuttgart

28 Apr 2012:  Bayern Munchen  [2-0] Stuttgart

11 Dec 2011:  Stuttgart                    [1-2]   Bayern Munchen

14 May 2011: Bayern Munchen   [2-1] Stuttgart

 

5 pertandingan terakhir Bayern Munchen

26 May 2013: Bayern Munchen      [2-1] Borussia Dortmund

May 18 2013: Monchengladbach    [3-4] Bayern Munchen

May 11 2013: Bayern Munchen       [3-0] FC Augsburg

May 04 2013: Borussia Dortmund [1-1] Bayern Munchen

Apr 27 2013:  Bayern Munchen      [1-0] SC Freiburg

 

5 pertandingan terakhir Stuttgart

May 18 2013: Stuttgart          [2-2] Mainz

May 11 2013: Schalke 04      [1-2] Stuttgart

May 04 2013: Stuttgart         [0-2] SpVgg Greuther Furth

Apr 27 2013:  FC Augsburg [3-0] Stuttgart

Apr 21 2013:  Stuttgart          [2-1] SC Freiburg

 

Prediksi Skor Bayern Munchen vs Stuttgart : (2 – 0)

Sturgart Tantang Munechen di Final Piala Jerman

SturgartStuttgart boleh saja tertahan di papan tengah Bundesliga. Namun, prestasi gemilang ditorehkan pada pentas DFB Pokal. Mereka menghempaskan Freiburg pada fase semifinal, Rabu (17/4).

Laga belum genap 10 menit, Stuttgart langsung membuka keunggulan. Berdiri tepat di tengah kotak penalti, Arthur Boka menyambut umpan silang Ibrahima Traore dengan tembakan kaki kanan nan deras. Bola pun berakhir di pojok kanan atas gawang Oliver Baumann.

Kendati demikian, keunggulan membuat armada Bruno Labbadia lengah. Empat menit berselang, Max Kruse memimpin serangan balik Freiburg, lalu melepaskan umpan terobosan untuk Jan Rosenthal. Dari sisi kanan, nama terakhir melancarkan tendangan keras yang menghujam gawang Stuttgart.
Gol Rosenthal seolah membangunkan Stuttgart dari tidurnya. Serangan bertubi-tubi lahir dari tendangan bebas Gotoku Sakai dan tembakan kaki kiri Vedad Ibisevic. Namun, Baumann masih mampu mementahkan kedua peluang tersebut.

Tak demikian pada menit ke-28. Marti Harnik berhasil mengubah arah bola yang berawal dari umpan silang Christian Gentner. Bola yang melaju ke pojok kanan gawang gagal dijangkau oleh Baumann. Skor 2-1 pun menutup paruh pertama.

Usai turun minum, pelatih Christian Streich menerapkan beberapa perubahan guna mengubah peruntungan. Ivan Santini masuk menggantikan Oliver Sorg pada paruh kedua.

Kendati demikian, tiada aura perubahan melanda Freiburg. Martin Harnik dan Vedad Ibisevic tak henti-hentinya menebar ancaman. Sedangkan Santini lebih banyak melakukan pelanggaran di daerah pertahanan Freiburg. Gol tambahan juga tak tercipta hingga peluit panjang.

Dengan ini, Stuttgart berhak menghadapi Bayern Munchen pada partai final di partai puncak di Olympia Stadion, Berlin, Rabu (1/6). Sekadar informasi, partai final tahun ini menjadi kali keenam untuk Stuttgart. Bila menaklukkan Bayern, mereka akan merengkuh trofi DFB Pokal keempat.

Bayern Muenchen Menang Besar Melawan Wolfburg

bayern MuenchenBayern Munchen melanjutkan asa guna merengkuh Treble Winners musim ini. Termutakhir, armada Jupp Heynckes meluluhlantakkan Wolfsburg pada fase semifinal DFB Pokal, Selasa (16/4). Aksi heroik ditunjukkan Mario Gomez, yang merumput tak lebih dari 20 menit.

Arjen Robben dan Xerdan Shaqiri menunjukkan tuahnya kala laga belum genap 20 menit. Shaqiri menyodorkan bola ke arah Robben. Bola memang terlalu deras, tapi masih bisa disontek Robben seraya menjatuhkan diri ke mulut gawang. Mario Mandzukic pun melanjutkan umpan manis Robben hingga menggetarkan gawang Diego Benaglio.

Lima menit berselang, gawang Manuel Neuer terancam. Sang penjaga gawang meninju bola hasil umpan silang, tapi justru jatuh ke kaki Makoto Hasebe. Beruntung bagi The Bavarians, Hasebe terlampau lama menahan bola sehingga tembakannya masih diblok pemain belakang lawan.

Kendali lini tengah kembali dikuasai Bayern. Saat waktu normal paruh pertama menyisakan 10 menit, Shaqiri memotong umpan lemah dari penggawa Wolfsburg. Gelandang berkebangsaan Swiss ini melakukan sedikit penetrasi, lalu menyodorkan umpan mendatar untuk Robben. Nama terakhir menjatuhkan diri guna meneruskan bola ke gawang Benaglio.

Tim tamu akhirnya mampu memelihara asa sesaat sebelum turun minum. Ricardo Rodriguez menyodorkan bola untuk Diego Ribas. Setelah menunda beberapa saat, Diego pun melepaskan tembakan yang gagal dijangkau Neuer. Skor 2-1 menutup paruh pertama.

Alih-alih menunjukkan sinyal kebangkitan, Wolfsburg justru kembali terbenam pada paruh kedua. Setelah menerima umpan matang Robben, Shaqiri tidak mendapat gangguan berarti sehingga dengan mudah mengarahkan bola ke pojok gawang.

Keunggulan dua gol lantas membuat Bayern kian percaya diri. Pelatih Jupp Heynckes pun menerapkan beberapa perubahan pada 20 menit terakhir. Robber dan Mandzukic ditarik keluar, sedangkan Rafinha dan Mario Gomez masuk sebagai pengganti.

Putusan jitu. Nama terakhir bahkan membukukan hat-trick dalam kurun enam menit. Sodoran matang Shaqiri memanjakan Gomez untuk mencatatkan nama di papan skor.
Sedangkan untuk dua gol lainnya, umpan datar Bastian Schweinsteiger berujung pelayanan spesial untuk Gomez. Skor 6-1 lantas membuat publik Allianz Arena dilanda euforia.
Dengan ini, Bayern berhak melaju ke babak final.