Tag Archives: Presiden Inter Milan

Thohir Bicara Masa Depan Kovacic di Inter

tohir

Presiden Inter Milan, Erick Thohir, bicara mengenai masa depan pemain muda Nerazzurri, Mateo Kovacic, yang terus dikabarkan akan hengkang.

Kovacic didatangkan Inter Milan bulan Januari lalu dari Dinamo Zagreb dengan nilai transfer 15 juta Euro (229 miliar Rupiah).

Namun, masa depannya di Giuseppe Meazza terus menjadi bahan spekulasi. Kovacic kesulitan menembus skuad utama Inter Milan dan lebih sering tampil sebagai pemain cadangan.

Di bursa transfer musim ini, Kovacic diminati beberapa klub Italia dan Turki. Namun, pemain berusia 20 tahun itu tetap bertahan di Inter Milan.

“Kovacic tak tersentuh, ia tak akan dijual. Ia pemain penting untuk kami dan akan tetap berada di Inter Milan,” ujar Thohir, dikutip dari Football Italia.

Dalam beberapa musim terakhir, Inter tampil jauh di bawah performa terbaiknya. Bahkan, mereka tak mampu menembus posisi tiga besar dan tampil di Liga Champions. Namun, Thohir yakin perubahan yang terjadi dalam tim saat ini akan membuahkan hasil positif di masa depan.

“Prioritas Inter adalah kembali menjadi satu dari 10 klub top dunia. Untuk mewujudkannya, kami harus meningkatkan pendapatan dengan menciptakan hubungan lebih solid dengan fans,” pengusaha Indonesia berusia 44 tahun itu menutup.

Kekalahan dari Roma Jadi Pelajaran buat Inter

165007_620Presiden Inter Milan, Massimo Moratti, memberi masukan kepada timnya terkait kekalahan telak 3-0 dari AS Roma, pada Ahad, 6 Oktober 2013. Moratti berharap hasil minor tersebut jadi pelajaran Inter untuk bangkit kembali meraih kemenangan.

Itu adalah kekalahan pertama Inter di Seri A musim ini. Parahnya lagi, hasil memalukan tersebut terjadi di kandang sendiri, Stadion Giuseppe Meazza. Namun, Moratti tak terlalu menyesali hasil tersebut.

“Kami akan memanfaatkan hasil itu sebagai pelajaran dan bekerja lebih keras lagi,” kata Moratti seperti dilansir Football Italia. “Kekalahan berarti tiga poin lebih sedikit. Pertandingan seperti itu bisa saja berbeda sepenuhnya dari apa yang terjadi.”

Kabarnya, pelatih Walter Mazzarri langsung mengadakan pertemuan dengan skuadnya usai pertandingan. Moratti mengaku tidak tahu tentang hal tersebut, tapi ia yakin pertemuan tersebut adalah hal yang positif bagi timnya.

“Saya tidak memiliki kata-kata untuk pemain karena mereka telah mencoba untuk mencetak gol hingga akhir pertandingan,” ujar Moratti, seperti dilansir tuttomercatoweb. “Mazzarri memiliki kemampuan untuk menemukan kata-kata yang tepat.”

Kini La Beneamata duduk di peringkat keempat klasemen sementara Seri A dengan perolehan 14 poin dari tujuh laga. Di pertandingan selanjutnya, Inter akan menghadapi tim promosi, Torino, pada 21 Oktober mendatang.

Walter Mazzarri Sama Seperti Paul Ince di Inter Milan

walter-mazzarri-sama-seperti-paul-ince-di-inter-milan

Presiden Inter Milan, Massimo Moratti menjunjung tinggi keberadaan Walter Mazzarri bagi timnya. Dari kota Naples menuju Milan, Mazzarri tidak mendapat banyak rintangan untuk memikat hati para fans. Presiden klub pun menganggapnya mempunyai jejak yang sama seperti Paul Ince.

Ketika masih dipegang Andrea Stramaccioni, Inter Milan begitu rekat dengan pelatih satu ini. Usia Stramaccioni yang masih muda, serta potensi yang ada dalam diri pria asal Italia ini, membawa hubungan psikologis yang kuat. Namun pada akhirnya, pelatih muda itu harus memberi ucapan selamat tinggal mengingat prestasi Nerazzurri yang sangat jeblok di musim lalu.

Kini, tidak butuh waktu lama bagi Mazzarri untuk menggulung lembaran Inter bersama Stramaccioni. Kedatangannya yang disambut fans, diikuti masuknya beberapa pemain muda membawa ekspektasi tersendiri bagi publik. Dari dua laga yang sudah dilakoni Inter, kedua-duanya berakhir dengan tripoin.

Di pekan perdana, anak asuhan Mazzarri sukses memulangkan Genoa dengan skot 2-0. Sementara di pekan kedua, ketika skuat Inter harus menalani laga tandang, mereka pun sukses membawa tiga angka penuh hasil dari kemenangan 0-3 atas Catania.

“Kami telah menandatangani banyak pemain muda tapi ini bukan kesalahan. Kami tahu mereka sudah siap,” buka Moratti kepada Inter.it.

“Ketika kami memutuskan pada pendekatan ini, kita membutuhkan orang yang setuju dengan kebijakan dan tahu bagaimana memanfaatkan potensi. Pria itu adalah Mazzarri,” sambungnya.

“Dia telah masuk di hati para fans. Dia memiliki ide-ide yang bagus dan mampu berhubungan dengan klub dan para pemain dengan cara yang sangat menyenangkan. Hal ini sama seperti Paul Ince. Dia hanya bersama kami selama satu setengah tahun, tetapi tetap dalam ingatan karena ia adalah seorang profesional yang hebat.”

Setelah menjalani karir yang panjang bersama Manchester United, Paul Ince akhirnya mencicipi kompetisi Serie A di bawah baju Inter Milan dari tahun