Tag Archives: robben

Ribery: Robben Sudah Tidak Egois

rooben 2

Pemain Bayern Munich, Arjen Robben kerap dicap sebagai pemain yang egois dalam setiap permainannya. Namun, Frank Ribery menilai bahwa rekan setimnya tersebut telah mengalami perubahan dan sudah bermain sebagai tim.

Robben memang kerap dikritik oleh beberapa pihak karena terlalu individualis, hingga dirinya dikabarkan tak masuk dalam rencana pelatih anyar Bayern, Josep Guardiola. Pasalnya, mantan pelatih Barcelona tersebut tak menyukai tipe pemain seperti itu.

Akan tetapi, Ribery melihat bahwa pemain asal Belanda tersebut telah berubah. Terlihat, Robben tampil sangat apik pada musim ini hingga berhasil membawa The Bavarians meraih trofi Liga Champions lewat satu assist dan golnya di Stadion Wembley.

Robben mengatakan bahwa Bayern telah tampil sebagai satu kesatuan dan bukan tim perorangan. Pemain asal Prancis ini juga melihat bahwa Robben sudah bekerja keras untuk tim hingga meraih treble winners pada musim ini.

“Kami selalu banyak berbincang. Saya berkata, tak penting siapa yang mencetak gol, karena Bayern bukanlah FC Ribery atau FC Robben. Ini soal Bayern dan kami membutuhkan satu sama lain untuk sukses,” ujar Robben, seperti dilansir Goal, Kamis (6/6/2013).

“Musim ini menjadi momen terkuat kami. Kami selalu berperilaku sebagai tim. Robben sudah mengubah gaya bermain dan sekarang dia sudah semakin bekerja keras untuk tim,” sambungnya.

Pada musim ini, Ribery sendiri tampil cukup baik dengan mengemas 11 gol dan 16 assist dari 35 laga. Sementara itu, Robben membukukan 9 gol dengan 7 assist dari 18 kali penampilannya bersama Bayern.

Munchen: Robben Tidak Akan Kemana – Mana

robben 3

Tahun lalu, Bayern Munchen selalu diberitakan bakal menjual Arjen Robben pada bursa transfer musim panas ini. Namun, pihak Munchen kini membantah kabar itu.

Sejak Munchen menunjuk Pep Guardiola sebagai pelatih baru, Robben selalu dikaitkan bergabung dengan Barcelona di musim depan. Selain Barca, pemain asal Belanda itu juga dirumorkan bakal berlabuh ke Juventus dan Galatasaray.

Direktur Olahraga Bayern Munchen, Matthias Sammer menegaskan kalau FC Holywood tidak memiliki rencana untuk menjual Robben pada bursa transfer musim panas. Sammer memastikan pemain berusia 29 tahun itu bakal bertahan di Allianz Arena dan menghormati kontraknya yang berakhir pada Juni 2015.

“Tahun lalu, media-media di Jerman banyak mengabarkan berita tidak benar tentang Robben. Dia selalu diberitakan akan meninggalkan kami. Itu semua omong kosong,” tegas Sammer, dikutip dari Goal.

“Dia masih memiliki sisa kontrak selama dua tahun. Tentu saja dia akan menjadi pemain Bayern di musim depan. Itu sebuah kepastian yang sangat jelas,” dia melanjutkan.

Robben merupakan pahlawan kemenangan Munchen saat menjuarai Liga Champions setelah mengalahkan Borussia Dortmund dengan skor 2-1. Mantan pemain Chelsea dan Real Madrid itu mencetak satu gol dan satu assist.

“Bayern mengucapkan terima kasih kepada Robben karena sudah memberikan gelar Liga Champions. Dia merupakan seorang juara sejati,” Sammer mengakhiri

Bayern Munchen Juara Liga Champions 2013

dortmund vs menchen 2

Bayern Munchen akhirnya berhasil mengubur mimpi buruk yang menghinggapi mereka dalam dua partai final Liga Champions sebelumnya. Menghadapi Borussia Dortmund, FC Hollywood  mengakhiri perlawanan tim satu negaranya dengan skor tipis 2-1. Arjen Robben menjadi bintang lapangan dengan sebuah gol dan assistnya kepada Mario Mandzukic, sedangkan Dortmund sempat menyamakan kedudukan lewat penalti Ilkay Gundogan.

Die Borussien  langsung menekan sejak menit-menit awal pertandingan. Kedua bek sayap mereka, Lukasz Piszczek dan Marcel Schmelzer bahkan sampai sampai maju hingga area pertahanan Bayern untuk menekan Arjen Robben dan Franck Ribery.

Meski Bayern lebih dominan dalam penguasaan bola, tetapi Dortmund lebih efektif dalam menyerang. Ini terbukti saat laga baru berjalan 15 menit, Marco Reus dkk telah membuat empat tembakan. Sebaliknya, Die Bayern  kesulitan dalam membangun serangan. Mereka terus mengutak-atik bola di daerah sendiri lantaran solidnya zonal marking  yang dibangun Dortmund.

Pelatih Jurgen Klopp menginstruksikan anak asuhnya untuk terus menekan sisi kiri pertahanan Bayern. Berulang kali Jakub Blaszczykowski dan Piszczek melepaskan crossing  berbahaya ke kotak penalti Bayern. Bahkan pada menit ke-14, Robert Lewandowski yang berada di kotak penalti dengan leluasa mengontrol bola hasil crossing  dari Marco Reus. Namun Manuel Neuer kembali menunjukkan kualitasnya sebagai penjaga gawang nomor satu di Jerman dengan menepis tendangan tersebut.

Bayern sempat mendapatkan peluang emas pada menit ke-30. Sebuah operan diagonal dari Thomas Mueller mampu dijangkau oleh Robben yang muncul dari sektor kiri pertahanan Dortmund. Sayang, winger  asal Belanda ini kurang tenang dalam melepaskan tendangan, bola berhasil diblok oleh kiper. Kedudukan 0-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Babak kedua, Bayern seperti bangun dari tidurnya. Mereka bermain dengan gaya aslinya, yakni penguasaan bola yang dominan di area lawan. Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Pada menit ke-60 Ribery melihat Robben lepas dari penjagaan, kemudian melepaskan operan terobosan kepada rekannya tersebut. Usai mengontrol bola, Robben langsung meneruskan bola kepada Mario Mandzukic yang sudah menunggu di mulut gawang. Dengan tenang striker asal Kroasia tersebut menyontek bola, 1-0 Bayern unggul.

Borussia Dortmund v FC Bayern Muenchen - UEFA Champions League Final

Akan tetapi pasukan Dortmund tidak patah arang. Meski terus ditekan, mereka terus mencoba menyerang lewat serangan balik. Percobaan ini terbukti berhasil. Pada menit ke-67, Marco Reus berlari di sisi kiki harus dilanggar dengan keras oleh Dante di kotak penalti. Wasit Nicola Rizzoli langsung menunjuk titik putih. Ilkay Gundogan yang menjadi eksekutor sukses menaklukan Neuer, kedudukan imbang 1-1.

Borussia Dortmund v FC Bayern Muenchen - UEFA Champions League Final

Tiga menit kemudian, Bayern hampir saja kembali memimpin akibat kesalahan komunikasi di lini belakang Dortmund. Thomas Mueller yang melaju kencang melepaskan tendangan keras yang tidak mampu dijangkau Roman Weidenfeller. Beruntung, Neven Subotic masih bisa menghalau bola tersebut sebelum meluncur melewati garis gawang.

Laga yang berlangsung alot ini tampaknya akan berlangsung hingga babak tambahan waktu. Namun petaka bagi Dortmund datang saat pertandingan menyisakan dua menit lagi. Sebuah umpan panjang berbuah berhasil dikontrol oleh Ribery dan diteruskan dengan operan tumit. Robben yang melihat kemelut berhasil melewati barisan pertahanan Dortmund dan kemudian menceploskan bola ke pojok kiri gawang Weidenfeller, 2-1 bagi Bayern.Borussia Dortmund v FC Bayern Muenchen - UEFA Champions League Final

Melihat waktu hanya tersisa sedikit lagi, Klopp memasukkan Julian Schieber dan Nuri Sahin. Sedangkan pelatih Jupp Heynckes memasukkan Luiz Gustavo guna mengamankan keunggulan. Akan tetapi perpanjangan waktu selama tiga menit ternyata tidak cukup bagi Dortmund. Skor 2-1 untuk Bayern bertahan hingga akhir laga. (Jerry)

Susunan Pemain:

Bayern Munchen: Neuer; Lahm, Alaba, Boateng, Dante; Schweinsteiger, Martinez; Robben, Muller, Ribery (Gustavo 90); Mandzukic (Gomez 90).

Borussia Dortmund: Weidenfeller; Piszczek, Schmelzer, Hummels, Subotic; Gundogan, Bender (Sahin 90); Blaszczykowski (Schieber 90), Reus, Grosskreutz; Lewandowski.

 

Robben: Bayern Lapar Akan Gelar Juara Champions

arjen roben

Pemain sayap Bayern Muenchen, Arjen Robben mengatakan bahwa The Bavarians, julukan bagi Bayern, memiliki insentif ekstra untuk kemenangan di Liga Champions melawan Borussia Dortmund, Sabtu 25 Mei 2013 waktu setempat di Wembley Stadium. Robben tidak ingin kekalahan di dua final Liga champions padatahun 2010 dan 2012 terulang.

“Sebagian besar dari kita merasa hilang pada 2010 dan 2012,” kata Robben, seperti dikutip Football 365, Selasa 21 Mei 2013. “Akibat kekalahan itu, tahun ini kami optimistis bisa menang, karena kami lapar akan gelar juara Liga Champions.”

Bayern musim ini telah berhasil menyabet gelar juara Bundesliga dengan selisih 25 point dari Borussia Dortmund yang berada di peringkat ke-2. Akan tetapi, Robben menegaskan skuadnya harus tetap dengan formula kemenangan yang sudah diracik untuk pertandingan final nanti.

“Itu sangat penting, kata pemain asal Belanda ini, seperti Football 365, Selasa 21 Mei 2013 “Ketika kami berada di lapangan dalam beberapa hari mendatang, kami harus melakukan sesuatu yang beda.”

Robben mengklaim bahwa pengalaman yang dimiliki  skuad The Bavarians bisa mengatasi pertandingan final nanti dengan sangat baik. “Kami selalu mempersiapkan tiap pertandingan dengan cara yang biasa kami lakukan.”

Robben berharap, musim ini dia dapat memeluk trofi Liga Champions yang telah dinanti-nantikannya selama berkarir di beberapa klub besar di Eropa. “Aku yakin, kami akan melakukannya dengan baik,” kata Robben.

“Jangan pernah berfikir kita akan kalah,” ujar pemain berusia 29 tahun itu. “Jika kita sudah berfikir tentang kekalahan, maka itu sama saja dengan menyerah sebelum bertanding.”

JELANG FINAL LIGA CHAMPIONS : Robben Berharap Akhiri Kutukan Final

Munich's new soccer player Arjen Robben celebrates during the German Bundesliga first division soccer match against VfL Wolfsburg in Munich

Arjen Robben berambisi mengakhiri kutukan final yang dialaminya dengan membawa Bayern Munich meraih torfi Liga Champions dengan mengalahkan Borussia Dortmund di Stadion Wembley, London, Minggu (26/5/2013) dini hari WIB.

Winger asal Belanda ini mengaku frustasi dengan hasil buruk yang dialaminya saat melakoni partai final. Robben turut merayakan kekecewaan saat Bayern gagal menjuara Liga Champions pada 2010 dan 2012 lalu. Di saat yang bersamaan, Robben juga merasakan kegagalan pada final Piala Dunia 2010 bersama Belanda dan pada final DFB Pokal atau Piala Jerman oleh Dortmund.

Dengan sederet trek rekor buruk di final itu, wajar jika Robben merasa was-was kembali mengulang pengalaman pahit. Meski demikian, pemain 29 tahun ini optimistis mampu mengakhiri kutukan itu dengan mengalahkan Dortmund.

“Beberapa hal harus datang dengan baik bagi saya di beberapa titik final besar… Saya memiliki perasaan yang bagus tentang yang satu ini,”tutur Robben. “Kami harus menjaga bentuk baik kami. Kami penuh keyakinan menjelang perjalanan ke Inggris dan saya benar-benar menantikan pertandingan ini.”

“Setiap orang menyadari bahwa ini adalah kesempatan kami memenangi treble. Kami harus memenangi ‘piala dengan telinga besar’ pertama.”

“Kemenangan kami atas Monchengladbach akhir pekan ini tak akan berarti apa-apa dan kekalahan Dortmund melawan Hoffenheim tak mengatakan apa pun. Final selalu pertandingan yang istimewa, berbeda dengan pertandingan lainnya.”