Tag Archives: Paris Saint-Germain (PSG)

Ibra Sumbang 586 Juta Bagi Timnas Difabel Swedia

2127104

Penyerang Paris Saint-Germain (PSG), Zlatan Ibrahimovic, mengucurkan dana tunai untuk membiayai kontingen Swedia yang akan mengikuti Piala Dunia sepak bola bagi penyandang disabilitas, INAS World Football Championship.

Seperti yang dilansir Dailymail, pemain 32 tahun siap melalukan apapun demi negaranya agar kesedihannya gagal berlaga di Piala Dunia 2014 tidak kembali dirasakan para pemain berkebutuhan khusus tersebut.

“Sepak bola harus bisa dimainkan oleh siapapun, terlepas dari jenis kelamin, cacat atau tidak,” demikian mantan pemain AC Milan dan Barcelona itu.

“Saat kami timnas Swedia gagal berlaga di Piala Dunia, saya sangat kecewa. Jadi, saat saya mendengar tentang tim yang tidak diketahui saya ingin melakukan apapun sebisa saya untuk membantu mereka merasakan pengalaman di Piala Dunia. Tidak ada yang perlu dipikirkan, hal itu adalah anugerah,” tambah pemain jangkung itu.

Media Swedia, Dagens Nyheter, melaporkan asisten pelatih tim disabilitas Swedia, Stefan Jonsson, sempat meminta Ibra kostumnya untuk dilelang guna mengumpulkan dana.

Akan tetapi, Ibra dengan tegas menolak usulan Sang pelatih. Sebaliknya, sang pemain langsung mengucurkan dana kontan dari kocek pribadinya.

“Ibra mengatakan; apa yang bisa diperbuat dengan sebuah jersey? Apakah bisa menghasilkan uang?,” kata Jonsson.

“Saat kami mengatakan bahwa kami membutuhkan 30 ribu Pounds (586 juta Rupiah), ia langsung menanyakan nomor rekening dan ia mengirimkan uangnya,” ia memungkasi.

Motta Setujui Perpanjang Kontrak Dengan PSG

5f66688e10cb28d48b42fc79b1ca2b98_aGelandang Paris Saint Germain (PSG), Thiago Motta menyetujui perpanjangan kontrak satu tahun, yang akan mengikatnya di klub itu sampai 2016.

Dilansir dari AFP, Sabtu (22/2), pemain kelahiran Brazil berusia 31 tahun itu, mengawali karirnya di Barcelona dan kemudian sempat memperkuat Atletico Madrid dan Inter Milan sebelum pindah ke Paris pada Januari 2012, sebelumnya berstatus “free agent” pada akhir musim depan.

PSG yang menjelang akhir pekan dengan keunggulan lima angka atas AS Monaco di puncak klasemen Liga Prancis dan telah menjejakkan satu kaki di perempat final Liga Champions setelah menang 4-0 di markas Bayer Leverkusen pada pertandingan pertama babak 16 besar pada Selasa, sekarang akan fokus pada berusaha untuk mengikat dua pemain kunci lainnya.

Kontrak gelandang Prancis Blaise Matuidi akan habis pada Juni, sedangkan bek kiri asal Brazil Maxwell kontraknya akan habis pada 2015.

Paris Saint Germain (PSG) dan AS Monaco Berencana Ke Indonesia

TBR130825A

Dua tim papan atas Ligue 1 Prancis, Paris Saint Germain (PSG) dan AS Monaco, dikabarkan akan diusahakan untuk mengunjungi Indonesia. Namun, belum diketahui kapan dua tim kaya baru itu bakal menyambangi penggemarnya di Indonesia Yang jelas, Bein Sport yang bertindak sebagai penyelenggara masih berupaya menggandeng pihak promotor untuk medatangkan PSG dan Monaco.

“PSG mempunyai hubungan baik dengan Bein Sport. Klub-klub di Ligue 1 menilai Indonesia sebagai pasar potensial. Tetapi, mendatangkan klub melalui jasa promotor. Kalau promotor ada yang tertarik untuk mendatangkan klub,” ujar perwakilan Bein Sport Indonesia, Ayi Farid Wajdi, di Jakarta, Selasa (4/2/2014).

Dari pihak promotor, yaitu Sport 10 Events, mengatakan hingga saat ini usaha untuk mendatangkan PSG dan AS Monaco masih dilakukan. Kendala terbesarnya adalah mengenai dana karena dua tim tersebut saat ini dihuni oleh bintang-bintang terbaik dunia.

“Promotor mencoba mendekati PSG dan AS Monaco. Nilai jual PSG tinggi, karena kedatangan pemain-pemain bintang, sama seperti AS Monaco. Sangat sulit untuk mendatangkan klub ke Indonesia apabila klub tersebut tidak mempunyai pemain bintang,” ujar Tio Nugroho dari Sport 10 Events.

PSG dan AS Monaco memang menjadi fenomena baru di kancah sepakbola Prancis dan Eropa pada umumnya. Kedua tim ini kini diperkuat banyak pemain bintang seperti Zlatan Ibrahimovic dan Edinson Cavani di PSG, atau Radamel Falcao dan Eric Abidal di AS Monaco.

Ibra: Mourinho Hebat, Guardiola Pengecut

zlatan-ibrahimovic-130906bStriker Paris Saint-Germain (PSG) Zlatan Ibrahimovic memberikan perbandingan antara Jose Mourinho dan Pep Guardiola. Perbandingan dua sosok pelatih bertangan dingin ini dituangkan sang pemain dalam autobirografinya “I am Zlatan Ibrahimovic”.

Ibrahimovic pernah diasuh oleh Mourinho dan juga Guardiola. Ibra bekerja sama dengan The Special One saat membela Inter Milan pada 2008-2009. Semusim kemudian, penyerang internasional Swedia ini bahu-membahu dengan Guardiola di Barcelona pada musim 2009-2010.

Pemain 31 tahun ini mengaku sangat mengagumi Mourinho. Sebaliknya, Ibra sangat membenci Guardiola. Menurut dia, sifat Mourinho layak dipuji dan merupakan pelatih hebat. Ibra juga menuturkan, Mou sangat perhatian terhadap dirinya dan sangat peduli dengan kemajuan kariernya.

“Mourinho adalah pelatih besar. Dia menjadi pelatih saya di Inter. Dia orang baik. Saat bertemu dengan pasangan saya, Helena, dia berbisik padanya: ‘Helena, Anda punya satu misi yakni nasehati Zlatan, biarkan dia tidur, dan buat dia senang-senang,” ungkap Ibra seperti dilansir Sky Sports, Jumat (6/9/2013).

Adapun kenangan buruk Ibra dengan Guardiola bermula saat Barca disingkirkan Inter pada semifinal Liga Champions. Ibra menyebut bahwa Pep yang kini membesut Bayern Muenchen seolah menyalahkan dirinya atas kegagalan timnya.

Puncaknya, Ibra menendang sebuah kotak besi dan terlempar hingga tiga meter saat dirinya hanya dipasang selama lima menit dalam pertandingan melawan Villareal. Penyerang asal Swedia itu kemudian memaki Guardiola sebagai seorang pengecut.

“Guardiola tak berkata apa pun untuk memberi respon, dia seperti seorang pengecut. Dia hanya mengambil kotak besi itu, seperti seorang pelatih sementara, kemudian pergi, dan sama sekali tidak pernah membahas kejadian itu,” kata Ibrahimovic.