Tag Archives: Japan

Piala Konfederasi 2013 – Pelatih Timnas Jepang Dikritik dan Terancam Dipecat

Alberto Zaccheroni

Masa depan Alberto Zaccheroni sebagai pelatih tim nasional Jepang berada dalam bahaya. Dia terancam dipecat setelah gagal meraih satu poin atau kemenangan pun di Piala Konfederasi di Brazil. Padahal, ini merupakan turnamen pemanasan bagi Jepang yang lolos ke Piala Dunia.

Samurai Biru kalah 1-2 dari Meksiko pada pertandingan terakhir fase grup yang dilangsungkan pada Sabtu, setelah sebelumnya kalah 0-3 dari tuan rumah Brazil. Meski demikian, mereka tampil cukup baik saat kalah 3-4 dari Italia.

Media Jepang mengatakan tim juara Asia sebanyak empat kali itu kekurangan pemain-pemain berkelas dunia, dan Zaccheroni enggan mencoba bakat-bakat dan talenta baru. “Ada beberapa pertanyaan seputar pemilihan dan penggunaan para pemain, taktik-taktik, dan pengaturan permainan Zaccheroni,” kata Kunishige Kamamoto, mantan penyerang yang sekarang menjadi penasehat Asosiasi Sepak Bola Jepang, kepada tabloid Nikkan Gendai.

“Sudah jelas bahwa metode dan pemilihan pemain Zaccheroni saat ini mungkin dapat meraih kemenangan di Asia, namun kita tidak akan pergi ke mana-mana saat melawan tim-tim papan atas dunia,” kata Kamamoto (69). “Kita harus mediskusikan secara serius apa yang seharusnya kami lakukan dan bagaimana.”

Zaccheroni dikritik habis karena masih memainkan Keisuke Honda dan Shinji Kagawa di laga melawan Meksiko, meski kedua pemain tampak kelelahan.”Merupakan hal normal bahwa terdapat beberapa pertanyaan mengenai masa depan pelatih tim papan atas ketika mereka kalah dalam tiga pertandingan secara berturut-turut,” kata kritikus sepak bola senior Sergio Echigo kepada harian Nikkan Sports.

Piala Konfederasi 2013-Brasil Awali Langkah Mulus Dengan Kemenangan

japan vs brazil

Timnas Brasil sukses melewati adangan pertama pada laga pembuka Piala Konfederasi melawan Jepang di Estadio Nacional Mane Garrincha, Brasilia (15/6). Tiga gol masing-masing dari Neymar, Paulinho dan Jo sukses mengamankan tiga poin perdana di Piala Konfederasi 2013 dari kampiun Piala Asia 2011 tersebut.

Selecao sudah unggul terlebih dahulu saat pertandingan baru memasuki menit ketiga. Umpan Fred dengan menggunakan dada dimanfaatkan dengan baik oleh Neymar yang melepas tembakan indah ke gawang Eiji Kawashima.

Menit ke-9, Samurai Biru mulai keluar menekan. Namun, dua kali usaha Keisuke Honda masih teradang kokohnya barisan pertahanan Brasil.

Neymar hampir saja memperbesar keunggulan menit ke-21, tetapi usaha keduanya mampu digagalkan Kawashima. Hulk dan Paulinho juga sempat mengancam meski belum berbuah apa-apa.

Pada interval pertama Jepang lebih mengandalkan tusukan dari sayap yang kerap diperlihatkan Atsuto Uchida. Peluang Hulk dan Fred menutup babak pertama dengan keunggulan tipis Brasil 1-0.

Paruh kedua baru berjalan tiga menit, kubu Brasil kembali bersorak. Kali ini Paulinho jadi aktor utama setelah mengkonversi pergerakan Dani Alves dari sisi sayap.

Semenit kemudian, Shinji Okazaki hampir saja memperkecil kedudukan, Namun, sosok David Luiz masih terlalu kokoh baginya. Menit ke-56, pemain pengganti Ryoichi Maeda sukses membuat kiper Selecao, Julio Cesar untuk bekerja lebih keras.

Pada sisa waktu pertandingan, tempo permainan Brasil cenderung lebih lambat dari sebelumnya. Di sisi lain, Jepang berhasil membuat dua peluang dari Maeda.

Akan tetapi, malah Brasil yang kembali menjauh. Memanfaatkan umpan terobosan Oscar, Jo dengan tenang melesakkan bola ke gawang Kawashima pada perpanjangan waktu babak kedua.

Hingga akhir pertandingan, Brasil nyaman dengan keunggulan tiga gol dan untuk sementara duduk di klasemen grup B Piala Konfederasi 2013. Rabu (19/6) Brasil gantian menjamu Meksiko sementara Italia akan bersua Jepang.

Piala Konfederasi 2013- Shinji Kagawa Optimistis Jepang Juara

shinji Kagawa 2

Gelandang serang Jepang Shinji Kagawa yakin tim Samurai Biru bisa menjadi juara Piala Konfederasi 2013, dan pemain Manchester United mengaku sudah tak sabar menjalani laga di ajang tersebut.

Walau Piala Konfederasi dianggap sebagai ajang pemanasan untuk Piala Dunia, Kagawa menyatakan, dirinya akan tetap serius di turnamen itu, dan menekankan rekan-rekan satu timnya sudah siap tempur.

“Lawan-lawan kami tim yang sempurna. Ini akan bagus untuk mengukur bagaimana permainan kami bila jauh dari negeri sendiri satu tahun menjelang Piala Dunia,” ujar Kagawa kepada laman FIFA yang dilansir goal.

“Kami membutuhkan persiapan ini, dan saya ingin mengetahui bagaimana kami bisa mengatasi atmosfer, dan berapa jauh kami melangkah. Kami datang ke sana untuk juara. Jadi pertanyaannya adalah, bagaimana cara kami untuk mewujudkannya. Itu yang tercipta di benak saya menghadapi turnamen ini.”

“Semua tim punya pemain fantastis, dan masing-masing tim memiliki gaya sendiri. Pertahanan dan serangan kami harus padu, dan kami tidak akan bisa menang jika tak bekerja keras. Saya sudah tidak sabar.”

Bulgaria kalahkan Jepang 2-0

bulgaria vs japan

Pemain belakang Stanislav Manolev mengantar Bulgaria ke jalur kemenangan yang meyakinkan atas juara Asia Jepang pada Kamis, dalam pertandingan pemanasan untuk kualifikasi Piala Dunia.

Tim tamu meraih keunggulan saat pertandingan baru berjalan tiga menit ketika Manolev melepaskan tembakan mendesir dari tendangan bebas di tepi kotak penalti. Kiper Eiji Kawashima masih bisa meninju bola tersebut namun tetap mendarat di dalam gawang.

Pada menit ke-70, gelandang pengganti Hristo Zlatinski melakukan tendangan bebas lannnya ke area penalti. Gelandang Wolfsburg Makoto Hasebe mencoba untuk menyapunya tapi malah bola masuk ke gawangnya sendiri.

Juara Asia itu sempat mendapat peluang untuk menciptakan gol pada menit ke-23 saar pemain Eintracht Frankfurt Takashi Inui melepaskan tembakan dari umpan Yasuhito Endo pass, namun dia lebih dulu dinyatakan “offside”.

Pada kualifikasi Piala Dunia, Bulgaria kini menempati posisi kedua dalam klasemen Grup B Eropa, menguntit Italia dengan terpaut tiga angka. Mereka akan menghadapi Italia pada pertandingan kualifikasi berikutnya September mendatang.

Jepang memimpin klasemen Grup B Asia dengan 13 angka, berada di atas Jordania yang mengantongi tujuh angka, serta Australia dan Oman dengan enam angka. Jepang akan menghadapi Australia di Saitama Selasa mendatang.

“Kami ingin mendapatkan momentum dengan kemenangan, tapi saya kecewa kami kalah. Saya juga memberi gol bunuh diri,” kata Hasebe dikutip AFP.

“Kami harus meningkatkan keadaan kami dalam beberapa hari ke depan,” katanya.