Tag Archives: Walter Mazzarri

Mazzarri Berterima Kasih Kepada Mourinho

2134300

Memasuki musim kedua di Inter Milan, pelatih Walter Mazzarri mengapresiasi hasil peninggalan mantan pelatih I Nerazzurri, Jose Mourinho.

Mazzarri mulai membesut Inter di awal musim 2013-14 menggantikan Andrea Stramaccioni. Di musim perdananya, Mazzarri perlahan namun pasti berhasil mengangkat mentalitas skuad La Beneamata karena mampu finish diurutan lima musim lalu.

Menempati ruang kerja yang pernah dipakai Mourinho selama dua setengah musim, Mazzarri mengakui peninggalan pelatih asal Portugal itu sangat membuatnya nyaman menjalani aktifitas sebagai juru taktik Inter.

Saat Mourinho melatih Inter, ia banyak melakukan perubahan dalam sistem kepelatihan hingga interior lingkungan kerjanya.

“Saya menghabiskan 10 hingga 12 jam per hari di kantor saya. Saya harus berterima kasih kepada Mourinho yang membuat ruangan ini, lingkungan ideal untuk bekerja,” demikian pelatih 52 tahun itu kepada Corriere dello Sport.

Keberhasilan Inter menembus fase penyisihan Liga Europa musim ini memberikan gambaran jelas bagaimana Andrea Ranocchia dkk mulai menemukan kembali mentalitas juara mereka.

Hal itulah yang diakui Mazzarri sebagai modal penting untuk kembali membentuk tim yang lebih kompetitif.

“Inilah Inter yang saya impikan. Musim lalu, saya mulai mengenal pemain, membangun mentalitas dan gairah besar fans. Kami masih bisa lolos ke Eropa, yang mana bukan tidak mungkin meraihnya,” ia meneruskan.

“Saya percaya pada motivasi para pemain, untuk alasan berbeda sepanjang tahun. Kualitas mereka tak perlu diragukan dan organisasi permainan mereka bisa membawa mereka jadi yang terbaik,” pungkas mantan pelatih Napoli itu

Mazzarri Sampai Berteriak di Ruang Ganti Pemain

Juventus v FC Internazionale Milano - Serie AWalter Mazzarri murka. Pelatih FC Internazionale itu tak bisa menyimpan kemarahan terhadap pemainnya. Bukan semata skor akhir melawan Juventus di mana Inter takluk 1-3. Melainkan, bagaimana gol-gol Juventus bisa tercipta. Utamanya gol kedua dan ketiga. Saking emosinya, Mazzarri sampai berteriak di ruang ganti pemain. Ia pun sempat menolak berbicara di depan kamera untuk berkomentar. Walaupun akhirnya ia muncul, tapi dengan gestur yang penuh kegusaran.

“Saya merasa terganggu terkait gol kedua dan ketiga. Untuk gol pertama, saya bisa memahami karena lupa menjaga (Stephan) Lichtsteiner. Tapi, dua gol lainnya sangat memalukan,” ujar Mazzarri.

Menurut Mazzarri, saat ketinggalan satu gol, permainan Inter masih bagus. “Kami terlalu lemah. Saya ingin tim tampil lebih garang lagi!” Mazzarri menegaskan.

“Saya pusing…,”

Genoa CFC v FC Internazionale Milano - Serie A“Saya pusing…,” itulah ungkapan singkat yang keluar dari mulut pelatih FC Internazionale, Walter Mazzarri, setelah timnya ditundukkan Genoa , 0-1, Minggu (19/1), di Stadion Luigi Ferraris. Rasa kecewa dan bingung campur aduk dalam hatinya. Dia berusaha menenangkan diri dengan mengisap dua batang rokok.

Wajar kalau pelatih itu tampak gusar karena dalam tiga laga terakhir Inter hanya mencetak satu gol dan terus kebobolan. Predikat tim dengan serangan terbaik di Seri A, sekarang sudah tidak ada bekasnya. Lantaran tidak kunjung meraih poin penuh sejak menang dalam “Derby della Madonnina”, Inter makin jauh dari orbit persaingan scudetto. Mereka juga tersingkir dari ajang Piala Italia.

“Dalam situasi ini semuanya jadi sulit, tetapi kami harus terus berpikir positif. Sulit menjelaskan bagaimana mungkin kami tidak berhasil mencetak gol. Hanya ada dua hal yang bisa saya katakan saat ini. Pertama, semoga kami berhasil memenangi satu pertandingan meski dari sisi permainan tidak layak. Kedua, kami akan menghadapi 18 pertandingan sisa,” ujarnya.

Ini Keuntungan Inter Milan Dilatih Walter Mazzarri

walter-mazzarri-inter-milan-640x360

Beruntungnya Inter Milan bisa dilatih Walter Mazzarri musim ini. Dari tiga pertandingan yang sudah dilakoni rival sekota AC Milan ini, Inter sukses memenangi dua laga dan sekali seri. Nerazzurri pun duduk di posisi ketiga klasemen sementara.

Pemain asal Argentina, Ricky Alvarez mencatat beberapa poin positif yang didapat klubnya pasca dilatih Mazzarri. Secara pribadi, Alvarez memuji kualitas Mazzarri yang musim lalu sukses mengantarkan Napoli menjadi runner up Serie A 2012/2013. Di bawah Mazzarri, Inter Milan mengalami banyak perubahan.

Salah satu pembeda antara Inter di musim lalu dan musim ini adalah performa Nerazzurri saat menjamu Juventus di pekan ketiga kemarin.

“Saya pikir kita semua memiliki ide yang jelas tentang apa yang kita lakukan bersama Mazzarri. Sebagai pemain Anda berada dalam keuntungan jika Anda melangkah ke lapangan dan tahu apa yang harus Anda lakukan. Di mana rekan Anda dan bagaimana bermain sebagai satuan tim,” tutur pemain Argentina ini kepada Inter Channel.

“Saya pikir itu hal yang paling penting dan kami mulai terlihat seperti sebuah tim sekarang.”

“Berada dalam kondisi fisik yang baik memberi Anda kepercayaan diri juga. Kami menuai hasil positif atas semua pekerjaan pra-musim kami.”

Musim ini, Alvarez tidak hanya memasang target bersama tim. Ia pun mempunyai hasrat pribadi. Ia ingin tampil sebaik-baiknya sehingga masuk ke skuat Argentina dalam gelaran Piala Dunia 2014 mendatang.

Pemain tengah menyerang kemudian melanjutkan untuk membahas ambisi pribadinya dan mengungkapkan bahwa telah menetapkan pandangannya untuk membuat skuad Argentina untuk Piala Dunia 2014.

“Saya ingin terus berkembang sebagai pemain, mencapai hal-hal besar di sini, di Inter dan mungkin masuk skuat Piala Dunia Argentina. Saya telah terlibat dalam beberapa pertandingan terakhir tetapi jika saya tidak bermain dengan baik untuk Inter saya tidak akan mendapatkan panggilan.”

Walter Mazzarri Sama Seperti Paul Ince di Inter Milan

walter-mazzarri-sama-seperti-paul-ince-di-inter-milan

Presiden Inter Milan, Massimo Moratti menjunjung tinggi keberadaan Walter Mazzarri bagi timnya. Dari kota Naples menuju Milan, Mazzarri tidak mendapat banyak rintangan untuk memikat hati para fans. Presiden klub pun menganggapnya mempunyai jejak yang sama seperti Paul Ince.

Ketika masih dipegang Andrea Stramaccioni, Inter Milan begitu rekat dengan pelatih satu ini. Usia Stramaccioni yang masih muda, serta potensi yang ada dalam diri pria asal Italia ini, membawa hubungan psikologis yang kuat. Namun pada akhirnya, pelatih muda itu harus memberi ucapan selamat tinggal mengingat prestasi Nerazzurri yang sangat jeblok di musim lalu.

Kini, tidak butuh waktu lama bagi Mazzarri untuk menggulung lembaran Inter bersama Stramaccioni. Kedatangannya yang disambut fans, diikuti masuknya beberapa pemain muda membawa ekspektasi tersendiri bagi publik. Dari dua laga yang sudah dilakoni Inter, kedua-duanya berakhir dengan tripoin.

Di pekan perdana, anak asuhan Mazzarri sukses memulangkan Genoa dengan skot 2-0. Sementara di pekan kedua, ketika skuat Inter harus menalani laga tandang, mereka pun sukses membawa tiga angka penuh hasil dari kemenangan 0-3 atas Catania.

“Kami telah menandatangani banyak pemain muda tapi ini bukan kesalahan. Kami tahu mereka sudah siap,” buka Moratti kepada Inter.it.

“Ketika kami memutuskan pada pendekatan ini, kita membutuhkan orang yang setuju dengan kebijakan dan tahu bagaimana memanfaatkan potensi. Pria itu adalah Mazzarri,” sambungnya.

“Dia telah masuk di hati para fans. Dia memiliki ide-ide yang bagus dan mampu berhubungan dengan klub dan para pemain dengan cara yang sangat menyenangkan. Hal ini sama seperti Paul Ince. Dia hanya bersama kami selama satu setengah tahun, tetapi tetap dalam ingatan karena ia adalah seorang profesional yang hebat.”

Setelah menjalani karir yang panjang bersama Manchester United, Paul Ince akhirnya mencicipi kompetisi Serie A di bawah baju Inter Milan dari tahun