Tag Archives: Yaya Toure

Toure dan Nasri Antar City Juarai Piala Liga

yaya toureGol-gol cepat sensasional dari Yaya Toure dan Samir Nasri menginspirasi Manchester City untuk bangkit dari ketinggalan dan mengalahkan Sunderland dengan skor 3-1 pada final Piala Liga di Wembley pada Minggu (2/3).

Sunderland unggul terlebih dahulu pada menit ke-10 melalui penyerang yang dipinjam dari Liverpool Fabio Borini, dan penampilan mengesankan pada babak pertama membuat mereka berada di jalur untuk memenangi trofi utama pertamanya sejak 1973.

Bagaimanapun, City merespon pada babak kedua, di mana Toure mencungkil bola dari jarak jauh untuk menyamakan kedudukan dan Nasri mencetak gol kurang dari dua menit kemudian, sebelum pemain pengganti Jesus Navas mencetak gol ketiga menjelang pertandingan usai.

Kemenangan bagi City membuat mereka mampu menghapus rasa duka akibat dikalahkan Wigan Athletic pada final tahun lalu di final Piala FA, dna membuat pasukan Manuel Pellegrini masih berpeluang menjuarai tiga gelar (treble) bergengsi di kancah domestik.

Ini merupakan perjalanan pertama ke Wembley yang penuh rasa manis dan asam bagi Sunderland, namun mereka dapat berefleksi dengan kebanggaan melalui penampilan berani yang dapat mendongkrak semangat mereka untuk menghadapi perjuangan dari ancaman degradasi dan perempat final Piala FA mendatang melawan Hull City.

City menyambut kembalinya pencetak gol terbanyak mereka Sergio Aguero setelah sang pemain absen sebulan karena cedera otot paha belakang, dan ia dengan cepat menghadirkan ancaman melalui sepakannya yang masih dapat ditepis kiper Sunderland Vito Mannone.

Bagaimanapun, Sunderland yang diarsiteki Gus Poyet memulai pertandingan dengan penuh keberanian, melancarkan berbagai tekel di tengah lapangan, dan semenit berselang mereka menghantam City untuk membuka keunggulan.

Lee Cattermole, yang mengisi tempat Liam Bridcutt yang harus absen karena tidak dapat dimainkan di ajang piala, mencuri bola dari Toure di luar area pertahanan Sundeland dan memberi umpan kepada Adam Johnson, yang mengungkit bola ke sisi kanan untuk dikejar Borini.

Vincent Kompany menjadi pemain pertama yang mendapat bola, namun upaya kapten City itu untuk membuang bola diblok Borini, yang bergerak memotong ke dalam kotak penalti dari sisi kanan dan menyepak bola ke sudut kiri bawah dengan bagian luar kaki kanannya.

Sunderland bergerak cepat untuk menumpuk orang di belakang bola, namun mereka terus menghadirkan ancaman, di mana Wes Brown menanduk bola yang masih melambung dari tendangan sudut dan Johnson memicu kepanikan di pertahanan City dengan umpan silang mendatarnya.

Saat City melancarkan serangan, Nasri melihat tembakannya dapat digagalkan Mannone, dan diperlukan upaya luar biasa dari Kompany untuk mencegah Borini memperbesar keunggulan Sunderland sebelum turun minum.

Peluang yang disia-siakan oleh kubu Sunderland terbukti akan merugikan mereka, di mana 11 menit setelah babak kedua bergulir, City berbalik unggul.

Kedua tim bertukar peluang pada awal babak kedua, David Silva menguji Mannone dan Costel Pantilimon mendorong tembakan jarak jauh Ki Sung Yueng di sisi lainnya, sebelum Toure menyamakan kedudukan melalui sepakannya.

Dengan situasi Sunderland berkumpul di area pertahanan mereka, Pablo Zabaleta menggulirkan bola kembali ke Toure dan pemain raksasa dari Pantai Gading itu mencungkil bola melewati Mannone dan menuju sudut kiri atas dari jarak jauh.

Sunderland hanya memiliki sedikit waktu untuk bernafas sebelum Nasri mengubah skor menjadi 2-0, menyambar umpan silang Aleksandar Kolarov dari sayap kiri dengan tembakan keras dari tepi kotak penalti yang melesak menuju bagian dalam tiang kiri gawang.

Tiba-tiba, City memasukkan Navas untuk menggantikan Aguero, sedangkan Sunderland memasukkan Craig Gardner dan Steven Fletcher, yang dengan cepat menguji Pantilimon dengan tembakan mendatar.

Kompany nyaris menambahi gol ketiga bagi City ketika sepakannya melebar dari tendangan sudut Nasri, sebelum Navas melepaskan tembakan ke bagian dalam tiang dekat Mannone dari umpan Toure untuk memastikan City membawa pulang mahkota Piala Liga.

JELANG PIALA FA : Yaya Toure Bisa Dimainkan Lawan Wigan

yaya toureGelandang Manchester City, Yaya Toure, mengaku siap dimainkan saat timnya melakoni partai final Piala FA melawan Wigan Athletic di Stadion Wembley, London, Sabtu (11/5/2013) tengah malam WIB.
Pemain internasional Pantai Gading itu digantikan saat pada babak kedua saat City ditahan imbang Swansea City 0-0, akhir pekan lalu. Setelah itu, Toure tak dimainkan saat timnya mengalahkan West Brom 1-0, Rabu (8/5/2013).
Namun, absennya Toure pada laga melawan West Brom diakuinya hanya sebagai sebuah pencegahan dari cedera yang lebih parah. Dan pemain, yang menjadi pencetak gol kemenangan City pada Piala FA 2011 lalu kontra Stoke City, menyatakan dirinya sudah pulih dan siap dimainkan.
“Saya baik. Terkadang sulit bermain dalam semua pertandingan pada level yang sama dan terkadang Anda mendapat sebuah cedera,” tutur Toure.
“Tapi kami harus bekerja pada itu, mencoba membuat cedera menjauh dan berusaha berkonsentrasi pada laga akhir pekan ini.”
“Saya sudah fit. Saya memulai latihan tiga hari lalu dan saya merasa baikan sekarang.”
“Saya ingin memberikan permainan yang baik dan membantu tim meraih sesuatu yang penting,” bebernya.
Jika Toure sudah siap, maka lain halnya dengan winger Scott Sinclair. Eks penggawa Swansea itu harus menjalani operasi untuk membuah darah yang membeku pada bahunya.
Namun, selain Sinclair, City tak perlu khawatir karena seluruh pemainnya dalam kondisi available.
Sementara itu, kiper Costel Pantilimon kemungkinan akan dipilih sebagai penjaga mistar City, setelah kiper nomor satu Joe Hart bermain penuh dalam kompetisi Liga Premier sepanjang musim ini.
Bagi City memenangi Piala FA menjadi satu-satunya harapan mereka untuk memenangi trofi musim ini, setelah gelar Liga Premier kandas ke tangan seteru sekotanya, Manchester United.
“Kami kecewa bagaimana [gelar] liga pergi tahun ini,” tutur gelandang City, James Milner. “Yang terpenting bahwa kami akan memenangkan sepotong gelar akhir pekan ini. Melakukan itu dan mengambil momentum untuk memenangkan trofi musim depan dan memliki kampanye yang bagus.”