Tag Archives: Louis van Gaal

Tampil Buruk Musim Lalu, Keuntungan MU Tetap Naik

shutterstock_173006321

Berakhir di urutan ketujuh klasemen akhir Liga Primer Inggris musim lalu dan tidak merebut satu pun gelar di semua kompetisi, Manchester rupanya mencatatkan peningkatan keuntungan secara finansial.

Pada periode Juli 2013 hingga Juni 2014, MU berhasil meraup pendapatan sebesar 433 juta pound sterling (sekitar Rp8,2 triliun), dengan keuntungan bersih 130 juta pounds atau sekitar Rp2,48 triliun.

Keuntungan itu didulang MU dari kontrak hak siar pertandingan dengan stasiun-stasiun televisi dan dari kontrak sponsor.

Meski demikian, karena gagal tampil di Liga Champions musim ini, pendapatan dan keuntungan MU diperkirakan akan turun di sepanjang musim 2014/15. Pendapatan MU diperkirakan berkisar 385 juta hingga 395 juta pounds, sementara keuntungan hanya sekitar 90 juta – 95 juta.

Perkiraan itu didasarkan pada asumsi bahwa MU akan mengakhiri musim ini sebagai juara tiga, berkat kepemimpinan pelatih anyar Louis van Gaal.

“Kami yakin ini adalah awal sebuah bab baru dalam sejarah klub,” kata Ed Woodward, wakil eksekutif MU, dalam sebuah pernyataan.

Adapun MU baru saja menandatangani kontrak dengan Adidas senilai 75 juta pounds (sekitar Rp1,43 triliun) pertahun mulai 2015 mendatang.

Selain itu, MU juga menandatangani kontrak senilai 559 dolar Amerika Serikat (sekitar Rp6,6 triliun) dengan Chevrolet. Isi kontrak itu, selama tujuh musim ke depan nama merek Chevrolet harus dipajang di seragam pemain.

Daley Blind Tak Sabar Segera Bergabung ke MU

blind-846x475

Jelang kepindahannya ke Manchester United (MU) yang akan segera diresmikan, Daley Blind mengaku merasa bangga dan tak sabar untuk segera bergabung dengan klub raksasa Inggris tersebut. Pemain timnas Belanda itu pun ingin segera menuntaskan transfernya, usai Ajax Amsterdam dikabarkan menerima tawaran senilai 13,8 juta pound (sekitar Rp269 miliar) dari MU.

“Saya menerima telepon pada Jumat malam yang menyatakan bahwa klubku (Ajax) telah menyepakati transfer,” ujar Blind, seperti dikutip The Telegraph.

“Saya tengah bersama pacarku, dan kami lantas pergi menemui orang tuaku untuk meminum segelas anggur. Saya benar-benar bangga bisa bersama salah satu klub terhebat di dunia. Segalanya terjadi begitu tiba-tiba,” sambung putra dari eks-pemain Belanda, Danny Blind itu.

“Apa sebenarnya yang terjadi di balik layar, hanya agen dan ayahku yang tahu. Tapi ini merupakan periode yang sangat menegangkan dan juga menggairahkan,” tutur Blind lagi.

Masih belum jelas, pada posisi apa Blind yang biasa bermain di kiri itu akan ditempatkan di MU. Manajer MU saat ini, Louis van Gaal, diketahui pernah memainkan Blind di beberapa posisi saat bersama timnas Belanda.

“Apakah saya sudah bicara dengan Louis van Gaal beberapa hari terakhir soal posisi yang akan kumainkan di United? Ya, kami sempat saling kontak secara informal, tapi apa isi pembicaraan kami hanya akan diketahui oleh kami berdua,” ungkap Blind pula.

“Saya hanya ingin menjadi bagian dari tim ini, terserah dengan peran apa pun yang ditugaskan padaku, apakah itu di pertahanan atau di lapangan tengah,” tandasnya.

Untuk Di Maria, MU Siapkan Dana Super Besar

2128325

Seperti dilansir Mirror, pelatih Louis van Gaal telah meminta kepada Wakil Eksekutif Ed Woodward melakukan apapun guna mendapatkan pemain 26 tahun itu.

Pelatih asal Belanda itu sebelumnya pernah menyampaikan ia masih akan mendatangkan sejumlah pemain bintang untuk mendongkrak performa tim asuhannya. Di Maria diklaim menjadi target utama Van Gaal.

Untuk itu, The Red Devils disebut berani menyediakan dana hingga 100 juta Pounds (1,9 triliun Rupiah) untuk pemain internasional Argentina itu. Selain itu, MU juga menyiapkan kontrak selama lima musim plus gaji 200 ribu Pounds (empat miliar Rupiah) per pekan.

Jika Di Maria benar bergabung maka ia akan menjadi pembelian termahal sepanjang sejarah United serta pemain dengan gaji terbesar kedua setelah Wayne Rooney.

Selain sektor winger, Van Gaal juga tengah memburu seorang bek tengah dan gelandang bertahan untuk menghidupkan skema 3-5-2 yang ia usung.

Manchester United memulai Liga Primer Inggris 2014-15 dengan hasil mengecewakan setelah kalah 1-2 dari Swansea City di Old Trafford akhir pekan kemarin

Kepincut Pinangan MU, Rojo Tidak Mau Latihan bersama Sporting Lisbon

2014-07-13T191011Z_1136539816_TB3EA7D1HCI8Y_RTRMADP_3_SOCCER-WORLD-M64-GER-ARG-846x475

Manajer Manchester United, Louis van Gaal, dikabarkan tengah mengincar bek kiri Argentina, Marcos Rojo, yang kini masih terikat kontrak dengan klub Portugal, Sporting Lisbon.

Media-media Inggris melaporkan bahwa Van Gaal kepincut dengan bek berusia 24 tahun yang bisa bermain apik di posisi bek kiri dan bek tengah. Kecepatan Rojo dinilai cocok dengan skema permainan 3-5-2 dari pelatih asal Belanda itu.

United sudah menyiapkan dana sebesar 16 juta pound sterling atau sekitar Rp314 miliar untuk mendatangkan bek yang turut membawa Argentina ke final Piala Dunia 2014 itu.

Sementara itu, mengutip media-media Portugal, situs berita online Daily Express mengemukakan bahwa Rojo sendiri tidak menampik pinangan Van Gaal. Dia bahkan nekat tidak mengikuti latihan rutin untuk memaksa klubnya menerima tawaran MU.

Sporting Lisbon, di sisi lain, tampaknya belum sreg dengan harga yang diajukan MU dan akan mau melepas Rojo jika Setan Merah menaikan tawaran mereka.

Sebelumnya pada pekan lalu, Sporting menolak tawaran klub Inggris Southamton yang meminang Rojo dengan mahar 13 juta pound sterling (Rp255 miliar).

Bersama Van Gaal, Pemain MU Ini Temukan Jati Diri

2125167

Gelandang serang Manchester United, Tom Cleverley siap menjawab segala keraguan fans yang selama ini menyelimuti karirnya bersama Setan Merah.

Pemain 24 tahun itu mendapat banyak kritikan menyusul penampilan inkonsistensinya di musim kemarin dimana MU hanya mampu berada di posisi ketujuh Liga Primer Inggris.

Tak sampai disitu, Cleverley gagal meyakinkan pelatih timnas Inggris, Roy Hodgson untuk memasukan namanya ke dalam 23 nama skuad The Three Lions di Piala Dunia 2014 kemarin.

Kini, The Red Devils dilatih Louis van Gaal. Di bawah asuhan pelatih asal Belanda tersebut, Cleverley mengaku menemukan kembali kepercayaan dirinya apalagi Van Gaal memberinya kesempatan memakai ban kapten saat berhadapan dengan AS Roma di laga pramusim.

“Saya ingin membuktikan kepada orang-orang bahwa mereka salah. Tetapi, yang paling penting saya ingin berkonsentrasi di pertandingan selanjutnya dan bekerja keras dalam latihan dan berharap kami bisa kembali ke jalur kemenangan,” ungkapnya kepada FourFourTwo.

“Di bawah pelatih baru kami semua diharuskan untuk berpikir sebagai sebuah tim tapi secara pribadi hal tersebut berjalan dengan baik,” ia melanjutkan.

MU berhasil mencatatkan hasil impresif di laga pramusim mereka di Amerika Serikat dengan menyapu bersih empat pertandingan sekaligus menjadi juara turnamen pramusim GICC 2014.

“Saya merasa fit, kami memenangkan semua pertandingan, salah satunya dengan adu penalti. Saya pikir sebagai sebuah tim kami telah mendapat kepercayaan diri dan kami tengah kembali sebagai sebuah tim top,” ia memungkasi.