Tag Archives: Walikota Joe Anderson

Liverpool Segera Renovasi Anfield

anfield-stadium-130608aGrup perusahaan pemilik Liverpool, Henry’s Fenway Sports Group, dikabarkan akan segera merealisasikan pengembangan Stadion Anfield. Fenway berusaha untuk menambah kapasitas tempat duduk di Anfield yang biayanya ditaksir mencapai 154 juta pound atau sekitar Rp 2,75 triliun.

Sebelum kabar ini tersiar, usaha Fenway untuk mengembangkan stadion yang telah ada sejak 1884 itu sempat tersendat. Hal itu disebabkan adanya bangunan milik pribadi yang enggan dijual oleh pemiliknya.

Namun, seperti yang diwartakan Liverpool Echo, Fenway akan segera membayar properti tersebut agar bisa menjalankan pembangunan Anfield sesegera mungkin. Pengembangan Anfield pun telah mendapat restu dari Dewan Kota Liverpool, yang dipimpin oleh Walikota Joe Anderson.

“Kami mendapat perkembangan yang bagus,” ujar Henry, Rabu (11/9/2013).

“Ada banyak grup yang bekerja dengan sangat baik, dan itu adalah kunci untuk menjalankan sebuah proyek yang besar seperti ini, semua orang harus bersatu. Ketika semua orang telah bersatu, maka kita akan bisa melangkah ke depan,” ujar Henry menjelaskan.

Pembangunan Anfield akan menambahkan 15 ribu tempat duduk, yang akan menjadikan kapasitas Anfield mencapai 60 ribu tempat duduk. Henry menjelaskan pihaknya tidak ingin mengulang kesalahan ‘rezim’ sebelum mereka, ketika Liverpool dikuasai oleh Hicks and Gillett.

‘Rezim’ sebelumnya membicarakan tentang bagaimana mengembangkan dan mendapatkan banyak uang agar bisa membangun fasilitas yang sepenuhnya baru. Kami tidak akan melakukan hal itu,” ucap Henry melanjutkan.

“Hal itulah yang membuat mereka berada dalam masalah dan mereka tidak bisa mendapat keuntungan,’ terang Henry.

“Kami pun harus menghormati properti yang ada di sekitar Anfield dan jumlah properti itu sudah mulai berkurang,” kata Henry menambahkan.

“Dewan Kota (Liverpool) berusaha sebaik mungkin untuk membantu kami. Tidak hanya Dewan Kota, tapi juga kontraktor Your Housing and the generation,” imbuh Henry. “Semua orang terlibat dalam proyek ini, dan kami berada dalam satu ‘halaman’,” ungkap Henry.