Tag Archives: Korea Selatan

Kualifikasi Piala AFC U-19: 16 Tim Lolos Final AFC U-19

inakor

Lengkap sudah  16  tim yang dipastikan bakal tampil di putaran final Piala AFC U-19 5-22 Oktober 2014 di  Myanmar. Tim itu masing-masing Myanmar (tuan rumah),  para juara dan runner-up di masing-masing grup kualifikasi Piala AFC U-19 (Grup A-I) yang berakhir serentak Sabtu (12/9/2013).

Juara grup kualifikasi Piala AFC U-19 itu masing-masing Qatar (A), UEA (B), Irak (C), Iran (D), Oman (E), Vietnam (F), Indonesia (G), Korea Utara (H), dan Jepang (I).

Adapun enam tim sisanya diisi oleh para  runner up terbaik dari sembilan grup di babak kualifikasi Piala AFC U-19. Mereka itu masing-masing Uzbekistan (A) dengan sembilan poin, Yaman (B)  sembilan, Australia (F) enam,  Korsel (G) enam, Thailand (H) enam, dan China (I)  tujuh.

Runner up kualifikasi Piala AFC U-19 yang terhempas a.l. Kuwait (C) empat poin, Arab Saudi (D) enam poin, Palestina (E) satu.  Arab Saudi terhempas karena selisih gol dan jumlah gol yang dihasilkan –kendati mengoleksi  enam poin– kalah dari  selisih dan jumlah gol yang dikoleksi Korsel, Australia dan Thailand.

 

Korsel Tetap ke PD 2014 Walau Gagal Balas Dendam Atas Iran

brod cup

Laga sengit tersaji di Munsu Cup Stadium, Ulsan, Korea Selatan, kala Iran menantang Korea Selatan di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2014 Zona Asia. Namun, Korsel harus menelan sakit hati karena dipermalukan oleh sang tamu yang menang dengan skor tipis 0-1 (0-0).

Walau memetik hasil buruk di kandang sendiri, tim berjuluk Taeguk Warriors itu tetap lolos ke Piala Dunia 2014, menyusul Jepang dan Australia, dengan status runner-up Grup A dengan 14. Sementara Iran berhasil menjadi juara Grup dengan 16 poin.

Pertandingan yang berlangsung pada Selasa (18/6/13) itu, Korsel mencoba untuk tampil agresif sejak menit-menit awal babak pertama. Serangan demi serangan dilancarkan skuat asuhan Kang-Hee Choi kepada lini pertahanan Iran.

Namun, lini pertahanan Iran berhasil menahan laju serangan yang dilancarkan Heung-Min Son cs. Sedangkan Iran yang kini diarsiteki pelatih asal Portugal, Carlos Queiroz, mencoba untuk memanfaatkan serangan balik, walau masih gagal memaksimalkan seluruh peluang yang tercipta di babak pertama. Wal hasil, babak pertama berakhir dengan skor 0-0.

Setelah jeda turun minum, Iran yang tertekan di babak pertama mulai bangkit. Hasilnya, Iran berhasil mencetak gol setelah babak kedua berjalan 15 menit. Petaka untuk Korsel berawal dari kesalahan pemain Korea, Young-Gwon Kim, yang gagal mengamankan bola di kakinya, dan direbut oleh Reza Ghoochannejhad.

Lepas dari penjagaan pemain bertahan Korsel, Ghoochannejhad berhasil memasuki jantung pertahanan Korsel dan dengan tenang melontarkan tendangan ke arah ke sisi kanan gawang yang dijaga oleh Sung-Ryong Jung. Skor pun berubah menjadi 0-1.

Korsel mencoba mengejar ketertinggalan, namun Iran berhasil mengamankan keunggulannya hingga pertandingan berakhir.