Tag Archives: Nani

Roma Ikut Kejar Nani

luis nani

AS Roma nampaknya serius membangun kekuatannya musim depan. Tim berjuluk Il Lupi itu dikabarkan turut serta dalam perburuan winger Manchester United, Nani, bergabung dengan dua klub besar Seri A lainnya, yakni Juventus dan Napoli.

Pemain internasional Portugal ini tengah berjuang untuk mendapatkan posisinya di skuat utama United. Musim lalu, ia banyak menempati posisi lapis dua dan acap dimainkan sebagai pengganti. Posisi inilah yang membuatnya dikabarkan siap hengkang dari Old Trafford pada bursa transfer musim panas ini.

Nani bahkan dikabarkan telah mematok harga sebesar 10 juta euro atau setara Rp128,7 miliar. Dan Juventus, Napoli, serta klub kaya baru yang baru promosi ke level Ligue 1 Prancis, Monaco, siap memboyongnya.

Namun, menurut La Gazzetta dello Sport, Roma dikabarkan juga turut memburu Nani. Bahkan klub ibu kota Italia itu telah mengajukan tawaran. Selain itu, direktur olahraga Walter Sabatini juga telah melakukan kunjungan ke markas United, beberapa hari terakhir.

Diyakini keinginan Roma memboyong pemain 26 tahun itu tak terlepas dari permintaan pelatih barunya, Rudy Garcia.

Nani Menangis di Ruang Ganti

nani2Pemain sayap Manchester United, Luis Nani, dikabarkan tak bisa menahan tangisannya setelah melihat timnya kalah 1-2 dari Real Madrid, Selasa (5/3/2013). Kekalahan itu membuat Manchester United tersingkir dari ajang Liga Champions.
Pemain asal Portugal itu tampak merasa amat bersalah terkait kartu merah yang diterimanya dalam laga tersebut. Tendangannya yang terlalu tinggi terhadap Alvaro Arbeloa membuatnya diusir wasit Cuneyt Cakir pada menit ke-56. Bermain dengan 10 orang, Manchester United pun kebobolan dua gol.
Dilansir Daily Mail, Nani dikabarkan menangis kecewa di ruang ganti saat laga berakhir. Dia pun kemudian membuat panggilan telepon ke negaranya, Portugal, dan mencurahkan kesedihannya kepada orang yang diteleponnya tersebut.
“Nani tidak dapat dihibur. Dia menelepon seseorang di Portugal dan menangis tersedu-sedu. Dia bertanya kepada orang-orang apakah mereka pikir dirinya telah melakukan kesalahan,” ungkap seorang sumber.

UEFA Medukung Wasit mengenai Kartu Merah Nani

nani MUWasit asal Turki, Cuneyt Cakir mendadak jadi sorotan usai memberikan kartu merah kepada penggawa Manchester United, Nani. Pada laga babak 16-Besar Liga Champions kontra Real Madrid (5/2), pemain asal Portugal tersebut dianggap melakukan pelanggaran berbahaya terhadap Alvaro Arbeloa.
Namun, beberapa pihak meragukan keabsahan keputusan Cakir. Terkait hal tersebut, Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) dengan tegas mendukung kartu merah yang diberikan pengadil berusia 36 tahun itu.
“Kami tak punya masalah dengannya (Cakir). Kami tak mempermasalahkan apapun terkait dengan kartu merah dan kami akan menunggu laporan resmi dari perangkat pertandingan dan pengawas sebagai bagian dari prosedur,” ucap juru bicara UEFA kepada Guardian .
“Jika ada masalah serius, maka kami akan melakukan tindakan. Saat ini, dia masih ada dalam daftar wasit kami,” pungkasnya.
Sebagai catatan, Cakir telah tiga kali memimpin laga Red Devils dimana dua partai berakhir dengan kekalahan klub asal Inggrs itu. Namun, soal distribusi kartu tak berbeda jauh dimana sang wasit mengeluarkan 6 kartu kuning dan satu kartu merah kepada penggawa Man.United sementara 7 kartu kuning dikeluarkan bagi lawan mereka
Sedangkan menurut Roy Keane Kendati tak yakin Nani sengaja melakukan aksi pelanggaran tersebut, Keane tetap mendukung keputusan sang pengadil lapangan. Menurutnya, Nani seharusnya lebih berhati-hati dan menyadari siapa saja pemain yang ada di sekelilingnya.
“Dalam karier saya, saya akan berpikir, ‘Apakah saya telah memberi kesempatan kepada wasit untuk mengusir saya?’. Jika iya, maka itu di luar kuasa saya. Saya pikir, itu (kartu merah Nani) adalah keputusan yang tepat,” tegasnya kepada ITV Sport .
“Tidak relevan apakah Nani sengaja melakukannya. Dia (Nani) seharusnya sadar akan para pemain yang ada di sekelilingnya. Apakah dia berpikir dalam jarak 20 yard hanya ada dirinya sendiri?” tukas Keane.
Man.United sendiri akhirnya kalah 1-2 dari Los Blancos dalam laga leg kedua 16-besar Liga Champions tersebut. Setan Merah tersingkir lewat kekalahan agregat 2-3 setelah pada leg pertama bermain imbang 1-1 di Santiago Bernabeu