Torino Marah Besar Terhadap Komentar Conte

komentar-conte-130930aJuventus berhasil memenangi Derby della Mole pada pekan keenam Serie A, Minggu (29/9) sore. I Bianconeri menekuk rival sekota Torino 1-0 lewat gol semata wayang gelandang Paul Pogba di babak kedua.

Gol kemenangan Juve ini menjadi sorotan karena berbau off-side. Pogba mencetak gol setelah menyambar bola rebound sundulan Carlos Tevez yang mengenai tiang gawang. Tevez terlihat berada dalam posisi off-side saat menyundul bola.

Setelah pertandingan, pelatih Antonio Conte ditanya sejumlah media mengenai gol kontroversial Pogba. Conte malah berkilah mempertanyakan keputusan wasit tidak mengusir striker Torino Ciro Immobile yang melanggar Tevez.

“Saya diberitahu bahwa Tevez offside saat terjadi gol, tapi ia juga mempertaruhkan pergelangan kakinya saat dilanggar Immobile,” kata Conte saat itu kepada Sky Sport Italia.

Pernyataan Conte ini membuat Torino marah besar. Il Toro sampai-sampai mengeluarkan pernyataan resmi di situs mereka beberapa jam kemudian dengan judul “Bagaimana Conte menghitung?”

“Pada akhir laga Derby Antonio Conte menyatakan, menanggapi pertanyaan mengenai gol yang mana Tevez jelas-jelas off-side, dengan kata-kata ‘Juve menguasai permainan dan menyerang selama 70 menit. Oleh karena itu normal bila ada lebih banyak insiden yang dibahas.”

“Kita harus bertanya apa yang Conte gunakan untuk menghitung penguasaan bola, mengingat statistik pada situs Lega Calcio menunjukan Juventus memiliki 52 persen penguasaan bola berbanding 48 persen untuk Toro. Superioritas Juventus karena itu tidak sangat menghancurkan.”

“Komentar Conte lainnya: ‘Pelanggaran Immobile layak diganjar kartu merah. Apa yang akan terjadi seandainya Torino bermain dengan 10 pemain?’

“Apakah pelanggaran Immobile benar-benar layak dapat kartu merah? Dalam hal ini kami dapat memiliki pertanyaan yang sama, apa yang akan terjadi setelah pelanggaran kasar Pogba pada Omar El Kaddouri diberi kartu merah atau kartu kuning kedua untuk Claudio Marchisio pantas?

“Yang benar adalah Juventus memenangkan Derby 1-0 dan satu-satunya gol itu tercipta dalam posisi yang jelas-jelas off-side. Hal lainnya hanya kata-kata sia-sia. Conte tentu harus lebih baik menggunakan bahasa Italia daripada matematika.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *