Tag Archives: QPR

Harry Redknapp Mengijinkan Julio Cesar Keluar

 

images

 

Bos QPR Harry Redknapp bersedia untuk membiarkan kiper Julio Cesar meninggalkan klub dengan status bebas transfer pada bulan Januari.

 

Pemain internasional Brasil pindah ke Loftus Road pada bulan Agustus 2012, tetapi telah jatuh dari nikmat di klub musim ini, dengan Robert Green mengambil alih sebagai Redknapp pilihan no. 1.

 

Dan, dengan Piala Dunia di cakrawala pada akhir musim, Diakuinya 66 tahun ia siap untuk membiarkan Cesar bergabung dengan team lain agar dapat bermain sepak bola tim utama.

“Kami tidak akan berdiri di jalan Julio dan kami tidak meminta biaya untuk dia,” kata Redknapp Fulham Chronicle. “Dia perlu bermain, dan dia bisa bermain di mana saja bagi tim mana pun. Dia hanya belum beruntung. Rob sudah fantastis dan saya tidak bisa membawanya keluar dari tim.

 

“Namun, Julio adalah pria yang baik dan dia perlu bermain segera, sehingga dia bisa bermain di Piala Dunia.”

 

Cesar hanya duduk di bangku cadangan selama kemenangan 5-0 Brasil baru-baru ini atas Honduras, dengan pelatih Luiz Scolari memilih untuk bermain Victor  daripada Julio Cesar

 

Scolari: Cesar bertahan di QPR

oHipLhZKXMSimpang-siur terkait masa depan kiper Julio Cesar masih diselimuti tanda tanya. Kiper Queens Park Rangers (QPR) itu santer dihubungkan ke sejumlah klub Seri A diantara Fiorentina, Napoli dan AS Roma. Namun hingga saat ini, belum ada kepastian lebih lanjut ketertarikan beberapa klub tersebut terhadap Julio Cesar.

Situasi yang belum jelas ini, mengundang perhatian dari pelatih timnas Brasil Felipe Scolari. Walaupun QPR hanya bermain di divisi Championship atau satu kasta dibawah Liga Premier Inggris. Scolari berharap kiper berusia 33 tahun itu, tetap berkomitmen kepada klubnya QPR.

“Julio Cesar dalam situasi yang sulit saat ini. Dia adalah kiper yang kita percaya, kita mengaguminya sebagai pribadi, dan sebagai seorang penjaga gawang. Tapi, ketika jendela di Eropa telah ditutup situasinya akan telah ditetapkan untuk tetap tinggal di klub QPR,”kata Scolari kepada skysports.

“Sejak saat itu dia akan berjuang untuk tempat di tim dan semua itu ada ditangan pelatih untuk memutuskan apakah ia akan menjadi starter atau tidak,” jelasnya.

Mantan kiper Inter Milan itu kembali dipanggil dalam skuad Selecao untuk pertandingan persahabatan melawan timnas Australia dan Portugal bulan depan.

Mantan Pelatih Inggris McClaren ke QPR

steve

Mantan pelatih tim nasional Inggris Steve McClaren bergabung dengan Queens Park Rangers sebagai anggota staf Harry Redknapp, demikian klub Championship itu mengumumkan, Selasa (2/7/2013).

McClaren tidak berkecimpung di sepak bola sejak durasi kerja keduanya di klub Belanda FC Twente berakhir pada Februari.

Namun sekarang McClaren, yang sempat menonjol sebagai asisten mantan pelatih Manchester United Alex Ferguson, akan berupaya membantu Redknapp membawa klub London Barat itu kembali ke Liga Utama Inggris pada upaya pertama mereka menyusul terdegradasinya mereka musim lalu.

Meski ia juga pernah melatih Middlesbrough, Wolfsburg, dan Nottingham Forest, McClaren (52) tetap dikenang di Inggris berkat masa-masa tidak suksesnya di timnas, yang berpuncak pada kegagalan Inggris lolos ke Piala Eropa 2008.

Belakangan ini ia telah dikait-kaitkan dengan posisi pelatih Inggris U-21 menyusul keputusan FA yang tidak menawari perpanjangan kontrak kepada Stuart Pearce, namun meski demikian ia justru mengalihkan pandangan ke Loftus Road.

Redknapp, sosok yang juga sempat digadang-gadang sebagai calon pelatih timnas, gembira dengan kedatangan McClaren.

“Saya gembira karena bisa mendatangkan Steve,” kata Redknapp dalam pernyataan QPR. “Semua orang di permainan ini mengetahui pelatih papan atas seperti apa dia dan ia akan menambahi sesuatu yang berbeda ke grup ini, terlepas dari berapa lama ia akan bersama kami.”

“Ini merupakan musim yang sangat penting bagi kami dan saya ingin melakukan penyegaran di semua sisi, bukan hanya pada sisi para pemain.”

“Saya menginginkan ide-ide baru, opini-opini yang berbeda, dan kepala berpengalaman lainnya untuk menyuarakan idenya. Itulah yang dibawa Steve.”

“Bersama dengan Kevin (Bond) dan Joe (Jordan) saya memiliki staf-staf brilian dan masukan mereka akan begitu penting untuk saya musim ini. Steve merupakan tambahan bagi para staf hebat yang telah saya miliki di sini.”

McClaren menegaskan penunjukan dirinya bukan berarti ia telah membuang ide untuk kembali melatih klub. “Saya senang bisa mengisi posisi yang ditawarkan kepada saya oleh Harry dan QPR,”

Julio Cesar Beri Sinyal Positif Bagi Roma

julio Cesar

Kecemerlangan Julio Cesar bersama Brasil di Piala Konfederasi 2013 menarik perhatian salah satu klub Serie-A, yakni AS Roma. Namun bagi Cesar, saat ini prioritasnya ialah bersama timnas, setelah itu baru ia ingin membicarakan masalah transfer.

Setelah QPR terdegradasi dari Premier League, Cesar mengungkapkan hasratnya untuk hengkang. Kiper internasional Brasil itu ingin terus berkompetisi di level tertinggi.

Salah satu klub yang disebut-sebut akan menjadi pelabuhan baru Cesar adalah Roma. Giallorossi saat ini memang sedang butuh kiper baru setelah menjual Maarten Stekelenburg ke Fulham.

Pada Piala Konfederasi ini, Cesar tampil impresif di bawah mistar gawang Selecao. Di dua laga awal, dirinya bahkan menorehkan cleansheet secara berturut-turut.

“Senang mendengar kabar tersebut. Tapi yang kupikirkan saat ini hanyalah Piala Konfederasi, karena ini merupakan kompetisi yang penting bagiku dan aku memiliki kesempatan untuk berpartisipasi disini,” beber Cesar kepada Sky Sport .

“Ini sangatlah penting, karena jika anda dapat memenangkan sebuah gelar maka anda dapat mengundang minat klub lainnya. Fokusku saat ini adalah trofi tersebut,” lanjutnya.

Eks kiper Inter Milan ini memang sudah ingin hengkang dari Queens Park Rangers setelah dipastikan didegradasi ke divisi Championship. Disinyalir, Cesar ingin kembali bermain bagi klub Serie-A.

QPR vs Newcastle 1-2: Newcastle Dipastikan Aman Dari Degradasi

Penalty-RemyKembalinya dua bek andalan, Mike Williamson dan Fabricio Coloccini, terbukti sukses membawa senyum bagi pasukan Alan Pardew. Dalam pertandingan QPR vs Newcastle United di Loftus Road, Minggu (12/5/2013), Newcastle menang dengan skor 1-2 dan hasil ini membuat mereka dipastikan bertahan di Premier League musim depan.

Meski telah terdegradasi, QPR nyatanya tak bermain setengah hati. Menit keenam, dijatuhkannya Andros Townsend di tepi kotak penalti Newcastle membuat tuan rumah mendapat hadiah tendangan bebas. Namun eksekusi Bobby Zamora masih mengecewakan.
Menit 11, QPR sukses unggul lebih dulu. Pelanggaran Mathieu Debuchy pada David Hoilett di kotak penalti membuat wasit menunjuk titik putih. Loic Remy membawa tuan rumah memimpin 1-0.

Sialnya, beberapa menit kemudian wasit ganti memberikan penalti bagi Newcastle. Jose Bosingwa dianggap menghentikan secara ilegal peluang mencetak gol yang dimiliki Hatem Ben Arfa dan wasit meniup peluit serta menunjuk titik putih. Pemain asal Prancis itu tak membuang kesempatan dan skor berubah menjadi 1-1.

Menit 30, QPR punya peluang untuk unggul lagi. Hoilett mengkreasi peluang dari sisi kiri yang kemudian diteruskan umpan ke depan gawang. Bola disambar Zamora namun masih tepat mengarah ke Rob Elliot, kiper Newcastle.

Lima menit kemudian, Robert Green dan Bosingwa kembali membuat kebodohan yang berakibat fatal. Green berniat memberi umpan pendek pada Bosingwa, namun bola dipotong oleh Jonas Gutierrez yang langsung memberi umpan pada Yoan Gouffran. Dengan mudah, Gouffran menceploskan bola ke gawang yang sudah kosong. 1-2!

Awal babak kedua, Harry Redknapp langsung mengganti Bosingwa dan Stephane Mbia yang bermain sangat buruk. Di sisi lain, keputusan Pardew memainkan Ben Arfa terbukti tepat karena ia bisa menjadi motor serangan Newcastle.

Menit 69, Newcastle berkesempatan melebarkan skor. Lagi-lagi kekonyolan terjadi di lini belakang QPR dalam mengantisipasi situasi umpan pojok. Bola liar disepak oleh Jonas namun ada penyelamatan bagus oleh Green dan bola langsung dibuang oleh Shaun Derry.
Newcastle harus bermain dengan 10 orang di sembilan menit akhir. Elliot yang maju dan mendapat tekanan dari Remy justru memegang bola di luar kotak penalti. Wasit tanpa ampun memberinya kartu kuning kedua yang berarti kartu merah. Pardew lantas mengorbankan Ben Arfa untuk memberi tempat pada kiper cadangan, Steve Harper.

Kegagalan QPR memaksimalkan beberapa peluang di menit akhir membuat pertandingan berakhir dengan skor 1-2 sekaligus memastikan Newcastle tak bisa menemani mereka ke Divisi Championship musim depan.