Tag Archives: Wigan

Roberto Martinez Resmi Latih Everton

roberto martinez

Klub Liga Primer Inggris, Everton, telah menunjuk Roberto Martinez sebagai manajer baru. Everton mengikat Martinez dengan kontrak berdurasi empat tahun.

Setelah David Moyes resmi hijrah ke Manchester United pada April lalu, nama Martinez muncul sebagai kandidat kuat pengganti Moyes. Nama lain yang muncul adalah pelatih Porto Vitor Pereira, dan mantan pelatih Schalke 04 Ralf Ragnick.

Ketua Umum Everton, Bill Kenwright akhirnya menjatuhkan pilihan kepada Martinez. Mantan manajer Swansea City itu berhasil mengantarkan Wigan Athletic menjuarai Piala FA musim 2012/2013 ini. Namun Martinez gagal menyelamatkan The Latics dari jeratan degradasi.

“Everton sangat gembira untuk mengkonfirmasi Martinez sebagai manajer. Pria Spanyol berusia 39 tahun itu bergabung dari Wigan dan telah menandatangani kontrak empat tahun,” bunyi pernyataan klub seperti dilansir di situs resmi evertonfc.com.

Everton dan Wigan dikabarkan telah menyepakati harga transfer Martinez sebesar 1,5 juta poundsterling atau sekitar Rp 22 miliar. The Toffees akan memperkenalkan Martinez kepada publik pada hari ini, Rabu, 5 Juni 2013.

Ditekuk Wigan, City Akhiri Musim Tanpa Gelar

manc.city vs wigan 2Wigan Athletic berhasil menorehkan prestasi fenomenal dengan merengkuh juara Piala FA setelah menekuk Manchester City 1-0, Sabtu (11/5/2013) di Stadion Wembley. Gol penentu kemenangan Wigan dicetak Ben Watson di menit 90+1. Gol berawal dari tendangan sudut yang diperoleh Wigan.

Tendangan sudut diberikan setelah Clichy menendang bola yang dikontrol Cullum Mcmanaman keluar. Mcmanaman sempat terjatuh, tapi Wigan hanya mendapatkan tendangan sudut. Namun, tendangan sudut itu ternyata berbuah manis. Watson yang baru masuk di menit ke-81 mampu menyundul bola dengan sempurna ke sudut kanan gawang City.

Gol ini tak mampu dibalas dan Wigan berhasil menjadi juara Piala FA untuk pertamakalinya. Mereka menjadi klub yang ke-56 yang mampu merengkuh gelar Piala FA di sepanjang sejarah. Sampai sejauh ini, Manchester United masih menjadi tim yang paling banyak mengoleksi gelar yaitu 11 kali.

Pertandingan final kali ini berjalan sangat dramatis bagi City. Permainan yang tak konsisten sepanjang babak pertama masih tampak di babak kedua. City tak mampu menerobos dan menciptakan peluang emas saat menggempur pertahanan Wigan.

Klimaks permainan buruk City terjadi saat Mcmanaman lepas di menit ke-85. Pablo Zabaletta langsung menekelnya sehingga berbuah kartu merah. Jika saja tak ditekel, Wigan sudah unggul terlebih dahulu saat itu.

City pun untuk pertama kali sejak ditangani Mancini harus mengakhiri musim tanpa gelar. Ini jelas menjadi aib bagi klub bertabur uang ini. Terlebih jika melihat banyaknya uang yang sudah digelontorkan City musim ini. Sedangkan Wigan menorehkan prestasi manis, meski hanya diperkuat pemain-pemain medioker.

Monoton
Tampil dengan kekuatan terbaik, City sejak babak pertama tampak kurang superior atas Wigan. Justru Wigan yang tampil percaya diri dengan bola-bola umpan pendek yang sepertinya diinstruksikan pelatih mereka, Roberto Martinez.

Meski demikian, City berinisiatif untuk melakukan penyerangan di babak pertama. Itu terlihat ketika di menit ke-4 sudah mendapatkan tendangan bebas. Tendangan yang dieksekusi Carlos Tevez sayangnya masih membentur pemain Wigan. Bola muntah yang direbut Yaya Toure pun tak berubah maksimal. Soalnya, tembakan Toure masih mampu ditepis oleh Joel.

Setelah itu, pertandingan terus berjalan imbang. Baik City maupun Wigan sama-sama melancarkan serangan. City mendapatkan peluang emas di menit ke-29. Sayang, tembakan Carlos Tevez setelah menerima umpan David Silva kembali mampu ditepis Joel. Boleh dibilang, kiper Wigan ini menjadi bintang pertandingan di babak pertama.

Wigan pun mendapatkan peluang jitu di menit ke-36. Cullum Mcmanaman yang lolos sendirian mencoba mengotak-atik bola di kotak penalti. Setelah beberapa kali lepas dari hadangan lawan, dia masih mampu melepaskan tembakan. Seharusnya, Mcmanaman memberi umpan ke rekannya yang lain. Tapi dia sangat egois sehingga tembakannya mengenai pemain City.

Berdasarkan statistik, penguasaan bola kedua tim sama-sama 50 persen. City hanya unggul tipis dalam jumlah tembakan yaitu 10 berbanding 7 tembakan. Berikut susunan pemain kedua tim;

Manchester City
Hart; Zabaleta, Kompany, Nastasic, Clichy; Toure, Barry/ E Dzeko (90+2); D Silva, Tevez/ J Rodwell (69), Nasri/J Milner (55); Aguero

Wigan Athletic
Joel; Boyce,Scharner, Alcaraz;McCarthy,McArthur,J Gomez/ B Watson (81), Espinoza;Maloney,McManaman, Kone