Tag Archives: Massimo Moratti

Kekalahan dari Roma Jadi Pelajaran buat Inter

165007_620Presiden Inter Milan, Massimo Moratti, memberi masukan kepada timnya terkait kekalahan telak 3-0 dari AS Roma, pada Ahad, 6 Oktober 2013. Moratti berharap hasil minor tersebut jadi pelajaran Inter untuk bangkit kembali meraih kemenangan.

Itu adalah kekalahan pertama Inter di Seri A musim ini. Parahnya lagi, hasil memalukan tersebut terjadi di kandang sendiri, Stadion Giuseppe Meazza. Namun, Moratti tak terlalu menyesali hasil tersebut.

“Kami akan memanfaatkan hasil itu sebagai pelajaran dan bekerja lebih keras lagi,” kata Moratti seperti dilansir Football Italia. “Kekalahan berarti tiga poin lebih sedikit. Pertandingan seperti itu bisa saja berbeda sepenuhnya dari apa yang terjadi.”

Kabarnya, pelatih Walter Mazzarri langsung mengadakan pertemuan dengan skuadnya usai pertandingan. Moratti mengaku tidak tahu tentang hal tersebut, tapi ia yakin pertemuan tersebut adalah hal yang positif bagi timnya.

“Saya tidak memiliki kata-kata untuk pemain karena mereka telah mencoba untuk mencetak gol hingga akhir pertandingan,” ujar Moratti, seperti dilansir tuttomercatoweb. “Mazzarri memiliki kemampuan untuk menemukan kata-kata yang tepat.”

Kini La Beneamata duduk di peringkat keempat klasemen sementara Seri A dengan perolehan 14 poin dari tujuh laga. Di pertandingan selanjutnya, Inter akan menghadapi tim promosi, Torino, pada 21 Oktober mendatang.

Walter Mazzarri Sama Seperti Paul Ince di Inter Milan

walter-mazzarri-sama-seperti-paul-ince-di-inter-milan

Presiden Inter Milan, Massimo Moratti menjunjung tinggi keberadaan Walter Mazzarri bagi timnya. Dari kota Naples menuju Milan, Mazzarri tidak mendapat banyak rintangan untuk memikat hati para fans. Presiden klub pun menganggapnya mempunyai jejak yang sama seperti Paul Ince.

Ketika masih dipegang Andrea Stramaccioni, Inter Milan begitu rekat dengan pelatih satu ini. Usia Stramaccioni yang masih muda, serta potensi yang ada dalam diri pria asal Italia ini, membawa hubungan psikologis yang kuat. Namun pada akhirnya, pelatih muda itu harus memberi ucapan selamat tinggal mengingat prestasi Nerazzurri yang sangat jeblok di musim lalu.

Kini, tidak butuh waktu lama bagi Mazzarri untuk menggulung lembaran Inter bersama Stramaccioni. Kedatangannya yang disambut fans, diikuti masuknya beberapa pemain muda membawa ekspektasi tersendiri bagi publik. Dari dua laga yang sudah dilakoni Inter, kedua-duanya berakhir dengan tripoin.

Di pekan perdana, anak asuhan Mazzarri sukses memulangkan Genoa dengan skot 2-0. Sementara di pekan kedua, ketika skuat Inter harus menalani laga tandang, mereka pun sukses membawa tiga angka penuh hasil dari kemenangan 0-3 atas Catania.

“Kami telah menandatangani banyak pemain muda tapi ini bukan kesalahan. Kami tahu mereka sudah siap,” buka Moratti kepada Inter.it.

“Ketika kami memutuskan pada pendekatan ini, kita membutuhkan orang yang setuju dengan kebijakan dan tahu bagaimana memanfaatkan potensi. Pria itu adalah Mazzarri,” sambungnya.

“Dia telah masuk di hati para fans. Dia memiliki ide-ide yang bagus dan mampu berhubungan dengan klub dan para pemain dengan cara yang sangat menyenangkan. Hal ini sama seperti Paul Ince. Dia hanya bersama kami selama satu setengah tahun, tetapi tetap dalam ingatan karena ia adalah seorang profesional yang hebat.”

Setelah menjalani karir yang panjang bersama Manchester United, Paul Ince akhirnya mencicipi kompetisi Serie A di bawah baju Inter Milan dari tahun

Mazzarri Tak Menyesal Pilih Inter

FBL-ITA-SERIEA-INTER-MAZZARI

Walter Mazzarri menegaskan, tiada penyesalan bergabung dengan Inter. Dia mengaku terpukau setelah menerima rayuan dari Presiden Massimo Moratti.

Tak peduli, tim yang ditinggalkannya, Napoli justru melejit di bursa transfer. Rekrutan tenar semisal Gonzalo Higuain, Raul Albiol, dan Pepe Reina seolah mendongkrak peluang I Partenopei dalam perburuan Scudetto.

Beda hal, krisis finansial di kubu I Nerazzurri justru mencuat. Aktivitas transfer tak terlalu mencolok. Moratti pun sudah mengindikasikan pelepasan sebagian saham untuk Erick Thohir.

“Tentu saja, bila bisa mengulangi masa lalu, saya akan mengambil putusan serupa. Tak ada alasan bagi saya untuk tak bergabung dengan Inter,” ungkap Mazzarri kepada Corriere dello Sport.

“Kata-kata presiden membuat perbedaan. Dia berhasil membakar semangat dan memberi saya motivasi. Sejak perbincangan itu, saya tak memikirkan hal selain Inter,” tambah Mazzarri.

Menurut Mazzarri, Inter tak lantas kehilangan harapan untuk bangkit setelah prestasi buruk musim lalu. Namun, dia mengingatkan, prestasi instan bukanlah bidikan Inter.

“Kami dapat memulai dari nol dan mencanangkan rencana untuk masa depan. Butuh waktu memang. Tetapi, setiap klub memiliki siklus. Barcelona sempat mengalami periode sulit. Lalu, mereka berhasil mengembalikan era kejayaan,” tandas Mazzarri.

“Pemilik Baru Inter Harus Punya Proyek Jangka Panjang”

Pemilik-Baru-Inter-Harus-Punya-Proyek-Jangka-Panjang_duniasoccer615

Rencana akuisisi Inter Milan oleh investor asal Indonesia, Erick Thohir, mendapat tanggapan dari legenda klub, salah satunya adalah Tarcisio Burgnich.

Ia berharap, pemilik baru Inter nantinya tidak hanya menggelontorkan dana besar untuk mendatangkan pemain-pemain berkualitas, tapi juga memiliki rencana jangka panjang dalam membangun klub seperti yang telah dilakukan oleh Presiden Inter saat ini, Massimo Moratti.

“Ucapan Moratti cukup benar. Sepak bola tidak hanya sebuah industri, tapi juga harus memiliki kecintaan yang sama seperti dia (Moratti) lakukan kepada Inter,” ucap Burgnich kepada Tuttomercatoweb .

“Yang membuat saya senang adalah calon pemilik baru tersebut tidak hanya membuang-buang uang seperti investor asal Timur Tengah lainnya, tapi juga membuat sebuah proyek jangka panjang yang jelas. Jadi kita tunggu saja,” sambungnya.

Burgnich juga berkomentar mengenai pergerakan Inter di bursa transfer musim panas ini. Menurutnya, Inter perlu untuk mendatangkan pemain matang yang mampu menjadi katalis bagi permainan tim.

“Sejujurnya saya berharap lebih sebelum bursa transfer berakhir. Saya yakin di detik-detik akhir Moratti akan membuat kejutan,” tutupnya.

Moratti Optimistis Bakal Capai “Deal” dengan Erick Thohir

Erick-Thohir-DC-United

Presiden klub Inter Milan, Massimo Moratti, menyatakan bahwa pembicaraan dan negosiasi soal penjualan sejumlah besar saham klub itu kepada Erick Thohir, terus berlanjut dan menunjukkan perkembangan positif. Namun, ia menegaskan bahwa sejauh ini belum ada kesepakatan apa-apa.

Seperti diketahui, Moratti adalah pemilik sekitar 90% saham klub Serie A itu, yang belakangan diberitakan gencar hendak dibeli Thohir. Dari sejumlah perkembangan berita, sebagaimana dikutip Soccernet dari La Gazzetta dello Sport, pekan lalu konon sudah ada deal terhadap pembelian itu. Disebutkan bahwa Thohir awalnya akan membeli 40% saja saham Inter, dengan klausul akan menguasai mayoritas saham dalam beberapa tahun ke depan.

Hanya saja, menurut Moratti, kabar tersebut tidaklah (sepenuhnya) benar. Ia membantah bahwa telah ada kesepakatan yang dicapai dalam upaya penjualan saham itu, meski mengaku optimistis jika deal akan dapat diperoleh dalam waktu tak terlalu lama.

“Semua orang seolah percaya saja (kabar sudah adanya deal). Dan sebagai seorang pencinta klub ini, saya juga yakin itu akan terjadi. Tapi tidaklah benar apa yang sejauh ini kita baca di koran,” ungkapnya, sebagaimana dikutip Sky Sports Italia.

“Saya kira masih akan ada beberapa pertemuan lagi dalam pekan ini, tapi kita masih jauh dari (mencapai) kesimpulan,” tambahnya.

Seperti dikutip La Gazzetta pula, Senin (1/7), Moratti kembali menegaskan soal masih berlangsungnya negosiasi itu. “Pembicaraan masih terus berlangsung. Semua pihak ingin mencapai kesepakatan yang terbaik bagi Inter, serta ingin semuanya jelas dalam segala hal,” ujarnya.

Thohir sendiri dikenal sebagai pemimpin sejumlah perusahaan di berbagai lini usaha di Indonesia, terutama sekali di bidang media massa, selain juga klub basket. Belakangan, dia adalah juga pemilik saham mayoritas di klub MLS (Amerika Serikat), DC United, selain menjadi salah satu pemilik saham klub basket Philadelphia 76ers.

Belum terlalu lama, pengusaha berusia 43 tahun itu pun lantas diberitakan berminat membeli Inter, kendati terungkap belakangan yang diinginkannya pada dasarnya hanyalah saham mayoritas. Moratti sendiri, di sisi lain, awalnya menunjukkan sikap tak tertarik, bahkan menolak untuk menjual sahamnya kepada Thohir –meski kemudian ternyata berubah pikiran.

Kini, di sela pembicaraan soal penjualan saham yang disebut masih terus berjalan, Moratti pun memastikan soal rencana penguatan timnya di bawah asuhan pelatih Walter Mazzarri mulai musim depan. Hal itu, menurut Moratti pula, tidak bergantung pada atau terkait dengan negosiasi bersama Thohir.

“Kesepakatan-kesepakatan transfer kami tidak ada hubungannya dengan (penjualan saham) ini. (Itu) Supaya jelas mengenai hal tersebut,” tegasnya.