Tag Archives: Rudi Garcia

Roma Lanjutkan Perburuan Pemain

as roma

Pelatih AS Roma Rudi Garcia mengakui bahwa timnya masih membutuhkan tambahan pemain untuk menjaga persaingan di Serie A musim depan. Pemain yang dibutuhkan Garcia adalah pemain belakang.

Menanggapi tuntutan Garcia, Direktur Olahraga Walter Sabatini tengah membidik Davide Astori. Namun tidak mudah untuk memboyong bek tengah Genoa tersebut. Pasalnya, selain Roma, Lazio juga tengah membidik Astori.

“Kami tahu bahwa kami membutuhkan bek tengah. Sabatini sedangan mengusahakan hal ini. Kami butuh orang yang tepat dan lebih bagus dari yang kami miliki saat ini” tegas Garcia.

“Oleh sebab itu saya telah membawa banyak pemain muda untuk mengetahui apakah ada salah satu diantara mereka yang mampu membantu kami musim ini,” sambungnya.

Guna menghadapi musim depan, Roma telah mendatangkan sejumlah pemain. Diantaranya adalah Seydou Keita, Juan Iturbe, Ashley Cole dan Urby Emanuelson.

Totti Kembali Perkuat Roma Lawan Fiorentina

tottiPenyerang veteran sekaligus kapten AS Roma, Francesco Totti, siap kembali memperkuat timnya saat menjamu Fiorentina dalam laga Seri A Liga Italia, di Stadion Olimpico, Minggu, 8 Desember 2013. Musim ini Totti telah absen sebanyak enam pertandingan karena cedera hamstring.

Kemungkinan bisa bermainnya Totti setelah dia mengikuti sesi pelatihan pada Sabtu sore waktu setempat, hingga selesai. Pelatih Rudi Garcia telah mencantumkan nama Totti ke dalam daftar pemain yang akan bermain melawan Fiorentina besok.

Sayangnya, bek kiri Federico Balzaretti masih belum bisa bermain karena belum 100 persen fit. Sebagai gantinya Garcia kemungkinan besar akan kembali memainkan Dodo di sektor kiri.

Di kubu tim tamu, Fiorentina sudah kembali bisa memainkan David Pizarro and Manuel Pasqual. Kedua pemain tersebut sempat absen dalam laga terakhir melawan Hellas Verona karena sedikit mengalami gangguan.

Namun, Fiorentina masih belum bisa memainkan penyerang baru mereka Mario Gomez. Pemain asal Jerman menderita cedera ligamen sejak laga melawan Cagliari, pada pertengahan September 2013. Artinya, laga melawan Roma akan menjadi yang ke-12 tanpa kehadiran Gomez.

Roma saat ini masih berada di posisi kedua dengan 34 poin dari 14 pertandingan, selisih enam poin dari pemimpin klasemen Juventus. Adapun Fiorentina di peringkat kelima dengan 27 poin.

Parma vs AS Roma 1-3: Hasil Liga Italia 2013/2014

AC Siena v AS Roma  - Serie A

Hasil positif diraih AS Roma dalam lawatannya ke kandang Parma. Bertanding di Stadio Ennio Tardini, Serigala Ibukota membawa pulang poin penuh lewat gol FLorenzi, Totti dan Strootman. Hasil akhir Parma vs AS Roma berkesudahan dengan skor 1-3.

AS Roma bermain konsisten sejak pekan perdana Serie A. Dari tiga pertandingan yang sudah digelar, anak asuhan Rudi Garcia selalu mengakhirinya dengan tiga angka. Dalam pertandingan di kandang Parma dini hari tadi, Rudi Garcia menurunkan Alessandro Florenzi, Francesco Totti dan Adem Ljajic di barisan depan. Di belakang ketiga pemain tersebut, De Rossi, Pjanic dan Strootman menopang lini tengah tim ibu kota.

Namun formasi 4-3-3 yang diterapkan Rudi Garcia tidak serta merta membuat klubnya unggul cepat. Sebaliknya, tim tuan rumah sempat membuka asa ketika pertandingan berjalan 39 menit. Adalah Jonathan Biabiany yang sukses mencetak gol pasca memanfaatkan umpan Matti Cassani.

Tidak mau tertinggal dalam waktu yang lama, AS Roma segera bangkit. Pemain muda Italia, Alesssandro Florenzi mengkonversi umpan Pjanic menjadi gol untuk AS Roma. 1-1 skor imbang untuk kedua tim.

Pada menit ke-70′, giliran pemain veteran Italia yang mencatatkan namanya di papan skor. Fancesco Totti membawa AS Roma di atas langit lewat golnya pasca memanfaatkan kecerdikan Strootman. Tidak mau hanya menjadi penyuplai bola, Strootman turut mencetak gol pada menit ke-85 lewat titik putih.

Dengan kemenangan ini, AS Roma mengantungi sembilan poin dan terus membuntuti Napoli yang berada di urutan pertama.

AS Roma Kalahkan AC Milan dalam Perebutan Adem Ljajic

adem-130825b

Dibanding AS Roma, AC Milan terlebih dahulu dikaitkan dengan Adem Ljajic. I Rossoneri ingin merekrut pemain itu dari Fiorentina, namun kenyataannya AS Roma mengejutkan bursa transfer Liga Italia dengan melakukan perekrutan besar untuk nama Adem Ljajic.

Serigala ibu kota boleh diterpa isu kepergian Erik Lamela ke Tottenham Hotspur. Namun seperti yang dikatakan oleh Rudi Garcia, manajemen klub tengah berusaha keras memberikan sang pelatih skuat yang kompetitif. Entah ada kaitannya dengan persiapan kepergian Lamela ke Spurs atau tidak, yang pasti kini Giallorossi telah mendapatkan suntikan baru di sektor lini depan.

Ljajic pindah ke AS Roma dengan sebuah kesepakatan senilai 11 juta Euro dengan tambahan bonus sebagaimana dilansir GianlucaDiMarzio.com. Masuknya Ljajic adalah bisnis besar Roma di bursa transfer musim panas ini. Ljajic yang masih berusia 21 tahun akan menjadi investasi jangka panjang Serigala Ibu Kota. Terlebih Ljajic mempunyai posisi lapangan yang sangat fleksibel.

Lucas Carreras yang berdiri selaku penulis di situs RantSports.com menggambarkan fleksibelitas Ljajic sebagai berikut:

Ia mampu beroperasi sebagai striker atau ditarik ke belakang sebagai seorang gelandang serang. Jika Roma memilih formasi 4-3-1-2, Ljajic akan bermain di depan dengan Marco Borriello sementara Francesco Totti berdiri sebagai trequartista. Sementara jika Rudi Garcia memilih memainkan 4-3-3, Ljajic mampu beroperasi di sebelah kiri.

Di bawah penanganan Vicenzo Montella, ia mencetak 11 gol dari 28 pertandingan Serie A musim 2012-13.

Target Rudi Garcia Setelah Resmi Melatih Roma

Rudi Garcia

Allenatore baru AS Roma, Rudi Garcia bangga bisa mendapat kepercayaan melatih salah satu tim raksasa di Serie-A. Garcia diperkenalkan sebagai pelatih baru Roma di New York, Amerika Serikat, tempat Presiden Roma, James Pallotta berkantor.

Resmi menukangi Roma, pertama-tama dia menyampaikan terima kasih atas dukungan besar seluruh manajemen Lille selama bekerja di sana. Di mata Rudi, Lille merupakan batu loncatan untuk mengembangkan karier kepelatihannya.

“Lille memberi saya banyak kemungkinan untuk meraih trofi sebagai pelatih,” kata Rudi dilansir dari Football Italia.

Rudi merasa tertantang melatih tim Ibukota itu. Tujuan utama Rudi mengembalikan status Roma sebagai salah satu tim yang patut diperhitungan sekaligus menembus jajaran tim papan atas musim 2013-14 nanti. Lebih dari itu, Rudi akan membawa Roma kembali berkompetisi di Eropa.

Dia meminta diberi banyak waktu dan kesempatan dari manajemen selama melatih Roma. Menurut dia, proses menuju kemenangan lebih penting dibanding sekadar hasil akhir.”Saya telah menghabiskan waktu selama lima tahun di Lille. Karena itu, saya menaruh harapan bisa melatih lama di sini,” ujar juru taktik 49 tahun itu.

Mengenai gaya yang bakal diterapkan di Roma, Rudi menjanjikan permainan menyerang.”Saya memiliki filosofi sepak bola menyerang. Tanpa melupakan sektor pertahanan. Sebab, untuk meraih kemenangan, dua aspek itu harus seimbang,’

Tidak lupa, Rudi meminta dukungan penuh dari fans Roma–yang terkenal kritis–dalam menilai kinerja pelatih. Musim ini 2012-13, Roma telah mengganti pelatih sebanyak dua kali. Meski demikian, Rudi tidak gentar. Dia berjanji akan memberikan hasil terbaik untuk suporter. Dia  tahu mengenai kultur ‘Serigala Ibukota’.

“Semua orang berbicara mengenai Roma kepada saya. Tapi sekarang, saya harus  ke Trigoria (tempat latihan Roma) untuk menemui semua pemain secara pribadi. Itu sangat penting,” ujar dia menambahkan.