Tag Archives: Manuel Pellegrini

Pellegrini Ungkap Penyebab Kekalahan Man City

2126199

Manchester City tampil jauh di bawah penampilan terbaiknya di Community Shield melawan Arsenal. Apa tanggapan pelatih Manuel Pellegrini?

Berlaga di Stadion Wembley, Minggu (10/8/2014), City kalah 0-3. Di babak pertama, The Citizens sudah ketinggalan 0-2 berkat gol Santi Cazorla dan Aaron Ramsey.

Di babak kedua, penampilan City lebih baik dibandingkan babak pertama. Tapi, justru Arsenal yang mampu menambah keunggulan berkat gol Olivier Giroud.

“Selama 45 menit pertama Arsenal mencetak dua gol. Kami tampil lebih baik di babak kedua, kami memiliki peluang mencetak gol, tapi mereka juga punya peluang dan bisa mencetak gol tambahan,” ujar Pellegrini, kepada BBC.

“Hal seperti ini biasa terjadi sebelum musim baru dimulai. Kami tidak tampil cepat seperti saat pramusim, tapi saya akan bicara kepada para pemain. Saya yakin kami sudah siap tampil di Liga Primer Inggris,” katanya.

Sebagai juara bertahan Liga Primer Inggris, City bertekad mempertahankan gelarnya. Namun, Pellegrini sadar hal itu takkan mudah karena ada enam tim yang berpeluang menjadi juara.

“Saya pikir di Liga Primer Inggris ada lima atau enam tim yang berpeluang menjadi juara, karena mereka semua memiliki skuad kuat. Kami harus menunjukkan kepada semua lawan sejak awal mengapa kami bisa menjadi juara musim lalu,” pelatih asal Cile berusia 60 tahun itu menuntaskan.

Di pekan perdana Liga Primer Inggris, City akan menghadapi Newcastle United di St James’s Park, Minggu (17/8/2014).

COMMUNITY SHIELD 2014: Arsenal vs Manchester City, ‘Perang’ Wenger vs Pellegrini

lampard

Pertarungan Arsenal versus Manchester City di Community Shield 2014 di Stadion Wembley, London, Minggu (10/8/2014), pukul 20.30 WIB, bakal kehilangan sejumlah pemain bintang a.l. Frank Lampard dan tiga pemain asal Jerman.

Boleh jadi, ketidakhadiran Lampard di City akibat adanya perseteruan antar kedua tim menyusul kritik manajer tim Arsenel Arsene Wenger yang menuding peminjaman Lampard dari klub afiliasi New York City adalah akal-akalan City agar terhindar dari aturan keuangan UEFA yang fair play.

Manajer Manchester City Manuel Pellegrini membela penandatanganan Frank Lampard setelah bos Arsenal Arsene Wenger mempertanyakan alasan di balik kepindahannya.

Mantan gelandang Chelsea Lampard pindah ke Stadion Etihad dengan status pinjaman dari klub afiliasi New York City, yang menurut  Wenger dirancang untuk memotong peraturan financial fair play UEFA.

Menjelang pertemuan  Minggu (10/8/2014) di Community Shield di Wembley, Pellegrini mengatakan: “Sebagai manajer, kita memiliki cukup masalah dengan tim kita sendiri, ngapain  berbicara tentang tim lain.”

“Satu  hal yang bisa saya katakan adalah bahwa kita memiliki batasan-batasan penting tentang jumlah uang yang kita dapat habiskan, dan Frank Lampard adalah pemain bebas – kita tidak menghabiskan uang dalam membawa dia dari New York City ke Manchester City.”

 

Pemain Paling Kompetitif

 

“Dia adalah pemain yang kompetitif, ia akan menjadi penting bagi tim kami dan kami tidak menghabiskan uang pada dirinya, sehingga aturan fair play keuangan tidak memiliki hubungan dengan Lampard.”

Pellegrini juga membela langkah Lampard ke tim Premier League lain.  “Saya tidak mengerti reaksi fans Chelsea  yang mengatakan dia adalah pengkhianat,” kata Pellegrini.
“Masalahnya bukan bahwa Frank Lampard tidak ingin kembali menandatangani kontrak  dengan Chelsea. Chelsea tidak ingin dia lagi.”

Dengan standar mereka sendiri, juara Premier League City memiliki musim panas yang tenang di bursa transfer.

Penandatanganan Bacary Sagna yang akan duduk dalam pertandingan akhir pekan ini setelah keterlibatannya dalam babak sistem gugur dari Piala Dunia dengan Prancis,  yang berarti hanya Fernando dan Willy Caballero yang bakal  memperlihatkan  aksi kompetitif pertama mereka untuk klub pada akhir pekan ini.

Wenger yakin timnya yang memenangi Piala FA tidak memiliki  hubungan yang buruk dengan orang-orang seperti City.

Dalam beberapa tahun terakhir, City telah menandatangani beberapa bintang  asal Arsenal – seperti Samir Nasri, Emmanuel Adebayor dan, terakhir, Sagna – jauh dari Emirates.

Namun, The Gunners memiliki bakat segar yang nilainya lebih dari £50 juta   dalam skuad mereka setelah sibuk di bursa transfer musim panas ini, terutama dengan pembelian Alexis Sanchez  sekitar £35 juta  dari Barcelona.

Kedatangan Sanchez, ditambah dengan rekor pembelian klub  Mesut Ozil setahun yang lalu, telah meyakinkan Wenger bahwa Arsenal sekarang pada tingkat siap tampil   partai  Minggu.  “Kami kurang rentan sekarang, itu pasti,” kata Wenger.

“Dalam dua tahun terakhir kami membeli Ozil dan Sanchez – lima tahun yang lalu kita  kehilangan Ozil dan Sanchez.”

“Selama bertahun-tahun kita telah kehilangan pemain top tanpa kemampuan untuk menggantikan mereka karena manajemen keuangan.”

“Kami memiliki lebih banyak uang tersedia untuk membeli hari ini daripada yang kami miliki pada lima tahun yang lalu. Kita bisa bersaing lebih baik.”

Manchester City Dikalahkan Cardiff, Siapa yang Salah?

Cardiff-vs-Man.-City-Pemboros-Beda-Kelas_duniasoccer615

Permainan gemilang di pekan perdana Liga Inggris (18/8/13), berbanding terbalik dengan hasil negatif yang diraih Manchester City dalam lawatannya ke kandang Cardiff City. Bermain sebagai tim tamu di pekan kedua, City dikejutkan dengan skor akhir 3-2 untuk kemenangan tim tuan rumah. Ada apa dengan City sehingga kalah dari Cardiff yang notabene adalah tim promosi?

Masih ingat kemenangan 4-0 yang dirah anak asuhan Manuel Pellegrini saat bermain melawan Newcastle United (20/8/13)? Di laga tersebut, City begitu digdaya menjamu tamunya. Koordinasi antar lini pun sempat menuai komentar Jose Mourinho yang terang-terang terkesima dengan kemampuan David Silva dkk.

Di laga kedua Premier League yang digelar akhir pekan ini, alih-alih meraih kemenangan, City justru ditaklukkan Cardiff City. Pellegrini yang menurunkan Edin Dzeko dari menit pertama terlihat sukses dalam meramu strategi. City menguasai pertandingan, namun rival sekota Manchester United ini gagal mencetak gol hingga jeda turun minum.

Di menit ke-52′, Edin Dzeko membuka asa. 0-1 City unggul. Namun gol tersebut menjadi percuma setelah Gunnarsson menyamakan kedudukan di menit ke-60′, disusul dua gol sundulan Campbell dari tendangan sudut di menit ke-79′ dan 87′. City memperkecil ketertinggalan lewat rekrutan barunya, Alvaro Negredo di menit ke-90+2′.

Hasil ini menjadi evaluasi bagi Pellegrini. Ia menyebut satu faktor penyebab kekalahan timnya. Buruknya konsentrasi dikambing hitamkan pelatih asal Chili ini.

“Anda harus berkonsentrasi terhadap mereka. Kami mencetak dua gol tapi permainan itu membawa kemenangan lewat kemenangan dua tendangan sudut,” tutur Pellegrini.

“Saya pikir kami bermain melawan tim yang sangat sulit,” lanjutnya. “Cardiff memiliki 10 pemain di dekat kotak sendiri dan itu sangat sulit bagi kami untuk mencetak gol. Saya pikir kami tidak bermain dengan baik. Kami bermain sedikit lambat di babak pertama. Ketika kami mencetak gol pertama, saya pikir kami bisa berbuat lebih baik setelah itu.”

Manchester City Lengah, Manuel Pellegrini Kesal

images

Pertandingan pembuka Audi Cup 2013 antara Manchester City vs AC Milan memang berlangsung seru. Skor 5-3 menjadi hasil akhir dari laga yang digelar di Allianz Arena tersebut. Namun di balik kemenangan tersebut, ada rasa sesal tersisa di benak manajer The Citizens, Manuel Pellegrini.

David Silva, Micah Richards, Aleksandar Kolarov, Edin Dzeko, dan Dzeko lagi secara berturut-turut menyumbang lima gol dalam 36 menit pertama. Kemenangan besar pun seolah telah berada di depan mata City.

Namun berikutnya, yang ada malah sebaliknya. Dalam tempo tujuh menit sebelum babak pertama berakhir, dua gol Stephan El Shaarawy dan Andrea Petagna membuat babak pertama berakhir dengan skor 5-3. Dan hal itulah yang ternyata cukup disesali oleh Pellegrini.

“Saya sangat senang dengan cara kami memulai pertandingan. Tapi setelah unggul 5-0, kami seperti berhenti bermain. Kami sedikit bersantai, dan di sepakbola, kita tidak boleh melakukan hal tersebut. Itu kenapa mereka lalu bisa membuat tiga gol,” sesal manajer asal Chile tersebut.

“Tapi ada baiknya karena hal itu terjadi di pertandingan pra-musim, bukan saat liga dimulai. Itu artinya, kita masih punya waktu untuk memperbaikinya.”

Kemenangan ini merupakan kemenangan ketiga City di pra-musim. Dua kemenangan lain mereka petik atas South China dan Sunderland di Barclays Asia Trophy 2013. Hasil ini cukup membuat Pellegrini puas.

“Saya senang dengan skuad yang saya miliki. Tapi bukan berarti tidak ada perubahan lagi. Saya tidak dalam keadaan terburu-buru untuk mencari pemain spesial lagi. Apapun masih bisa terjadi hingga akhir Agustus nanti.”

Berkat kemenangan ini, City akan melawan tuan rumah Bayern Munchen di laga final Audi Cup 2013 nanti. Bayern sendiri lolos ke final setelah mengalahkan Sao Paulo 2-0 lewat gol Mario Mandzukic dan Mitchell Weiser.

Manchester City Mencatat Kekalahan ke dua kali

Kostum-baru-Manchester-CityTerjawab sudah mengapa Pelatih Manchester City Manuel Pellegrini getol memburu striker Fiorentina Stevan Jovetic.

Dua kali kalah di laga tur pramusim di Afrika Selatan menjadi peringatan bahwa City belum benar-benar siap menghadapi Liga Inggris yang akan digulirkan pada 17 Agustus mendatang.

Setelah kalah 0-2 dari Supersport United, Vincent Kompany dan kawan-kawan kemarin kalah 1-2 dari klub lokal AmaZulu dalam laga memperingati ulang tahun tokoh anti-apartheid Nelson Mandela yang ke-95.

Kekalahan itu jelas pertanda buruk bagi Pellegrini yang belum genap sepekan menukangi City.

Usai kalah, Pellegrini langsung pulang ke kampung halamannya Santiago, Cile karena kesehatan ibunya memburuk.

Meski demikian, ia sudah memberikan konsep latihan detail kepada asistennya, Brian Kidd.

Bek City Aleksandar Kolarov membuat kesalahan fatal ketika melakukan backpass. Bola berhasil diserobot Bongani Ndudula yang kemudian sukses mengecoh kiper Joe Hart.

City kemudian menyamakan kedudukan melalui James Milner yang sukses menundukkan kiper AmaZulu menyelesaikan kerja sama antara Scott Sinclair dan Yaya Toure.

Gol penentu kemenangan AmuZulu dicetak oleh Carlington Nyadombo dari kotak penalti.

Edin Dzeko yang diandalkan untuk menutup lubang yang ditinggalkan Carlos Tevez dan Mario Balotelli gagal memenuhi ekspektasi Pellegrini.

Beberapa peluang yang dimilikinya gagal berbuah gol.

Sementara itu, Jovetic dikabarkan sudah terbang menuju Kota Manchester. Menurut The Sun, Jumat kemarin, striker yang musim lalu mencetak 13 gol dari 31 laga itu kemarin menjalani tes medis.

City harus merogoh kocek sebesar 22 juta pound atau lebih dari Rp 340.2 miliar untuk mendapatkan pemain berpaspor Montenegro itu.

“Saya masih muda dan ingin mencari banyak pengalaman. City adalah tim hebat di Liga Inggris dan saya ingin memenangi trofi bersama kawan dekat saya, Matija Nastasic, yang sudah ada di City,” kata Jovetic.

Kepergian Jovetic dikonfirmasi langsung oleh Fiorentina. Melalui akun Twitternya.

La Viola mengatakan, “Kesepakatan sudah dicapai dengan Manchester City Football Club terkait dengan penjualan Stevan Jovetic”.