Tag Archives: hasil pertandingan

Sebuah Catatan Jerman dan Polandia

jerman

Kekalahan dari Polandia mengakhiri catatan manis Jerman di ajang kualifikasi sejak 1998. Sebaliknya, Polandia menuntaskan sebuah rangkaian hasil buruk atas sang lawan.

Jerman memetik hasil negatif di Stadion Narodowy, Minggu (12/10/2014) dinihari WIB usai dikalahkan Polandia 0-2. Die Mannschaft yang tampil lebih menekan mampu mencatatkan 12 peluang on target berbanding hanya tujuh milik Polandia, tapi gagal menyarangkan sebiji pun gol.

Kekalahan ini menjadi akhir dari sebuah catatan apik Jerman yang telah bertahan selama 16 tahun. Jerman sebelumnya tak pernah kalah di sebuah laga tandang ajang kualifikasi baik Piala Eropa maupun Piala Dunia sejak 1998.

Terakhir kali mereka kalah di sebuah partai tandang dalam ajang kualifikasi adalah dari Turki dengan skor tipis 0-1. Hasil di Warsawa juga mengakhiri rekor 33 laga tandang beruntun selalu menang.

Sedangkan Polandia justru menuntaskan rentetan hasil buruk kala menghadapi Jerman. Untuk pertama kalinya dalam 19 pertemuan, Polandia menang atas lawannya tersebut. Demikian seperti dicatat Infostrada.

Berkat kemenangan ini, Polandia kukuh di puncak klasemen Grup D dengan nilai enam dari dua laga, unggul selisih gol dari Republik Irlandia. Sementara Jerman menduduki tangga ketiga dengan tiga poin, diikuti Skotlandia yang punya nilai sama. Georgia dan Gibraltar ada di pos dua terbawah karena belum dapat satupun poin.

Argentina Kalah 0 – 2 Dari Brazil

messifengliget

Bintang Argentina Lionel Messi kecewa berat dengan kegagalannya mengeksekusi penalti saat timnya ditekuk Brasil. Messi menilai seandainya penaltinya jadi gol maka pertandingan bisa berubah.

Albiceleste dipaksa menyerah 0-2 dari rival beratnya, Brasil dalam pertandingan persahabatan yang digelar di Beijing, China pada Sabtu (11/10/2014) malam WIB.

Penyerang Atletico Mineiro, Diego Tardelli, membuka keunggulan Selecao di menit ke-28. Namun, Argentina bisa saja menyamakan kedudukan menjelang babak pertama selesai setelah Angel Di Maria dijatuhkan di kotak terlarang.

Sayang sekali, Messi yang jadi algojo gagal melaksanakan tugasnya karena sepakannya ke arah kiri gawang bisa diselamatkan kiper Jefferson. Bola rebound coba disambar Marcos Rojo tapi melenceng. Di babak kedua, Brasil sukses menambah skor kembali lewat Tardelli di menit ke-64 untuk memastikan kemenangan.

“Kami selalu mencoba memenangi pertandingan tapi kami gagal,” ucap Messi dalam akun Twitter resmi Argentina yang dikutip ESPNFC. “Pertandingan itu ditentukan oleh dua kesalahan kami.”

“Kesalahan di gol pertama dan penaltinya adalah faktor yang menentukan. Jika penaltinya berhasil, maka itu bisa saja mengubah pertandingan,” kata pentolan Barcelona ini.

“Kami lebih baik di awal pertandingan tapi tidak mampu mengambil keuntungan itu. Mereka berhasil mencetak gol dengan peluang bersih pertama yang dipunya.”

Ini adalah pertandingan kedua Gerardo Martino pasca ditunjuk menggantikan Alejandro Sabella yang mundur setelah rampungnya Piala Dunia 2014. Di pertandingan perdananya, Martino sukses mengantar Messi cs mengalahkan juara dunia Jerman 4-2.

“Tim ini sedang menjalani sebuah proses perubahan dengan seorang pelatih yang baru, dan tentunya butuh waktu. Dengan latihan dan banyak pertandingan kami akan beradaptasi dengan apa yang diinginkan Martino, dan kami akan sukses,” sahut Messi yakin.

Prancis Raih Kemenangan Atas Spanyol

2133501

Tuan rumah Prancis memetik kemenangan tipis 1-0 saat menjamu mantan juara dunia 2010, Spanyol, dalam laga ujicoba internasional, Jumat dini hari (5/9/2014) WIB.

Bermain di depan publik Stade De France, pelatih Didier Deschamps menurunkan skuad terbaiknya termasuk Karim Benzema dan Antoine Griezmann di lini depan. Paul Pogba masih jadi andalan di lini tengah ayam jantan.

Di kubu Spanyol, pelatih Vicente Del Bosque menempatkan Diego Costa sebagai penyerang tunggal yang didukung Cecs Fabregas, Raul Garcia dan Koke.

Spanyol langsung mendominasi pertandingan usai peluit perdana dibunyikan. Permainan bola pendek ala tiki-taka masih kental terlihat dalam alur permainan La Furia Roja.

Menit kesepuluh, tuan rumah terlebih dahulu memberikan ancaman berarti. Karim Benzema melepaskan tendangan mendatar menyambut umpan Mathieu Valbuena, beruntung David De Gea berhasil menghalau bola.

Selepas menit ke-15, kedua tim mampu bermain terbuka dan saling jual beli serangan. Les Bleus lebih banyak membangun serangan dari sisi sayap yang diisi oleh Mathieu Debuchy serta Patrice Evra.

Sedangkan Spanyol masih mengandalkan kombinasi permainan bola pendek merapat diakhiri umpan terbosan ke kotak penalti lawan.

Spanyol mengancam gawang Hugo Lloris di menit ke-29. Sepakan bebas San Jose mampu dibelokan Fabregas, tapi si kulit bundar hanya menyamping tipis.

Peluang terbaik Prancis di babak pertama hadir di menit ke-39. Antoine Griezmann mendapat bola panjang di dalam kotak penalti, ia kemudian memberikan kepada Benzema, namun masih ada De Gea yang berhasil melakukan penyelamatan. Skor kacamata menghiasi paruh pertama.

Publik tuan rumah sempat bergemuruh di menit ke-50 saat Benzema berhasil mencetak gol. Akan tetapi, gol tersebut dianulir karena Benzema berada dalam posisi offside.

Di menit ke-60, Deschamps melakukan pergantian dengan memasukan Loic Remy menggantikan Antoine Griezmann. Hasilnya tepat, Remy mampu memecah kebuntuan di menit ke-73.

Benzema dengan cerdik menemui Valbuena, yang diteruskan dengan umpan kepada Remy. Pemain yang baru masuk itu melepaskan tendangan ke pojok gawang dari dalam kotak penalti, tanpa bisa dihalau de Gea. Prancis 1-0 Spanyol.

Empat menit berselang, Spanyol hampir saja menyamakan angka. Kalau saja Cesar Azpilicueta lebih tenang mengonversi umpan silang Pedro.

Unggul satu gol, Tim Ayam Jantan bermain lebih kedalam menjaga keunggulan. Sebuah kondisi yang coba dimanfaatkan Spanyol mengurung pertahanan lawannya itu.

Peluang terbaik Tim Matador diperoleh David Silva di menit ke-83. Mendapat umpan terobosan, Silva gagal menyelesaikan peluang tersebut jadi gol. Tendangan jarak dekatnya malah melebar dari gawang Lloris.

Skor 1-0 bagi keunggulan Prancis bertahan hingga laga usai. Kekelahan ini menjadi pukulan telak bagi pelatih Vicente Del Bosque dalam empat laga kompetitif, Spanyol hanya mampu meraih satu kemenangan dan sisanya berakhir kalah.

Susunan Pemain:

Prancis: Huigo Lloris; Mathieu Debuchy, Rafael Varane, Mamadou Sakho, Patrice Evra (Lucas Digne 63′); Paul Pogba, Blaise Matuidi (Yohan Cabaye 68′); Momo Sissoko (Morgan Schneiderlin 68′), Mathieu Valbuena (Remy Cabella 75′), Antonie Griezmann (Loic Remy 59′); Karim Benzema. Pelatih: Didier Deschamps.

Spanyol: David De Gea; Dani Carvajal, Sergio Ramos, San Jose, Cesar Azpilicueta; Sergio Busquets (Ander Iturraspe 45′), Santi Cazorla (Isco 78′), Koke, Raul Garcia (David Silva 69′), Cesc Fabregas (Pedro 68′); Diego Costa (Paco Alcacer 67′). Pelatih: Vicente Del Bosque.

Italia Sukses Bungkam 10 Pemain Belanda

2133500

Debut Antonio Conte sebagai pelatih baru Italia berjalan sukses. Gli Azzurri meraih kemenangan 2-0 atas Belanda dalam laga ujicoba, Jumat dini hari (5/9/2014) WIB.

Bermain di Estadio Communale San Nicola, Bari, Gli Azzurri unggul cepat saat pertandingan baru menginjak menit ketiga. Berawal dari umpaj daerah Leonardo Bonucci, Ciro Immobile berhasil mengusai bola di dalam kotak penalti. Usai melewati hadangan Cillessen, Immobile tinggal mengirim bola ke gawang yang telah kosong. 1-0 Italia unggul.

Tuan rumah semakin diatas angin saat laga baru memasuki menit kesepuluh. Tekel keras Bruno Martins Indi kepada Zaza di dalam kotak penalti membuatnya harus meninggalkan lapangan dan membuahkan penalti bagi Italia.

Daniele De Rossi yang mengambil kesempatan sukses menaklukan Cillessen, bola sepakannya mengarah tepat ke pojok kanan bawah gawang Belanda. Gli Azzurri menjaih 2-0.

Tertinggal dua gol dalam keadaan bermain 10 orang, Belanda tetap menguasai jalannya pertandingan dengan 66 persen ball-possession. Tampil menyerang, lini belakang De Oranje beberapa kali hampir kecolongan oleh serangan balik Italia.

Di interval kedua, jalannya pertandingan tidak jauh berbeda. Belanda masih mengandalkan kecepatan Arjen Robben di sisi sayap kanan. Menit ke-50, sundulan Robin van Persie hampir saja membobol gawang Sirigu. Bola masih menyamping tipis.

Begitu pula dengan peluang Wesley Sneijder tiga menit berselang. Sepakan kerasnya belum menemui sasaran.

Memasuki satu jam laga berjalan, pelatih Italia, Antonio Conte, melakukan pergantian untuk menambah daya serang timnya dengan memasukan Marco Veratti.

Masuknya pemain PSG itu ternyata tidak cukup mampu meningkatkan permainan Italia, malahan tuan rumah cenderung lebih banyak memainkan bola di daerah sendiri.

Belanda tak banyak membuat peluang di babak kedua. Salah satu yang terbaik hadir di penghujung laga melalui usaha Daley Blind. Melepaskan tendangan jarak jauh, bola kiriman bek Manchester United itu berbelok arah setelah mengenai kaki bek Italia.

Hingga laga usai, skor 2-0 bagi kemenangan Italia tak berubah. Bagi Italia, ini adalah kemenangan perdana usai gagal di Piala Dunia 2014 bulan Juni lalu.

Susunan Pemain:

Italia: Salvatore Sirigu; Andrea Ranocchia, Leonardo Bonucci, Davide Astori, Matteo Darmian (Antonio Candreva 73′); Claudio Marchisio (Marco Veratti 63′), Daniele De Rossi (Marco Parolo 67′), Mattia De Sciglio (Manuel Pasqual 67′), Emanuele Giaccherini; Simone Zaza (Mattia Destro 73′), Ciro Immobile (Sebastian Giovinco 77′). Pelatih: Antonio Conte.

Belanda: Jasper Cillessen; Daryl Janmaat (Gregory Van Der Wiel 72′), Stefan de Vrij, Bruno Martins Indi (KM 9′), Daley Blind; Nigel De Jong (Erik Pieters 63′), Georginio Wijnaldum (Leroy Fer 85′), Wesley Sneijder; Dirk Kuyt, Robin van Persie (Luciano Narsingh 80′), Jermain Lens (Joel Veltman 12′). Pelatih: Guus Hiddink.

 

Madrid Tumbang, Ini Penjelasan Ancelotti

2132247

San Sebastian – Di luar dugaan Real Madrid harus bertekuk lutut atas Real Sociedad. Cukup mengejutkan karena El Real sempat unggul 2-0 sebelum akhirnya kalah 2-4.

Bermain di Stadion Anoeta, Senin (1/9/2014) dini hari WIB, Madrid sempat unggul 2-0 berkat gol Sergio Ramos dan Gareth Bale. Namun, tim tuan rumah mampu membalikkan kedudukan melalui gol Inigo Martinez, David Zurutuza (2) dan Carlos Vela.

“Tak mudah mengevaluasi pertandingan ini. Kami seperti menjalani dua pertandingan. Di 30 menit pertama kami tampil bagus, dengan kualitas, kecepatan dan fokus. Selebihnya, kami tampil buruk. Sulit menjelaskan kenapa bisa terjadi,” ujar Ancelotti, di situs resmi klub.

“Kami terlalu mudah melakukan pelanggaran dan memberikan sepak pojok. Saya tidak suka dengan cara tim bermain. Babak pertama tampil bagus, tapi kami harus berpikir dan segera melakukan perubahan. Ini kekalahan yang sama sekali saya tidak suka,” ia melanjutkan.

Meski diperkuat James Rodriguez, Gareth Bale, Karim Benzema dan Toni Kroos, Madrid tak mampu berbuat banyak.

“Terkadang Anda bisa menjalani pertandingan yang buruk, tapi tim seperti Real Madrid, ketika mereka unggul 2-0, harus bisa tetap fokus dan mempertahankan keunggulan untuk memenangkan pertandingan. Kami tak mampu melakukannya. Saya bertanggung jawab dan akan segera melakukan perubahan,” katanya.

“Kami tampil tak seimbang di 60 menit terakhir. Kami tak memiliki sistem pertahanan yang bagus. Ketika berhasil mencetak gol kedua, kami sedikit menurun dan bertahan dengan buruk,” pelatih berusia 55 tahun itu menutup.