Juventus Kalah 0 – 1 di Kandang Galatasaray.

prediksi-galatasaray-vs-juventus

Roberto Mancini meluapkan kegembiraannya. Pelatih asal Italia itu berhasil meloloskan Galatasaray ke babak 16-besar Liga Champions setelah menang tipis atas Juventus, Rabu (11/12).

Partai tersebut berlangsung satu hari setelah jadwal resmi. Penundaan itu tak lepas dari badai salju yang terjadi di Istanbul.

Tapi, kondisi sehari setelahnya pun tidak lebih baik. Hanya saja, UEFA tetap memutuskan laga tetap dilangsungkan.

“Sebenarnya, laga tak mungkin dimainkan karena lapisan es di atas lapangan. Saya kemudian berbicara kepada delegasi UEFA bahwa dalam kondisi itu tak mungkin dilangsungkan pertandingan,” ungkap Mancini kepada Sky Sports. 

“Pertandingan kemudian dilanjutkan. Kedua tim bermain terbuka, tapi kami lebih agresif. Kami pantas meraih kemenangan. Kami sudah yakin sebelumnya,” lanjut dia.

Mancini merasa timnya pantas menang lantaran saat bertanding di kandang Juventus pun, Galatasaray bisa mencuri poin.

Sedangkan Juventus  setelah kalah dari Galatasaray di laga pamungkas fase grup Liga Champions dan gagal lolos ke babak selanjutnya, pelatih Juventus Antonio Conte sepertinya berang. Dia bahkan menyebut tiga pemain bertanggung jawab atas gol semata wayang yang dicetak oleh Wesley Sneijder pada laga itu.

Menurut Conte, Sneijder tidak seharusnya dibiarkan berdiri bebas dan diberikan ruang sesaat sebelum terjadinya gol.

“Ada banyak situasi yang butuh dikoreksi pada laga itu. Kami tidak seharusnya menerapkan penjagaan tiga lawan tiga, seperti Kwadwo Asamoah atau Stephan Lichtsteiner yang seharusnya bisa membantu pertahanan, atau Paul Pogba yang tidak membiarkan Sneijder melakukan serangan balik. Akan selalu berbahaya ketika ada situasi tiga lawan tiga,” ungkap Conte, seperti dikutip Football Italia. 

“Pada babak kedua kami terus menyerang lewat sisi lapangan dan itu mustahil, sedangkan Galatasaray lah yang pada akhirnya bermain lebih baik di laga kali ini,” rutuk dia lebih jauh.

Conte juga mempersalahkan situasi lapangan pada laga itu. Laga tersebut sebenarnya merupakan lanjutan dari pertandingan sehari sebelumnya yang ditunda lantaran badai salju. Tapi, pertandingan tersebut pun dilangsungkan dalam kondisi yang tidak lebih baik. Tak urung, Conte pun menyindir ofisial pertandinga dan wasit yang mengizinkan laga diteruskan.

“Kita berbicara mengenai sebuah pertandingan yang dimainkan di lapangan yang tidak layak. Tidak ada ‘juga’ saat membicarakan tentang rumput lapangan. Itu adalah hal terpenting,” tutur Conte.

“Yang membuat saya lebih marah adalah kemarin wasit menghentikan laga karena ini ‘berbahaya’ dan setelah itu hari ini dianggap tidak ‘berbahaya’. Mungkin saya harus meningkatkan kemampuan bahasa Inggris saya, sepertinya ofisial pertandingan tidak paham apa yang saya ucapkan,” sindir Conte.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *