Tag Archives: Piala Euro U – 21

Rusia vs Jerman 1-2: Hasil Piala Eropa U-21

Rusia-vs-Jerman-3-640x360

Tim panser muda berhasil bangkit dari ketertinggalan untuk membawa hasil pertandingan Rusia vs Jerman di ajang Piala Eropa U-21 berakhir dengan skor 1-2. Adalah penalti Sebastian Rudy (’69) yang menentukan skor Jerman vs Rusia, setelah kartu merah Georgi Schennikov (’39). Jerman berhasil duduk di peringkat ketiga sementara Rusia terdampar di dasar klasemen akhir Grup B Euro U-21.

Pertarungan demi mengobati rasa malu. Demikian yang menjadi tajuk laga Rusia vs Jerman . Sama-sama sudah tersingkir oleh Spanyol dan Belanda, keduanya berharap mampu memetik tiga angka penuh sebagai pemulih rasa kecewa.

Jerman yang dua kali kalah tipis dari Belanda  dan Spanyol, tancap gas sejak menit-menit awal. Mereka berhasil memaksa Aleksand Filtsov melakukan penyelamatan penting atas tembakan Patrick Hermann di menit sembilan. Namun, Rusia langsung membalas dengan upaya Maksim Grigoryev selang semenit.

Jerman masih ganas, tapi Rusia yang membuka keunggulan. Menit 22, Alan Dzagoev merobek jala Oliver Baumann. Terjadi kemelut panjang di kotak penalti dan para bek Jerman tampak gagap. Kesempatan dimanfaatkan Dzagoev untuk melakukan umpan satu-dua dengan Shota Bibilov. Dari dalam kotak penalti, koyaklah gawang tim panser muda.

Jerman membalas selang 12 menit. Adalah Patrick Hermann yang kali ini tidak mau menyiakan kesempatan. Blunder besar para bek Rusia yang meremehkan pergerakan Kevin Volland membuat sang penyerang berhasil mengirim umpan silang datar yang diantisipasi dengan baik oleh Hermann. Skor sama kuat, dan Rusia yang kemudian tertimpa bencana.

Bek Georgi Schennikov mendapat kartu merah di menit 39 setelah aksi berbahayanya kepada Tony Jantschke. Bukan sesuatu yang menyenangkan untuk menutup babak pertama dan mengawali babak kedua.

Jerman memasukkan dua pemain sekaligus di awal paruh kedua. Sebastian Rudy dan Sebastian Polter disuntikkan demi menambah daya gedor menghadapi 10 pemain Rusia. Namun kesempatan Hermann (’48) dan Polter (’55) terbuang begitu saja dan skor imbang masih bertahan.

Panser muda akhirnya unggul. Kali ini berawal dari pelanggaran Taras Burlak terhadap Hermann. Sebastian Rudy yang tenang dalam mengeksekusi bola, membuat Jerman berbalik unggul ketika sukses mengecoh Filtsov di menit 69.

Rusia berusaha mengejar ketertinggalan pada menit-menit akhir, terutama melalui aksi Alan Dzagoev. Namun, skor tetap terkunci. Terbobol 8 gol dan tak mendapatkan angka sedikitpun menjadi catatan bagi anak asuh Nikolai Pisarev di turnamen ini.

Rusia: Filtsov, Schennikov, Burlak, Belyaev, Tsallagov, Petrov, Emelyanov (Shatov ’43), Grigoryev (Yakovlev ’49), Bibilov, Dzagoev, Cheryshev (Smolov ’77)

Jerman: Baumann, Jantschke, Thesker, Sobiech, Mustafi, Ginter, Rode (Funk ’70), Holtby (Rudy ’46), Herrmann, Clemens (Polter ’46), Volland

Spanyol vs Belanda 3-0: Hasil Pertandingan Euro U-21 2013

Spanyol-vs-Belanda-3-640x360

Gol Alvaro Morata (’26), Isco (’32), dan Alvaro Vazquez (’90) mengantar Spanyol sukes menjadi juara Grup B Euro U-21. Bermain di Stadion Ha-Mosthafa, Petach Tikva La Rojita memetik hasil pertandingan Spanyol vs Belanda 3-0. Kemenangan ini membuat juara bertahan Euro U-21 akan berhadapan dengan  Norwegia, runner-up Grup A. Sementara Belanda, meladeni Italia.

Bertarung demi memperebutkan gelar juara Grup B, pelatih Julen Lopetegui tampak serius. Ia menurunkan tujuh starter berbeda daripada ketika Spanyo membekap Jerman1 – 0. Termasuk penyerang Alvaro Morata yang dalam dua laga sebelumnya selalu mencetak gol meski senantiasa datang dari bangku cadangan. Sebaliknya, pelatih Cor Pot malah menampilkan starting XI yang sama sekali berbeda kala timnya mengalahkan Rusia 5 – 1.

Spanyol tampil lebih menjanjikan dalam laga ini. Hasilnya, memasuki pertengahan babak pertama, La Rojita sukses mengemas dua gol ke gawang Marco Bizot. Yang pertama, lahir dari siapa lagi kalau bukan Alvaro Morata. Menit 26, berawal dari sebuah umpan terobosan gemilang, bek Belanda membuang bola. Apa mau dikata. Di sana ada Pablo Sarabia yang tidak egois. Bola diumpankan kepada Morata yang tidak mungkin salah lagi mencetak gol dari jarak dekat.

Skor melebar selang enam menit kemudian. Kali ini giliran sang maestro lini tengah Spanyol, Isco yang unjuk gigi. Menerima umpan terobosan cemerlang dari Iker Muniain, gelandang Malaga dengan tenang layaknya striker kelas wahid menyarangkan bola meski Bizot sudah maju untuk menutupi ruang tembaknya.

Belanda bukannya tidak memiliki peluang. Mike Van der Hoorn di menit 30 mengirimkan tembakan yang harus dibendung oleh David De Gea. Namun, secara umum babak pertama dikuasai oleh Spanyol; dan gawang kiper Mancester United masih perawan dalam tiga laga Euro U-21.

Sudah unggul dua gol, membuat Spanyol kemudian melakukan pergantian pemain. Alvaro Vazquez dan Asier Illaramendi dihadirkan untuk tetap membawa sang juara bertahan stabil. Hasilnya, ada momen ketika Vazquez ’65) tak bisa menyarangkan gol ketiga La Rojita.

Tempo pertandingan menurun dan terus menurun. Namun, Spanyol masih bisa menambah sebiji gol lagi melalui Alvaro Vazquez di ujung laga. Genaplah sudah kemenangan La Furia Roja dan pesta mereka menjadi juara grup. Semifinal kini menanti.

Spanyol: De Gea, Nacho, Martínez, Álvaro, Carvajal, Thiago Alcántara (Muniesa ’80), Sarabia, Camacho (Illaramendi ’54), Isco (Vazquez ’62), Morata, Muniain

Belanda: Bizot, Van der Hoorn, Nuytinck, Van Aanholt, Clasie, Leerdam, Fer, Trindade de Vilhena (Maher ’72), Jozefzoon, Hoesen, Depay

Belanda Muda Melaju ke Semifinal Euro U-21

John of the Netherlands celebrates his goal against Russia during their UEFA European Under-21 Championship soccer match at the Teddy Kollek stadium in JerusalemTimnas Belanda U-21 tampaknya masih terlalu tangguh bagi Timnas Rusia U-21. Hal itu tercermin dari hasil yang ditorehkan Oranje muda dengan memenangkan pertandingan dengan skor 5-1.

Bermain di Teddi Malcha Stadium kedua tim sama-sama tampil ngotot. Namun, para pemain Belanda tampil lebih siap dan mampu menguasai pertandingan. Dalam statistik penguasaan bola juga Belanda unggul 67 persen berbanding 33 persen untuk tim Rusia.

Gol-gol Belanda sendiri diciptakan oleh Georgino Wijnaldum, Luuk De Jong, Ola John, Danny Hoesen dan Leroy Fer. Sementara itu, gol balasan Rusia lahir dari kaki Denis Cheryshev.

Jalannya Pertandingan
Babak Pertama
Kedua tim terlihat tampil ngotot sejak peluit kickoff dibunyikan. Namun, skuad Belanda terus mencoba mendikte permainan Rusia untuk mendapatkan peluang emas. Sesekali juga tim Rusia mencoba mencari celah untuk menembus pertahanan Belanda.

Skuad Belanda yang digalang oleh Kevin Strootman dan Wijnaldum memang tampak sangat menikmati permainan. Umpan kaki ke kaki juga tidak jarang diperlihatkan oleh kedua pemain itu.

Memasuki pertengahan babak pertama Belanda terlihat masih kesulitan untuk menembus pertahanan Rusia. Namun, memasuki menit ke-38 Belanda memecahkan kebuntuan melalui Wijanldum, Belanda ungguk 1-0 atas Rusia.

Melihat situasi tertinggal, Oleg Shatov yang diplot sebagai motor serangan klub Rusia melakukan beberapa usaha untuk menciptakan peluang namun masih terbentur dengan pertahanan Belanda yang bermain solid.

Rusia juga terus berusaha menciptakan peluang, kali ini usaha Alan Dzagoev masih mampu digagalkan oleh kiper Belanda, Jeroen Zoet. Sampai turun minum, skor 1-0 untuk keunggulan Belanda masih bertahan.

Babak Kedua
Memasuki interval kedua, Belanda tampil terus menekan dan seakan-akan tidak memberikan Belanda sedikit pun peluang. Melihat terus ditekan, bek kanan Belanda Nikita Chicherin harus diusir wasit karena merebut bola dari belakang. Hal ini membuat Rusia harus bermain dengan sepuluh orang.

Unggul jumlah pemain memang sangat dimanfaatkan oleh Belanda. Alhasil memasuki menit ke-61 Luuk De Jong mampu menambah keunggulan menjadi 2-0.

Keunggulan itu segera dibalas oleh pemain Rusia melalui kaki Denis Cheryshev dan gol itu sedikit membangun asa pemain Rusia untuk mengejar ketinggalan. Setelah gol itu, Rusia terus berusaha mengembangkan pertandingan untuk dapat menciptakan peluang yang baik.

Alih-alih untuk menyamakan skor, Rusia malah harus menerima kenyataan dengan kembali bobol dengan tiga gol tambahan dari skuad Belanda. Ola John, Danny Hoesen dan Leroy Fer silih berganti menciptakan gol dan menegaskan keunggulan Belanda atas Rusia.

Kemenangan ini juga sekaligus membuat Belanda lolos ke babak semifinal. Hasil itu memang mampu diraih setelah sebelumnya menang melawan Jerman.

Susunan Pemain:

Belanda: Zoet, Van Rhijn, De Vrij, Martins Indi, Blind, Strootman/Clasie, Maher/Fer, Van Ginkel, De Jong/Hoesen, John/Depay, Wijnaldum/Fozefzoon

Rusia: Zabolotni, Schennikov, Chicherin, Burlak, Tsallagov, Petrov, Shatov/Bibilov, Dzagoev, Smolov/Panyukov, Yakovlev/Cheryshev

Piala Eropa U-21: Lorenzo Insigne Bisa Main di Semifinal

Lorenzo Insigne

Ketakutan besar sempat menghantui Timnas Italia U-21 saat menghadapi Israel di pertandingan kedua Grup A Piala Eropa U – 21, Minggu (8/6/2013) dini hari WIB. Saat pertandingan memasuki menit 37, Lorenzo Insigne harus digotong keluar lapangan karena mengalami cedera. Untungnya, kekhawatiran itu sirna setelah Insigne dipastikan bisa main lagi di semifinal.

Saat itu, Insigne terlibat perebutan bola dengan Eyal Golasa. Pemain milik Napoli itu lantas terjatuh. Merasa ada yang tak beres, ia pergi ke bangku cadangan Italia dan dirawat oleh tim medis. Raut muka menahan sakit kemudian terlihat pada Insigne. Beberapa saat kemudian, ia digotong keluar dan dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk menjalani scan.

Berita baik bagi Azzurrini, Insigne yang semula diperkirakan mengalami retak pada kaki kirinya ternyata hanya mengalami memar saja. Tim dokter kemudian memperkirakan Insigne sudah bisa bermain lagi di laga semifinal.

“Tes pada Insigne menunjukkan bahwa ia hanya mengalami memar pada tulang kering kaki kirinya. Ia mungkin akan absen di laga berikutnya, namun akan siap saat semifinal,” tulis keterangan resmi dari Napoli.

Andai benar kehilangan Insigne, maka itu akan menjadi kabar buruk bagi Devis Mangia. Maklum saja, Insigne adalah kreator serangan Italia. Ia mencetak gol kemenangan ke gawang Inggris dan saat melawan Israel, ia ikut membidani gol pertama yang dikemas Riccardo Saponara.

Dalam pertandingan itu sendiri Italia akhirnya menang 4 – 0 dan memastikan tiket ke semifinal Euro U-21. Tiga gol lain dicetak oleh Manolo Gabbiadini yang memborong dua gol serta tambahan satu gol dari Alessandro Florenzi. Golasa sendiri pada akhirnya mendapat kartu merah di menit 40 setelah melakukan tekel dengan dua kaki pada Saponara.

Prediksi Skor Piala U-21 Belanda vs Rusia ( 9 Juni 2013)

belanda vs rusia

Belanda bakal berusaha untuk kembali memenangi pertandingan keduanya di Piala Eropa U-21 malam nanti saat bertemu Rusia untuk mengikuti jejak tim Azzurrini ke semifinal. Setelah susah paya mengalahkan tim kuat Jerman di pertandingan pertama, Belanda bekal menghadapi lawan yang relatif lebih enteng, Rusia.

Belanda memiliki komposisi pemain yang sangat merata di semua lini, dan kebanyakan dari  pemain-pemain Belanda U-21 sudah menjadi andalan di timnas senior Belanda. Ada 12 pemain dari skuad Belanda U di Piala Rropa U-21 tahun ini yang pernah memperkuat timnas senior Belanda, yakni Stefan de Vrij, Bruno Martins Indi, Ricardo van Rhijn, Daley Blind, Jordy Clasie, Adam Maher, Kevin Strootman, Georginio Wijnaldum, Ola John, Luuk de Jong, Leroy Fer, dan Marco Van Ginkel. 9 dari 12 pemain tadi telah turun bertanding melawan Jerman.

Sementara Rusia tampil cukup baik walaupun harus kelah 0-1 dari Spanyol di pertandingan pertama. Kali ini Rusia bakal tambah kuat karena sudah diperkuat oleh dua pemain andalan, Alan Dzagoev dan Fyodor Smolov yang absen saat melawan Spanyol karena harus memperkuat timnas senior Rusia melawan Portugal. Fyodor Smolov merupakan pemain yang paling mencetak gol di skuad Rusia U-21 saat ini dengan koleksi 14 gol.

Duel Belanda U-21 vs Rusia U-21 hanya pernah sekali terjadi pada sebuah laga persahabatan yang berlangsung pada Februari 2007 lalu. Pada waktu itu Belanda U-21 menang telak 3-0 atas Rusia U-21 lewat dua gol dari Otman Bakkla dan sebiji gol dari Maceo Rigters.

Prediksi Squad Formasi Dan Susunan Pemain Utama Kedua Tim :

Belanda U21 ( 4-3-3 ) : Jeroen Zoet ( Kiper ), Ricardo van Rhijn ( Bek ), Kelvin Leerdam ( Bek ), Bruno Martins Indi ( Bek ), Daley Blind ( Bek ), Kevin Strootman ( Gelandang ), Adam Maher ( Gelandang ), Luuk de Jong ( Gelandang ), Ola John ( Penyerang ), Georginio Wijnaldum ( Penyerang ), Memphis Depay ( Penyerang ).

Rusia U21 ( 4-4-2 ) : N. Zabolotnyi ( Kiper ), Georgi Schennikov ( Bek ), Nikita Chicherin ( Bek ), Maxim Belyaev ( Bek ), Taras Burlak ( Bek ), Ibragim Tsallagov ( Gelandang ), Sergey Petrov ( Gelandang ), Oleg Shatov ( Gelandang ), Shota Bibilov ( Gelandang ), Pavel Yakovlev ( Penyerang ), Maxim Kanunnikov ( Penyerang ).

Prediksi Skor Belanda vs Rusia : (1 – 0)