Tag Archives: Udinese

Di Natale: Pereyra Bakal Sukses di Juventus

242591_620

Pemain depan sekaligus kapten Udinese, Antonio Di Natale, mendukung langkah Roberto Pereyra hijrah ke Juvnetus. Di Natale memprediksi Pereyra bakal sukses bermain di klub juara Seri A tiga musim terakhir itu.

Pereyra memang belum resmi menjadi pemain Juve. Namun pemain asal Argentina itu telah menjalani tes medis di markas La Vecchia Signora. Juve dikabarkan bakal mengumumkan transfer Pereyra pada hari ini, Jumat, 25 Juli 2014.

“Saya berharap Pereyra mendapat yang terbaik dalam petualangan barunya. Dia akan merasakan apa yang dimiliki Kwadwo Asamoah (mantan pemain Udinese),” kata Di Natale kepada Tuttosport. “Roberto pemain yang hebat. Dia pemain serba bisa. Dia bisa bermain di sektor sayap, gelandang tengah, gelandang menyerang.”

Di Natale memprediksi Pereyra bakal memberikan kontribusi besar kepada Juve, sama seperti yang dilakukan Alexis Sanchez untuk Barcelona. Selama tiga musim di Barca, Alexis membukukan 47 gol dan 34 assist dalam 141 pertandingan. Ia juga menghadirkan satu trofi Liga Spanyol, Copa del Rey, Piala Super Spanyol, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub.

“Pereyra memiliki kualitas yang hebat. Dia adalah Sanchez yang lain,” ujar pemain 36 tahun itu. “Alexis pencetak gol ulung, tapi Roberto memiliki kombinasi yang baik antara kualitas dan kuantitas. Mereka pemain berbeda. Namun saya yakin bahwa Pereyra akan meledak di Juve.”

Cedera Lagi, Kaka Minta Tak Digaji

kakagettyvalerioKaka kembali cedera dan diperkirakan bakal absen membela AC Milan selama 10 hari. Pesepakbola 31 tahun itu meminta tak digaji kalau belum pulih dari cedera otot aduktor yang membekapnya.

Kaka sudah melakoni satu laga bersama Rossoneri di Liga Italia. Bermain sejak awal saat Milan melawat ke kandang Torino, Minggu (15/9/2013) dinihari WIB, dia harus ditarik di menit 70 karena masalah otot.

Usai dilakukan pemeriksaan, situs resmi Milan mengkonfirmasi bahwa Kaka harus menepi. Akibat cedera itu, Kaka bakal absen di laga Liga Champions saat Milan melawan Celtic.

Kaka diprediksi bakal kembali bermain saat Milan berhadapan dengan Udinese pada 19 Oktober mendatang.

Sebab cedera ini, Kaka sudah melakukan pembicaraan dengan wakil presiden Milan Adriano Galliani. Dia tak mau dibayar selama masih menjalani masa penyembuhan.

“Anda mungkin sudah membaca tentang cedera saya di website Milan,” kata Milan di Football Italia.

“Saya sudah berbicara panjang lebar dengan pihak klub, dengan (wakil presiden) Galliani, serta dokter tim untuk mebicarakan banyak hal.”

“Pada akhirnya saya memutuskan bahwa saya tak menginginkan apapun dari Milan kecuali cinta dan dukungan sampai saya merasa lebih baik, sampai saya benar-benar fit dan siap untuk bermain lagi.”

“Untuk alasan ini, saya sudah memutuskan untuk menangguhkan gaji saya untuk periode saat ini. Satu-satunya yang saya minta adalah dukungan dan bantuan agar bebar-benar pulih,” tambahnya

Guidolin: Kekalahan Udinese, Kesalahan Kami

francesco-guidolin-130823bUdinese secara mengejutkan menelan kekalahan ketika menjamu Slovan Liberec di ajang play-off Liga Europa. Bermain di kandang sendiri, di Stadion Friuli, tuan rumah Udinese menyerah dengan skor menyakitkan 1-3, Jumat (23/8/2013) dinihari WIB.

Apabila di musim kompetisi ini Udinese kembali gagal, maka kegagalan itu akan jadi kali ketiganya di tiga musim berturut-turut, di mana dua musim sebelumnya Udinese gagal di babak kualifikasi Liga Champions. Kalah dari Liberec, Allenatore Udinese, Francesco Guidolin dengan tegas mengungkapkan tidak mau menyalahkan salah satu pihak. Guidolin mempersalahkan seluruh pihak di Udinese.

“Kami akan senang dengan hasil 1-1. Saya mengatakan kepada tim saya saat jeda istirahat. Gol kedua dari sebuah serangan balik adalah hal yang harus dihindari. Ini salah kami. Kami tidak bisa membicarakan ketidakberuntungan,” ujar Guidolin menegaskan.

“Pada 29 Agustus, kami harus bisa mendapatkan sesuatu yang luar biasa, tidak membuat kesalahan, dan membuat banyak peluang untuk mencetak gol,” kata Guidolin menegaskan.

Udinese bisa dikatakan tengah sial. Pasalnya, klub berjuluk Il Zebrette itu tercatat berhasil menciptakan 27 peluang gol, dibanding Liberec yang hanya bisa membuat tujuh peluang

FIGC Cemaskan Wakil Italia

undian-fgic-130810cMenyusul digelarnya drawing babak play-off Liga Champions dan Europa League, petinggi Federasi Sepakbola Italia (FIGC), Presiden Giancarlo Abete dan Wakil Presiden Demetrio Albertini, mengungkapkan kecemasannya terkait prospek klub-klub Italia di kancah kompetisi Eropa.

Sesuai hasil undian, klub raksasa AC Milan bakal bertemu klub tangguh asal Belanda, PSV Eindhoven, di play-off Liga Champions. Sementara, Fiorentina dan Udinese masing-masing akan bertemu dengan Grasshoppers dan Liberec di play-off Europa League.

Bukan soal teknis yang membuat Abete cemas dengan prospek Rossoneri di ajang turnamen antarklub paling bergengsi di Benua Biru tersebut. Melainkan soal “panasnya” penampilan anak-anak asuhan Massimiliano Allegri. Berbeda dengan Eredivisie yang telah berlangsung sejak seminggu yang lalu, Serie A baru digelar pada 24-25 Agustus mendatang.

“Masalahnya bukan terletak apakah Milan cukup mumpuni memenangkan pertandingan. Tapi, apakah mereka telah siap bertanding,” ujar Abete setengah bertanya seperti yang dikutip Sky. “Sama halnya dengan Fiorentina dan Udinese. Mereka semua bertemu dengan lawan yang tangguh. Tapi, jika tim-tim kami (Italia) berada dalam kondisi yang sudah panas, maka seyogyanya mereka cukup kuat,” imbuhnya.

Opini Albertini seia sekata dengan atasannya. “Mereka merupakan lawan yang tangguh. Sepakbola Belanda selalu mengutamakan penguasaan bola. Jadi, saat Anda tidak berada dalam kondisi puncak, maka sulit untuk mengejar lawan Anda. Secara fisik, lawan Milan jauh lebih siap,” tandas Albertini. (

Francesco Guidolin Tetap Jadi Pelatih Udinese

liga italia2Udinese telah memperpanjang kontrak pelatih Francesco Guidolin hingga akhir musim 2016-17. Guidolin mengaku sempat melakukan pembicaraan dengan beberapa tim besar, namun pada akhirnya ia memutuskan untuk tetap bersama Udinese.

Francesco Guidolin merupakan mantan pelatih Parma yang bergabung dengan Udinese pada 2010. Di bawah kendalinya Zebrette selalu sukses finis di lima besar termasuk musim 2012-13.

Berkat jasanya itu, Guidolin mendapat penghargaan berupa perpanjangan kontrak dua tahun dari kontrak sebelumnya. Pelatih berusia 57 tahun itu pun bertekad untuk terus meningkatkan pencapaian Udinese.

“Saya berterima kasih kepada klub atas kesempatan ini. Saya bangga untuk bisa terus melanjutkan menangani klub ini. Kontrak ini melengkapi musim hebat yang kami dapatkan pada musim 2012-13. Ini juga menjadi sesuatu yang saya sangat inginkan,” kata Guidolin seperti diwartakan situs resmi Udinese.

“Franco Collavino memanggil saya setiap hari hanya untuk memperbarui kontrak. Memang benar saya melakukan pembicaraan dengan beberapa tim besar, namun saya senang dapat bertahan di sini. Di sini ada ide dan rencana. Saya tidak ingin duduk di bangku cadangan lain di Italia,” ungkapnya.