Ibra Kecewa Berat Gagal Lolos Ke Piala Dunia 2014

Sweden's Ibrahimovic reacts during their 2014 World Cup first leg qualifying playoff soccer match against Portugal in Lisbon

Tiga gol yang dicetak Cristiano Ronaldo memaksa Swedia memupus mimpi berlaga di Piala Dunia 2014. Meski demikian, Zlatan Ibrahimovic tidak menganggap Ronaldo sebagai pemain terbaik di dunia.

Ronaldo turut berperan ketika membawa Selecao das Quinas menyingkirkan Swedia di babak play-off. Ketika ditanya apakah bintang Real Madrid itu pantas menyabet pemain terbaik dunia,

“Apakah Ronaldo pemain terbaik di dunia? Well, dia memang luar biasa, tapi…,” jawab Ibrahmovic saat ditanya wartawan, diberitakan Football-Espana, Kamis (21/11/2013).

“Jika Anda memberikan kesempatan Ronaldo untuk melakukan serangan balik maka dia akan mencetak ketiga gol itu. Ini sangat mengecewakan, tapi tim lebih baik yang menang,” jelas Ibra.

Sebenarnya, Swedia yang bermain di kandang sendiri sempat membalikan skor ketika Ibra mencetak dua gol ke gawang Portugal. Tapi, Ronaldo membalasnya dengan dua gol tambahan untuk mengunci kemenangan 3-2.

“Saya sempat percaya kami akan lolos ketika berhasil mencetak dua gol, tapi Portugal memang lebih perkasa,” tambahnya.

Hasil ini memaksa pasukan Erik Hamrén gagal mengklaim tiket Piala Dunia di Brasil 2014 mendatang. Bintang Swedia, Zlatan Ibrahimovic pun tak dapat menutupi rasa kecewanya.

Striker milik Paris Saint-Germain itu pun tanpa ragu mengklaim bahwa pesta akbar sepakbola tahun depan takkan menarik dan mungkin akan berjalan buruk karena ketidakhadirannya.

“Itu mungkin usaha terakhir untuk mencapai Piala Dunia dengan tim nasional bagi saya,” kata Ibra kepada Zlatan unplugged, seperti dilansir Goal, Rabu (20/11/2013).

“Satu hal yang pasti, Piala Dunia tanpa saya bukan hal menarik untuk ditonton jadi tidak layak menanti Piala Dunia. Selamat kepada Portugal, namun kedua tim pantas berangkat ke Piala Dunia,” sambung pemain yang pernah membela sederet klub elite Eropa itu.

“Kekecewaan tentu saja besar karena Piala Dunia di Brasil akan tetap menjadi mimpi untuk tim nasional Swedia,” tutup bomber berusia 32 tahun itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *