Tag Archives: Luis Enrique

“Rekrutan Terbaik Barca, Ya Enrique”

FC Barcelona's coach Enrique sits on the ball during a training session at the Ciutat Esportiva Joan Gamper in Sant Joan Despi

Dari semua perekrutan yang dilakukan Barcelona jelang dimulainya kampanye La Liga musim 2014-2015, penandatanganan Luis Enrique lah yang menurut sang presiden klub, Jose Maria Bartomeu, sebagai penandatanganan paling fantastis.

Enrique diminta pihak manajemen Barcelona untuk menggantikan posisi Gerardo ‘Tata’ Martino yang dipercat lantara tak memberikan satu trofi pun di musim lalu. Sebelumnya, Enrique membesut tim Celta Vigo.

Membela Barcelona sejak tahun 1996 hingga 2004, serta pernah melatih tim Barcelona B di tahun 2008 sampai 2011, dinilai pihak manajemen sudah cukup mumpuni bagi seorang Enrique melatih tim utama Bercelona.

“Luis Enrique telah menjadi penandatanganan kami yang paling penting musim ini. Dia adalah orang pertama yang dikontrak di proyek revolusi kami,” kata Bartomeu, seperti dilansir Soccerway, Selasa (19/8/2014).

“Kami sudah tahu dia sebagai pemain dan juga sebagai pelatih di tim kedua kami. Luis Enrique memberikan kami semangat, kepemimpinan dan pengorbanan juga pekerja keras,” lanjut puji sang presiden.

Bisa dipastikan, selain kehadiran Enrique sebagai pemegang kemudi klub yang membuat Barcelona siap meledak musim ini, beberapa pembelian pemain baru juga akan menjadi faktor pendukung. Nama-nama pemain top seperti Ivan Rakitic, Thomas Vermaelen, Jeremy Mathieu, dan Luis Suarez, sukses digaet klub yang memiliki paham tiki-taka ini.

Enrique Tuntut Deulofeu Tampil Maksimal

2014-08-05T093306Z_1076361858_GM1EA851COS01_RTRMADP_3_SOCCER-SPAIN-e1407621143121-846x475

Pelatih Barcelona Luis Enrique mengkitik penampilan Gerard Deulofeu. Pemain yang musim lalu dipinjamkan ke Everton tersebut dinilai Enrique belum tampil maksimal.

Enrique menuntut pemain muda jebolan La Masia itu untuk mengerahkan kemampuannya dan bersaing untuk mendapatkan posisi di tim. Selain Deulofeu, Enrique juga menuntut pemain Barca lainnya melakukan hal yang sama.

“Saya ingin para pemain saya, termasuk Deulofeu, mendapatkan kesempatan bermain. Saya memberi kesempatan kepada mereka semua untuk berperan bagi klub,” tukas Enrique saat ditanya media terkait sedikitnya waktu bermain yang diterima Deulofeu usai Barcelona meraih kemenangan gemilang atas HJK Helsinki.

“Para pemain saya mengerti semuanya tergantung dari kesungguhan mereka berlatih dan bermain. Dan saya yang akan memutuskan siapa yang pantas diturunkan,” tambahnya.

Deulofeu musim lalu tampil impresif bersama Everton. Selama bermarkas di Goodison Park, Deulofeu tampil sebanyak 25 kali dan menyumbang tiga gol.

Menyusul hengkangnya Alexis Sanchez, Enrique berharap pemain 20 tahun itu bisa mengisi posisi yang ditinggalkan Sanchez dan masuk dalam tim inti Barcelona di musim 2014/15.

Enrique Terus Cari Formasi Barcelona yang Pas

291436_620

Barcelona – Luis Enrique, pelatih baru Barcelona yang menggantikan Gerardo Martino, saat ini masih terus mencari ramuan terbaik untuk timnya. Dalam dua uji coba sebelumnya, yaitu saat mengalahkan Huelva 1-0 dan ditahan Nice 1-1, ia sudah menunjukkan kreativitasnya dengan memperkenalkan formasi baru: 3-2-3-2. Formasi tersebut sudah beberapa kali dicoba dalam latihan.
Penerapan formasi baru itu sudah memunculkan tanggapan positif di kalangan suporter dan pengamat. Langkah Enrique dianggap sebagai angin segar. Sepeninggal Josep Guardiola, permainan Barca yang mengandalkan formasi 4-3-3 dianggap terlalu monoton dan gampang diprediksi lawan. Saat masih bersama Guardiola, Barca mampu bermain dengan banyak formasi, yakni 4-3-3, 3-4-3, 3-3-4, bahkan pernah juga 3-7-0.

Formasi 3-2-3-2 diperkenalkan Enrique untuk mengakomodasi banyaknya pemain dengan kemampuan menyerang yang bagus. Selain itu, formasi tiga bek dipilih karena kurangnya stok pemain bagus pada lini belakang, terutama setelah pensiunnya Carlos Puyol dan semakin menurunnya kemampuan Alves, seperti yang terlihat dalam Piala Dunia 2014, saat dia tergeser oleh Maicon yang sudah berumur.

Dalam skema baru ini, Suarez akan diplot untuk diduetkan dengan Neymar pada lini depan. Messi berada di belakang keduanya, seperti peran dia dalam timnas Argentina. Di sisi kanan dan kiri bintang Argentina ini ada Andres Iniesta dan Rakitic. Posisi dua gelandang diisi oleh Sergio Busquets dan Mascherano. Adapun lini belakang bakal diisi oleh Jeremy Mathieu, Gerard Pique serta Marc Bartra atau Jordi Alba.

Marca melaporkan formasi baru itu mengutamakan fleksibilitas. “Tiga bek akan memungkinkan pemain sayap membantu serangan saat tim menguasai bola, dengan Mascherano dan Busquets membantu pertahanan saat tim kehilangan bola,” demikian harian Spanyol itu mengutip penjelasan seorang staf pelatih Barca. “Lima gelandang juga berfungsi ganda. Selain mendominasi penguasaan bola, formasi ini akan membuat tim lebih solid.”

Masalah lain, karena skuadnya belum lengkap, Enrique belum bisa menerapkan formasi tersebut secara maksimal. Dalam laga uji coba hari ini, tim ideal belum bisa dia turunkan. Suarez masih harus menjalani hukuman, sedangkan Neymar juga masih belum sepenuhnya pulih dari cedera.

Namun, sejak memulai latihan pada 14 Juli lalu, kiprah Enrique, mantan pelatih Barcelona B yang pernah menukangi AS Roma dan Celta Vigo sudah memunculkan optimisme. Rafinha, yang pernah menjadi andalan Enrique di Barcelona B, menilai pelatihnya itu merupakan sosok mumpuni untuk membangkitkan Barca yang pada musim lalu gagal meraih gelar. “Ia pelatih dengan gagasan yang jelas dan akan meraih sukses dengan mudah,” kata gelandang yang pada musim lalu dipinjamkan ke Celta Vigo itu.

Optimisme juga ditunjukkan Iniesta. Ia menilai Barca di bawah asuhan Enrique bisa menyamai prestasi saat tim itu masih diasuh Guardiola, terutama pada musim 2008/2009 saat mereka merebut tiga gelar. “Kami menjalani tahun ini seperti saat ini dengan antusiasme yang berlimpah,” kata dia.

Luis Enrique Bisa Jadi Pelatih Barcelona

luis-enrique-dari-samping-atasNama kandidat pengganti Tito Vilanova terus bermunculan. Termutakhir, Luis Enrique digadang-gadang sebagai sosok suksesor.

Tepatnya pada Jumat (19/7/2013), Presiden Sandro Rosell mengumumkan pengunduran diri Vilanova. Berdasar penuturan Rosell, Vilanova tak mampu lagi melanjutkan tugasnya karena harus menjalani pengobatan lanjutan atas penyakit kankernya.

Barcelona sudah mengumumkan, pengumuman pelatih anyar kemungkinan dilakukan awal pekan depan. Awalnya, manajer Tottenham Hotspur, Andre Villas-Boas diprediksi suksesor. Namun, Villas-Boas sudah menampik skenario tersebut.

Angin segar lantas melanda Luis Enrique. Berdasar laporan TV3, Barcelona tengah menyiapkan sejumlah opsi demi menghadirkan mantan pelatih Barcelona B tersebut di Camp Nou.

Enrique sendiri baru meneken kontrak dengan Celta Vigo pada 8 Juni lalu. Demi meluluhkan Celta, Barcelona siap menggelontorkan 3 juta euro.

Asisten pelatih La Blaugrana, Juan Francesc Ferrer juga akan direlakan untuk menjadi pengganti Enrique di Celta. Sebuah langkah mengejutkan mengingat pria yang akrab dengan sapaan Rubi tersebut baru ditunjuk Vilanova pada musim panas tahun ini.