TOTTI cetak gol ke- 225 , AS Roma VS Genoa 3 – 1

tottiAS Roma melanjutkan tren positif di kancah Serie-A. Kemenangan ketiga berhasil diraih caretaker Aurelio Andreazzoli kala membungkam Genoa 3-1 di Stadion Olimpico, Senin (4/3/2013) dinihari WIB. Hasil ini melanjutkan tren apik AS Roma sejak kemenangan atas Juventus dan Atalanta.

Agresivitas serangan AS Roma sudah membuahkan hasil pada menit ke-16. Aksi individu Daniele De Rossi menerobos daerah pertahanan memaksa Cesare Bovo melakukan pelanggaran. Wasit pun menunjuk titik putih.
Totti yang didaulat sebagai algojo mampu menjalankan tugasnya dengan sempurna, meski arah bola sempat dibaca kiper Sebastien Frey. Bagi Totti, gol itu teramat istimewa karena membuatnya sejajar dengan Gunnar Nordahl sebagai top skorer kedua sepanjang sejarah Serie-A dengan 225 gol.
dan berpeluang besar untuk mengukuhkan dirinya di daftar tersebut, mengingat ia belum berencana pensiun dalam waktu dekat.

Totti tidak menyembunyikan kebanggaannya atas raihan tersebut.
“Saya sangat menginginkan gol ini dengan cara apapun dan saya berhasil mendapatkan itu di depan pendukung saya,” kata striker Italia ini kepada Sky Sports Italia.
“Saya senang dengan prestasi yang penting ini, yang merupakan tanda cinta saya untuk seragam Roma.”
Ambisi mengejar tiket menuju kompetisi Eropa membuat AS Roma tampil agresif sejak awal.
Akan tetapi gol itu justru menjadi pelecut Genoa untuk tampil lebih menyerang. Bahkan, tim tamu mulai menemukan ritme permainan dan berbalik menekan tuan rumah.
Alhasil, tiga menit menjelang babak pertama tuntas, giliran Genoa yang mendapat hadiah penalti menyusul pelanggaran Nicolas Burdisso kepada Marco Borriello. Hadiah penalti itu tak disia-siapkan Borriello untuk memaksa skor paruh pertama menjadi imbang 1-1.
Memasuki babak kedua, Genoa masih tetap mendominasi permainan. Akan tetapi, AS Roma justru lebih beruntung. Melalui set-piece sepak pojok, pemain muda debutan AS Roma, Alessio Romagnoli berhasil membawa timnya kembali unggul 2-1 melalui tandukan kepala.
AS Roma pun kian berada di atas angin. Namun Genoa juga tak patah arang. Skuad asuhan Davide Ballardini justru semakin agresif menekan dan meningkatkan tempo permainan pada sisa pertandingan.
Namun, sial bagi Genoa, beberapa peluang yang diciptakan Ciro Immobile dkk masih belum ada yang membuahkan gol tambahan. Lemahnya penyelesaian akhir dan penampilan gemilang kiper Maarten Stekelenburg membuat gawang AS Roma tetap aman sepanjang paruh kedua. Bahkan, tim tamu kian terpuruk setelah kehilangan Juraj Kucka yang diganjar kartu kuning kedua pada menit ke-78.
Keunggulan jumlah pemain membuat AS Roma kian leluasa. Alhasil, semenit menjelang waktu normal berakhir, giliran pemain pengganti, Simone Perrotta yang melengkapi pesta dengan golnya. Roma pun menutup laga dengan kemenangan 3-1.
Berkat kemenangan ini, Roma pun berhak naik dua setrip ke urutan ketujuh dengan koleksi 43 poin, menggeser Catania dan Udinese. Sedangkan Genoa harus tertahan di posisi ke-17 dengan 26 angka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *