Tag Archives: spanyol

Luis Aragones Meninggal Dunia

Russia v Spain - Euro 2008 Semi Final

Kabar duka bagi sepak bola dunia. Luis Aragones, pelatih yang membawa Spanyol menjadi juara Euro 2008, meninggal dunia pada Sabtu (1/2) pagi waktu Spanyol, di salah satu klinik di Madrid.

Aragones meninggal dalam usia 75 tahun setelah menderita beberapa penyakit yang serius. Hal itu dikonfirmasi oleh Dr. Pedro Guillen melalui stasiun radio nasional milik Spanyol.

Aragones yang lahir pada 28 Juli 1938 merupakan sosok yang lekat dengan Atletico Madrid. Bersama klub itu, Aragones menyumbang 3 gelar La Liga saat menjadi pemain dan satu gelar saat menjadi pelatih.

Sementara bersama timnas Spanyol, Aragones melatih pada periode 2004 hingga 2008 dengan diakhiri gelar juara Euro 2008 yang kala itu diselenggarakan di Austria dan Swiss.

Jabatan terakhir yang diemban Aragones adalah pelatih klub Turki, Fenerbahce, pada musim 2008-09. Sejak meninggalkan kursi pelatih Fenerbahce, Aragones tak lagi berurusan dengan sepak bola hingga meninggal dunia hari ini.

Sedangkan Menurut Benitez, meninggalnya Aragones merupakan kehilangan besar bagi dunia sepak bola.

Pelatih yang membawa La Furia Roja menyabet gelar Euro 2008 itu menghembuskan nafas terakhirnya pada umur 75 tahun.  Ajal menjemput Aragones setelah dirinya menderita komplikasi penyakit sejak lama.

“Saya baru menerima kabar menyedihkan tentang meninggalnya Luis Aragones pagi ini di Madrid,” tutur Benitez, seperti yang dituliskannya dalam situs resminya.

“Duka cita mendalam saya sampaikan untuk keluarga, teman-teman, kolega, dan fans.  Beristirahatlah dengan tenang, ‘wise man of Hortaleza,” lanjut pernyataan tersebut.

Menurut Benitez, Aragones merupakan salah satu sosok penting dalam dunia sepak bola. “Baik sebagai pemain dan pelatih, dia adalah sosok hebat, legenda sepak bola. Dia adalah panutan dari banyak pemain dan pelatih di berbagai generasi,” tutupnya

Del Bosque perpanjang kontrak bersama Spanyol hingga 2016

131115153839_vicente_del_bosque_512x288_allsport

 

Pelatih Timnas Spanyol, Vicente del Bosque, sudah menandatangani kontrak baru bersama juara dunia itu 2016.

 

Pria berusia 62 tahun itu sebelumnya mengasuh Real Madrid dan klub Turki, Beksitas, sebelum dipilih menjadi pelatih utama Timnas Spanyol pada tahun 2008.

 

Dia menggantikan Luis Aragones yang mengundurkan diri setelah Spanyol meraih Piala Eropa 2008.

 

Di bawah asuhannya, Spanyol meraih Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2012.

 

Spanyol berpeluang untuk menambah satu gelar lagi, Piala Konfederasi tahun ini, namun kalah 0-3 dalam final dari tuan rumah Brasil.

 

Kekalahan itu merupakan yang keenam bagi Spanyol dari 82 pertandingan di bawah Del Bosque dengan 67 di antaranya mencatat kemenangan.

 

Timnas Spanyol sudah lolos ke Piala Dunia Brasil 2014 dan beberapa pihak menantikan apakah final Piala Konfederasi akan terulang lagi.

 

Dengan perpanjangan kontrak hinggal 2016, maka del Bosque akan memimpin Spanyol dalam babak penyisihan untuk Piala Eropa 2016 di Prancis.

 

“Saya kukuhkan bahwa saya sudah memperbaharui kontrak hingga 2016,” tuturnya kepada para wartawan di Malabo, ibukota Equatorial Gini.

 

Spanyol akan menghadapi tim Equatorial Gini dalam pertandingan persahabatan, Sabtu 16 November.

 

 

 

 

 

 

Diego Costa akan Bermain Untuk Mewakili Spanyol

322627_heroa

Pemain Brasil ini akan  bermain untuk Spanyol Dibawah pelatih Vicente del Bosque di Piala Dunia berikutnya setelah tampil mengesankan bersama  Atletico Madrid.  Diego Costa telah mengkonfirmasi bahwa ia ingin beralih kesetiaan internasional dari Brasil ke Spanyol .

Striker Brasil kelahiran , yang awalnya ditandatangani untuk Rojiblancos pada tahun 2007 , telah diberikan kewarganegaraan Spanyol , yang memberikan hak dia untuk beralih ke la Roja , karena tidak pernah mewakili Selecao di tingkat manapun .

Menurut Federasi Sepakbola Spanyol [ RFEF ] Costa telah disepakati secara lisan untuk bergabung dengan juara Dunia untuk internasional di masa depan . Namun, Diego Costa  24 tahun tidak akan memenuhi syarat untuk seleksi pada  kualifikasi Piala Dunia mendatang negara itu dengan Belarus dan Georgia karena masalah birokrasi .

Pernyataan itu berbunyi: ” Diego Costa ingin bermain untuk tim nasional Spanyol , meskipun birokrasi menghambat untuk saat ini .

” Pemain Atletico Madrid Diego Costa tidak dapat dipilih besok oleh manajer Vicente del Bosque untuk pertandingan mendatang melawan Belarusia dan Georgia sebagai FIFA telah meminta dokumen tambahan , yang telah dilakukan, meskipun pemain telah secara lisan menyatakan kepada pelatih Spanyol keinginannya untuk bermain untuk tim nasional di masa depan . “

PERINGKAT FIFA : Spanyol Tetap Teratas, Brasil Naik 13 Tingkat

04Brazil-370x221

Keberhasilan Brasil menjuarai Piala Konfederasi 2013 membuat peringkat FIFA mereka terkatrol ke posisi kesembilan. Spanyol, yang dikalahkan Brasil di final Piala Konfederasi, masih bercokol di urutan teratas.

Berdasarkan peringkat terbaru yang dikeluarkan oleh FIFA, Brasil kini menempati urutan kesembilan dengan total 1.095 poin. Mereka naik 13 tingkat setelah bulan lalu terpuruk di posisi ke-22.

Sementara itu, Spanyol belum tergusur dari posisi teratas. La Furia Roja mengumpulkan 1.532 poin. Di bawah Spanyol ada Jerman dengan 1.273 poin. Kolombia naik empat tingkat ke posisi ketiga, sementara Argentina turun ke posisi keempat.

Penurunan peringkat juga dialami oleh Inggris. The Three Lions turun enam strip ke posisi ke-15.

Bagaimana dengan Indonesia? Tim ‘Merah-Putih’ naik dua tingkat ke posisi ke-168 dengan koleksi 112 poin. Di antara negara-negara Asia Tenggara, Indonesia masih di bawah Thailand (138), Filipina (144), Vietnam (145), Singapura (156), Malaysia (159), dan Myanmar (163).

Fernando Torres: Kami Tak Punya Misi Balas Dendam Pada Brazil

Torres

Rekor 29 pertandingan tak terkalahkan yang sebelumnya dimiliki Spanyol harus berakhir saat mereka bermain di Stadion Maracana. Apalagi pecahnya rekor tersebut dialami dengan tidak mengenakkan karena mereka dibantai 3-0 oleh Brazil di Final Piala Konfederasi 2013. Namun bagi Fernando Torres, tak ada alasan bagi timnya untuk mengusung misi balas dendam andai ada kesempatan bertemu dengan Brazil di Piala Dunia 2014 nanti.

Spanyol harus kebobolan di menit kedua masing-masing babak lewat Fred. Kemelut di depan gawang Iker Casillas dimanfaatkan dengan betul oleh Fred untuk membuat Brazil unggul di menit kedua. Dan hal itu lah yang dinilai Torres sebagai titik kehancuran timnya.

“Kuncinya adalah kami kebobolan di menit kedua. Dari situ, jelas kami harus mengubah strategi bermain. Kami gagal beradaptasi dengan situasi saat ini dan kami serasa kehilangan akal,” ujar peraih gelar top skor Piala Konfederasi 2013 itu.

“Kami tidak tahu apakah harus menekan mereka atau menahan bola terlebih dulu. Kami benar-benar kacau saat itu. Semua bertambah buruk saat Neymar mencetak gol saat babak pertama akan selesai.”

Torres juga menyesalkan anggapan banyak pihak bahwa Spanyol adalah tim digdaya, tim yang harus memenangi semua turnamen yang diikuti.

“Semua orang berpikir Spanyol harus memenangi pertandingan dan mencapai setiap final. Tapi itu tidak mudah. Kami selalu berusaha mewujudkannya namun terkadang memang sulit. Kami tidak bisa selalu meraih kemenangan.”

Harapan dan target besar pun diusung Torres bersama La Furia Roja di Piala Dunia 2014 nanti. Andai lolos dan kembali ke Brazil lagi tahun depan, Torres berujar bahwa mereka tidak akan membawa misi balas dendam pada Brazil. Spanyol akan berjuang untuk diri mereka sendiri.

“Selalu ada kesempatan lagi dalam sepakbola. Satu tahun dari sekarang, kami berharap bisa kembali kesini dan mendapat kesempatan bermain di final lagi. Bukan untuk balas dendam pada Brazil, tapi untuk demi diri kami sendiri.”