Tag Archives: Italia vs Belanda

Italia Sukses Bungkam 10 Pemain Belanda

2133500

Debut Antonio Conte sebagai pelatih baru Italia berjalan sukses. Gli Azzurri meraih kemenangan 2-0 atas Belanda dalam laga ujicoba, Jumat dini hari (5/9/2014) WIB.

Bermain di Estadio Communale San Nicola, Bari, Gli Azzurri unggul cepat saat pertandingan baru menginjak menit ketiga. Berawal dari umpaj daerah Leonardo Bonucci, Ciro Immobile berhasil mengusai bola di dalam kotak penalti. Usai melewati hadangan Cillessen, Immobile tinggal mengirim bola ke gawang yang telah kosong. 1-0 Italia unggul.

Tuan rumah semakin diatas angin saat laga baru memasuki menit kesepuluh. Tekel keras Bruno Martins Indi kepada Zaza di dalam kotak penalti membuatnya harus meninggalkan lapangan dan membuahkan penalti bagi Italia.

Daniele De Rossi yang mengambil kesempatan sukses menaklukan Cillessen, bola sepakannya mengarah tepat ke pojok kanan bawah gawang Belanda. Gli Azzurri menjaih 2-0.

Tertinggal dua gol dalam keadaan bermain 10 orang, Belanda tetap menguasai jalannya pertandingan dengan 66 persen ball-possession. Tampil menyerang, lini belakang De Oranje beberapa kali hampir kecolongan oleh serangan balik Italia.

Di interval kedua, jalannya pertandingan tidak jauh berbeda. Belanda masih mengandalkan kecepatan Arjen Robben di sisi sayap kanan. Menit ke-50, sundulan Robin van Persie hampir saja membobol gawang Sirigu. Bola masih menyamping tipis.

Begitu pula dengan peluang Wesley Sneijder tiga menit berselang. Sepakan kerasnya belum menemui sasaran.

Memasuki satu jam laga berjalan, pelatih Italia, Antonio Conte, melakukan pergantian untuk menambah daya serang timnya dengan memasukan Marco Veratti.

Masuknya pemain PSG itu ternyata tidak cukup mampu meningkatkan permainan Italia, malahan tuan rumah cenderung lebih banyak memainkan bola di daerah sendiri.

Belanda tak banyak membuat peluang di babak kedua. Salah satu yang terbaik hadir di penghujung laga melalui usaha Daley Blind. Melepaskan tendangan jarak jauh, bola kiriman bek Manchester United itu berbelok arah setelah mengenai kaki bek Italia.

Hingga laga usai, skor 2-0 bagi kemenangan Italia tak berubah. Bagi Italia, ini adalah kemenangan perdana usai gagal di Piala Dunia 2014 bulan Juni lalu.

Susunan Pemain:

Italia: Salvatore Sirigu; Andrea Ranocchia, Leonardo Bonucci, Davide Astori, Matteo Darmian (Antonio Candreva 73′); Claudio Marchisio (Marco Veratti 63′), Daniele De Rossi (Marco Parolo 67′), Mattia De Sciglio (Manuel Pasqual 67′), Emanuele Giaccherini; Simone Zaza (Mattia Destro 73′), Ciro Immobile (Sebastian Giovinco 77′). Pelatih: Antonio Conte.

Belanda: Jasper Cillessen; Daryl Janmaat (Gregory Van Der Wiel 72′), Stefan de Vrij, Bruno Martins Indi (KM 9′), Daley Blind; Nigel De Jong (Erik Pieters 63′), Georginio Wijnaldum (Leroy Fer 85′), Wesley Sneijder; Dirk Kuyt, Robin van Persie (Luciano Narsingh 80′), Jermain Lens (Joel Veltman 12′). Pelatih: Guus Hiddink.

 

Eropa U-21: Italia Singkirkan Belanda

belanda vs italiaItalia mengungguli Belanda 1-0 di semi-final Kejuaraan Eropa U-21, Sabtu (15/6) malam, sehingga lolos ke babak puncak menantang Spanyol.

Italia mampu melindungi pertahanan mereka dari tekanan pemain Belanda sepanjang babak pertama. Pada menit kelima, Belanda memperoleh peluang berupa tendangan bebas sedikit di luar kotak penalti setelah Marco Verratti melakukan handball. Eksekusi tendangan bebas Adam Maher menghantam tiang luar dan mental kembali ke lapangan permainan.

Melalui permainan Kevin Strootman dan Marco van Ginkel yang lebih aktif menopang serangan, Belanda kian mendominasi pertandingan. Italia hanya sesekali melakukan serangan balik sambil melancarkan adu urat syaraf dengan sejumlah pelanggaran. Ola John menolak menyambut uluran tangan Alessandro Florenzi yang menjatuhkannya di pinggir lapangan. Tak terima, Florenzi menunjuk-nunjuk tulisan “respect” yang tertera di lengan kostum pemain.

Peluang Italia muncul melalui serangan balik yang dimotori Lorenzo Insigne. Pemain mungil asal Napoli itu melepaskan umpan panjang yang nyaris sukses dimanfaatkan Ciro Immobile. Tapi, tendangan menyilang Immobile dimentahkan kaki Jeroen Zoet. Begitu pun beberapa menit berselang ketika mirip dengan skema serupa tendangan kaki kanan Immobile menyamping.

Akhir babak pertama masih menyisakan sejumlah kesempatan. Daley Blind sukses mengejutkan Francesco Bardi dengan tendangan keras dari luar kotak penalti. Bola muntah disambar lagi oleh Maher, tapi membentur seorang pemain belakang Italia. Segera setelahnya, Maher dilanggar Insigne di depan kotak penalti. Kali ini eksekusi Maher melebar. Peluang itu menandai akhir dari babak pertama pertandingan.

Ritme pertandingan seperti sebelum jeda kembali terulang di babak kedua. Namun, Italia kini lebih percaya diri dengan lini pertahanan mereka setelah sukses menjaga kedudukan tetap tanpa gol. Belanda masih kesulitan memetik peluang meski John dan Georginio Wijnaldum selalu dapat menjadi tumpuan serangan tim di kedua sektor sayap.

Luuk de Jong memperoleh peluang emas memungkas serangan Belanda menjadi gol ketika terlepas menyambut umpan terobosan Van Ginkel. Alih-alih melepas tendangan dengan Bardi sudah berada di hadapannya, De Jong melepaskan bola menyilang ke tengah. Umpan terlambat diberikan karena Van Ginkel sudah terlanjur berlari.

Titik balik pertandingan terjadi ketika Stefan de Vrij mengalami cedera sehingga digantikan dengan Mike van der Hoorn pada menit ke-75. Tiga menit kemudian, petaka bagi Jong Oranje. Van der Hoorn tidak cermat menjaga Fabio Borini yang menerima umpan mendatar Insigne di dalam kotak penalti. Dengan mudah pemain Liverpool itu menempatkan bola melewati jangkauan Zoet.

Belanda mencoba bangkit, antara lain dengan memasukkan Leroy Fer dan menarik keluar Blind. Fer mencetak dua gol di menit-menit akhir pertandingan melawan Jerman dan Rusia sehingga diharapkan kembali menularkan tuah yang sama. Sebuah sundulan bebasnya nyaris saja mewujudkan harapan itu, tapi bola mengarah tepat ke tangkapan Bardi.

Hingga lima menit tambahan waktu habis, kedudukan 1-0 tak berubah untuk Azzurrini.

Semifinal Piala Eropa U-21 : Italia vs Belanda (16 Juni 2013)

John of the Netherlands celebrates his goal against Russia during their UEFA European Under-21 Championship soccer match at the Teddy Kollek stadium in Jerusalem

Duel seru dan sengit bakal terjadi di babak semifinal Piala Eropa U-21 pada akhir pekan ini mempertemukan pemegang lima kali gelar juara Piala Eropa U-21, Italia menghadapi pemegang dua kali juara Piala Eropa U-21, Belanda.

Italia lolos ke semifinal Piala Eropa U-21 setelah di babak penyisihan grup menjadi juara Grup A, sementara Belanda merupakan runner up Grup B. Di babak grup, Italia tak terkalahkan dengan mencetak 6 gol dan hanya kebobolan satu gol saja. Sementara Belanda mengalami satu kekalahan dari pemuncak klasemen Grup B, Spanyol. Belanda mencetak 8 gol dan kebobolan 6 biji gol di babak penyisihan grup.

Tim Belanda U-21 diwakili oleh banyak pemain-pemain dari klub-klub elit Eredivisie yang bermain di Ajax, PSV Eindhoven, dan Feyenoord. Bahkan beberapa pemain sudah pernah mencicipi bermain di timnas senior Belanda, antara lain Kevin Strootman, Adam Maher, Daley Blind, dan Bruno Martins Indi.

Aroma total football kental terasa di dalam permainan Belanda U-21 di sepanjang putaran babak grup Piala Eropa U-21. Tim Oranje U-21 yang dilatih Cor Pot sangat sporadis menyerang pertahanan lawan yang menyebabkan mereka mudah kebobolan lewat serangan balik cepat lawan. Sementara tim Azzurrini Italia memiliki keseimbangan permainan menyerang dan bertahan yang lebih bagus dibandingkan Belanda.

Duel seru bakal terjadi di lini tengah kedua tim. Bila Italia mempunyai gelandang tengah bertalenta spesial, Marco Verratii yang gaya permainannya kerap dianggap sekelas Andrea Pirlo, maka Belanda mempunyai Kevin Strootman yang memiliki visi permainan di atas rata-rata layaknya eks pemain legendaris Belanda, Frank Rijkaard.

Prediksi Skor : Belanda vs Italia : (0 -1)