Tag Archives: Tim Nasional

Dunga pelatih baru Brasil

DungaMantan kapten pemenang Piala Dunia Carlos Dunga favorit menjadi kembali pelatih tim nasional Brasil dan akan diumumkan sebagai pengganti Luiz Felipe Scolari Selasa waktu setempat, lapor Globo seperti dikutip AFP.

Konfederasi Sepak bola Brasil (CBF) sudah berencana mengumumkan bos baruitu pekan lalu, namun malah mengumumkan komisi teknik baru yang dikepalai mantan penjaga gawang cadangan Gilmar.

Setelah awalnya CBF akan menunjuk manan bos klub Corinthians, Tite, media Brasil pekan lalu melaporkan bahwa CBF telah beralih kepada Dunga yang dipecat setelah Piala Dunia 2010.

Globo melaporkan bahwa Dunga kemungkinan akan memilih Jorginho, yang seperti dirinya dan Gilmar adalah anggota skuat pemenang Piala Dunia 1994 di AS, sebagai tangan kanannya.

Koran Brasil itu menambahkan bahwa Dunga (50) telah diiming-imingi uang besar oleh Venezuela untuk memimpin tim masuk putaran final pertama kalinya pada Piala Dunia 2018 di Rusia.

Menurut Globo, Dunga kemudian lebih memilih melatih Brasil, ketimbang menerima bonus 5 juta dolar AS jika bisa mengantarkan timnas Venezuela ke putaran final Piala Dunia.

Mantan gelandang Fiorentina dan Stuttgart ini menggantikan pelatih Carlos Alberto Parreira setelah Piala Dunia 2006.  Dia kemudian memimpin Brasil menjuarai Copa America pada 2007 dan Piala Konfederasi 2009.

Namun CBF memecatnya setelah Brasil tersisih pada perempat final Piala Dunia 2010 dari Belanda.

Dunga digantikan Mano Menezes tetapi kemudian digantikan kembali oleh Scolari yang ternyata tak bisa mengulang sukses Piala Dunia 2002 kendati sukses menjuarai Piala Konfederasi tahun lalu.

Dunga kini mengikuti jejak Parreira dan Scolari untuk menjadi pelatih Selecao kedua kalinya.

Pada era pertamanya, dia mencatat rekor 42 kali menang pada 60 pertandingan, di samping 12 seri dan enam kalah.

Striker Hulk mengatakan dia berharap Brasil setia dilatih oleh pelatih dari negeri sendiri, sembari memuji Scolari.

“‘Felipao membuat sejarah bersama Selecao. Dia telah sekali menjuarai Piala Dunia, sekali Piala Konfederasi. Tapi sayangnya dia tak bisa memenangkan gelar keenam,” kata penyerang yang bermain di klub Rusia itu.

“Saya berharap penggantinya adalah orang Brasil. Saya melihat Jerman, yang menjuarai trofi ini, Italia, Argentina, Brasil selalu ditangani pelatih negeri sendiri. Saya berharap itu berlanjut.”

Johnson Buka Peluang berangkat ke Piala Dunia 2014 Brasil.

Fulham v Sunderland - Premier LeagueNovember lalu, Adam Johnson mengaku telah menyerah tidak berangkat ke Piala Dunia 2014 Brasil. Namun, semangatnya bangkit lagi sebulan terakhir. Ia menjelma jadi bagian penting kebangkitan Sunderland musim ini. Tujuh gol diciptakanya dalam tujuh pertandingan. Pelatih Inggris, Roy Hodgson, pun kembali meliriknya.

Kabarnya Hodgson berencana menyaksikan langsung permainan Johnson saat “The Black Cats” menjamu Hull City di Stadium of Light dalam lanjutan Liga Primer, Sabtu (8/2).  Penampilan apik Johnson sangat tepat lantaran Inggris harus kehilangan gelandang lincah Arsenal, Theo Walcott, yang dipastikan absen di Piala Dunia.

Memang, Hodgson masih punya Alex Oxlade-Chamberlain. Namun, pelatih 66 tahun itu masih ingin mencari alternatif lain. “Dua bulan lalu saya sudah menyerah tentang kemungkinan bisa tampil di Piala Dunia bersama timnas Inggris. Tetapi, sekarang, mungkin masih ada peluang untuk saya,” ujar Johnson, semringah

Pemain Timnas Indonesia Melawan Liverpool Digelar 20 Juli 2013

timnas-indonesia-belanda-skuat-20131

Pemain Timnas Indonesia rencananya akan meladeni Klub Liga Inggris, Liverpool FC. Jika tidak ada perubahan laga ini akan digelar di Gelora Bung Karno Jakarta pada 20 Juli 2013.

Hal itu diungkapkan Matthew Baxter yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Media Liverpool FC.

Dalam konfirmasinya Matthew Baxter menjelaskan jika Liverpool sangat antusias untuk datang dan bertanding ke Indonesia. Hal itu dikarenakan mereka memiliki jumlah fans yang cukup besar disini.

“Liverpool FC memiliki banyak supporter di Indonesia,” tegas Matthew Baxter, Selasa (25/6/2013).

Kedatangan Liverpool FC merupakan bagian dari Tur Pra Musim 2013. Selain Indonesia, mereka juga akan bertandang ke Melbourne Australia pada 24 Juli dan Bangkok Thailand pada 28 Juli.

Sementara itu Robbie Fowler yang juga menjadi duta Liverpool FC, mengatakan kehadiran mereka bukan hanya untuk bertanding akan tetapi juga berbagi ilmu tentang sepak bola.

“Kami mencoba membantu dengan berbagi ilmu tentang sepak bola kepada komunitas sepak bola, sekolah sepak bola, dan tentunya fans Liverpool” ungkap Fowler yang juga pemain legendaris Liverpool.

Jika tidak ada perubahan Liverpool akan memboyong pemain-pemain utama mereka seperti Luis Suarez, Steven Gerrard, Daniel Agger, Philippe Coutinho, Martin Skrtel, Pepe Reina, dan Daniel Sturdidge.

Sedangkan pemain Timnas Indonesia rencananya akan diberinama Indonesia XI. Tim ini kelak akan memadukan pemain-pemain senior dan Tim U-23.

Daftar Pemain Skuat Indonesia Untuk Hadapi Belanda

tim nasional squad vs belanda

BTN telah mengumumkan 21 pemain Timnas Indonesia untuk menghadapi tim nasional Belanda dalam laga ujicoba di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta pada 7 Juni 2013 mendatang. Namun, ternyata ada beberapa pemain berstatus bintang yang tidak disertakan dalam skuat Timnas Indonesia kali ini.

Di posisi kiper, BTN  menyingkirkan Endra Prasetya (Persebaya 1927) dan Samsidar (Mitra Kukar) serta lebih memilih Andritany Ardhiyasa (Persija Jakarta) untuk melengkapi Kurnia Meiga (Arema Indonesia) dan I Made Wirawan (Persib Bandung).

Untuk barisan pertahanan, secara mengejutkan Supardi yang kerap tampil apik di posisi bek kanan bersama Persib Bandung tidak turut dipanggil. Posisi bek kanan timnas akan diperebutkan oleh Zulkifli Sukur (Mitra Kukar), Raphael Maitimo (Mitra Kukar), dan Hengki Ardiles (Semen Padang).

BTN juga tidak memanggil Diego Michiels (Sriwijaya FC) dan Nopendi (Persiba Bantul) yang sebelumnya kerap beroperasi di sisi kiri pertahanan Tim Nasional Indonesia.      Sebagai gantinya, pemain debutan Ruben Sanadi (Persipura) akan bersaing dengan Tony Sucipto (Persib Bandung) untuk memperoleh posisi bek kiri tim Garuda yang juga bisa diperankan oleh Raphael Maitimo maupun Hengki Ardilles.

Hamka Hamzah yang tampil trengginas saat Timnas Indonesia menghadapi Arab Saudi kali ini juga tersingkir, begitu pula dengan Wahyu Wijiastanto (Semen Padang) dan Abdul Rahman (Sriwijaya FC) . Posisi bek tengah tim Merah-Putih akan diisi oleh Ricardo Salampesy (Persipura), M. Roby (Persisam Samarinda), dan Victor Igbonefo (Arema Indonesia).

Di lini tengah, BTN membuat kejutan dengan tidak menyertakan nama-nama bintang seperti para gelandang top Persib yaitu Firman Utina, M. Ridwan, Atep, dan Hariono, kemudian Ponaryo Astaman (Sriwijaya FC), Okto Maniani (Barito Putera), bahkan pemain naturalisasi Stefano Lilipaly (Almere City/Belanda).

BTN justru memberi tempat kepada gelandang baru yakni Ahmad Jupriyanto (Sriwijaya FC) untuk bersaing bersama Imanuel Wanggai (Persipura), Hendro Siswanto (Arema Indonesia), dan Ahmad Bustomi (Mitra Kukar). Selain itu, gelandang serang Semen Padang, Vendri Mofu, kembali masuk ke skuat Timnas Indonesia.

Untuk sektor penyerangan, BTN mempercayakannya kepada Greg Nwokolo (Arema Indonesia), Boaz Solossa dan Ian Louis Kabes (Persipura), Andik Vermansyah (Persebaya 1927), serta Sergio van Dijk (Persib).

Adapun para striker beken semisal Irfan Bachdim (Chonburi FC/Thailand), Christian Gonzales (Arema Indonesia), Ferinando Pahabol dan Patrich Wanggai (Persipura), Titus Bonai dan Yosua Pahabol (Semen Padang), Ferdinand Sinaga (Persisam), Tantan (Sriwijaya FC), Samsul Arif (Persela), serta Jhonny van Beukering (Presikhaaf/Belanda), terpaksa gigit jari karena tidak dipanggil ke Timnas Indonesia.

Berikut ini adalah 21 pemain Timnas Indonesia yang akan menghadapi Belanda:

Kiper: Kurnia Meiga (Arema Indonesia), Andritany Ardiyasa (Persija Jakarta), I Made Wirawan (Persib Bandung)

Belakang: Hengki Ardiles (Semen Padang), Zulkifli Sukur (Mitra Kukar), Ricardo Salampesy (Persipura Jayapura), M. Roby (Persisam Samarinda), Victor Igbonefo (Arema), Raphael Maitimo (Mitra Kukar), Tony Sucipto (Persib), Ruben Sanadi (Persipura)

Tengah: Imanuel Wanggai (Persipura), Hendro Siswanto (Arema Indonesia), Ahmad Bustomi (Mitra Kukar), Vendri Mofu (Semen Padang), Ahmad Jupriyanto (Sriwijaya FC),

Depan: Boaz Solossa (Persipura), Ian Louis Kabes (Persipura), Andik Vermansyah (Persebaya 1927), Sergio van Dijk (Persib), Greg Nwokolo (Arema Indonesia)

Timnas Indonesia U-14 Siap Tempur di Myanmar

u-14

Timnas Indonesia U-14 saat ini telah berada di Myanmar untuk melakoni babak Kualifikasi AFC Cup U-14. Pelatih Timnas Indonesia U-14, Mundari Karya, menyatakan bahwa skuat asuhannya sudah siap tempur di Myanmar. Meskipun dengan persiapan yang mepet, namun Timnas Indonesia U-14 akan berusaha melakukan yang terbaik demi mengharumkan nama bangsa.

“Persiapan kita selama 10 hari, saya kira sudah cukup. Anak-anak sudah mulai bisa bersatu sebagai tim dan mereka siap bertanding,” ujar Mundari Karya di Jakarta sebelum bertolak ke Myanmar, Minggu (27/5/2013).

“Tentunya kalau kami berhasil selain bisa mengharumkan nama bangsa, ke depannya pembinaan usia muda akan lebih bergairah lagi,” harap Mundari Karya.

Waktu yang tersedia bagi Mundari untuk membentuk skuat Timnas Indonesia U-14 memang sangat minim. Bahkan, PSSI dan BTN sempat tidak ingin mengirimkan Timnas Indonesia U-14 ke Myanmar dengan alasan persiapan yang mepet. Namun, atas desakan sejumlah pihak, tim Garuda Belia akhirnya tetap diberangkatkan.

Timnas Indonesia U-14 tergabung di Grup F dalam Kualifikasi AFC Cup U-14 bersama Singapura, Thailand, Bangladesh, Kamboja, dan Laos. Di Myanmar nanti, Timnas Indonesia U-14 akan menghadapi Thailand pada laga pertama yang digelar tanggal 28 Mei 2013, selanjutnya bertemu Kamboja sehari kemudian.

Tanggal 31 Mei 2013, anak-anak asuh Mundari Karya akan meladeni Singapura. Sedangkan Laos menjadi lawan keempat Timnas Indonesia U-14 di laga yang dihelat tanggal 2 Juni 2013. Terakhir, tanggal 3 Juni 2013, Indonesia akan berhadapan dengan Bangladesh.

Mundari Karya merasa optimis mampu lolos dari fase grup kendati harus menghadapi lawan-lawan berat seperti Singapura dan Thailand. Eks pelatih PSPS Pekanbaru tersebut yakin anak-anak asuhnya mampu mengatasi perlawanan dari lawan-lawan mereka di Grup F.

“Kalau melihat kemampuan anak-anak, saya yakin mereka bisa lolos ke babak selanjutnya walaupun saya akui mereka harus berjuang keras mencapainya,” kata Mundari Karya.

“Insya Allah kita bisa lolos. Peluang kita sendiri sangat terbuka kalu melihat kemampuan anak-anak. Mohon doanya saja, biar kami bisa maksimal dan bisa mencapai target yang diinginkan,” lanjutnya.