Tag Archives: Gotze

Hummels Masih Jengkel Gotze Pindah ke Bayern

Mats Hummels

Pemain bertahan Borussia Dortmund, Mats Hummels masih belum mengerti keputusan yang diambil oleh Mario Gotze untuk pindah ke Bayern Munchen. Menurut Hummels, kepindahan Gotze ke Bayern sempat membuatnya jengkel.

Gotze akan secara resmi menjadi pemain Bayern pada 1 Juli nanti setelah juara Liga Champions itu melunasi uang sebesar 37 juta euro. Pengumuman kepindahan Gotze dari Dortmund ke Bayern sesaat sebelum laga semifinal kontra Real Madrid itu memang sempat membuat anak-anak asuh Jurgen Klopp itu kaget.

“Kalian bisa lihat bagaimana baiknya tim kami. Aku hanya tidak bisa memikirkan apakah ada alasan baginya untuk meninggalkan kami,” jelas Hummels pada Bild.

“Tim kami sedang berkembang dan Mario (Gotze) bermain sangat baik dengan kami, transfer itu membuatku sangat jengkel dan dia memutuskan untuk pergi,” tambahnya.

Sekadar informasi, Hummels sendiri sebelumnya adalah lulusan akademi Bayern. Akan tetapi, setelah tidak mendapat jatah main yang cukup banyak, dia pun pindah ke Dortmund pada tahun 2010 lalu.

Gotze Cidera, Klopp Berharap-Harap Cemas

gotze

Pemain gelandang serang Borussia Dortmund, Mario Gotze, sedang berpacu dengan waktu untuk sehat jelang pertandingan final Liga Champions melawan Bayern Muenchen, Sabtu 25 Mei 2013 mendatang. Gotze, yang telah mencetak 19 gol di musim ini mengalami cidera hamstring selama leg kedua semifinal  Liga Champions melawan Real Madrid pada Rabu 1 Mei 2013, kemarin, masih dinilai ragu untuk diturunkan pada pertandingan final nanti.

“Dia (Gotze) harus mulai latihan pada tim awal minggu ini,” kata Klopp, selaku manajer Dortmund, seperti dikutip Football 365. “Mudah-mudahan semuanya akan baik-baik saja dan kami bisa memutuskan menurunkan Gotze di pertandingan final nanti.”

Cidera hamstring yang dialami Gotze tidak hanya membuat Klopp prihatin, rekan setimnya Mats Hummels pun mengalami cidera yang sama seperti dialami Gotze. Akan tetapi, cidera yang dialami mantan pemain Bayern Muenchen itu tidak terlalu parah dan menyatakan akan siap bertempur di Wembley Sabtu mendatang.

“Cideraku tidak parah, tidak seburuk yang dikhawatirkan,” kata Hummels, seperti dikutip Football 365, Selasa 21 Mei 2013. “Aku yakin siap bertanding di final.”

Menjelang Real Madrid vs Dortmund : Intip Kekuatan Lawan

mario gotze2Dua gelandang tim nasional Jerman, yaitu Mesut Ozil dan Mario Gotze, akan menjadi pemain kunci untuk masing-masing klub mereka dalam laga leg kedua Liga Champions antara Real Madrid dan Borussia Dortmund di Santiago Bernabeu.

Kedua pemain tersebut memiliki kualitas untuk dapat merepotkan lini pertahanan lawan mereka. Mereka akan menciptakan peluang untuk rekan-rekan mereka, dan juga berusaha untuk mencetak gol sendiri.

Oleh karena itu, sangat menarik untuk melihat duel dua pemain timnas Jerman tersebut di laga nanti. Berikut adalah statistik menarik yang melibatkan keduanya:
OtzilDalam segi umur, kedua pemain tidak jauh berbeda, yaitu selisih empat tahun. Gotze yang lahir pada 3 Juni 1992 melakoni debutnya bersama timnas Jerman di tahun 2010, dan menjadi pemain termuda sepanjang sejarah yang pernah memperkuat timnas. Ia juga menjadi pencetak gol termuda untuk timnas dengan usia 19 tahun dan 68 hari ketika ia mencetak gol ke gawang Brasil pada Agustus 2011. Seperti Gotze, Ozil yang lahir pada 15 Oktober 1988, menembus skuat utama Jerman pada 2009 setelah sebelumnya menjadi pemain andalan di timnas berbagai usia.

Sejak Gotze debut pada 2010, timnas Jerman telah melakoni pertandingan sebanyak 30 kali. Ozil dan Gotze bermain di pertandingan yang sama dalam 16 pertandingan diantaranya. Sejak Euro 2012, pelatih Joachim Low mulai sering memainkan Ozil dan Gotze bersama-sama di atas lapangan.

Dilihat dari nilai transfer, Ozil masih kalah dari juniornya tersebut. Gotze menjadi pemain paling mahal di Jerman sepanjang masa setelah kepastian Bayern Munich memboyongnya musim depan dengan menebus klausul pembelian sebesar €37 juta kepada Borussia Dortmund.

Hal itu membuat Ozil menjadi pemain termahal kedua di Jerman, ketika ia diboyong oleh Madrid di tahun 2010 dengan nilai transfer sebesar €18 juta, setelah sebelumnya hengkang dari Schalke ke Bremen dengan banderol €5 juta di awal karirnya.

Dalam hal perburuan gelar juara domestik, Ozil unggul satu trofi atas Gotze, ia memenangkan gelar juara La Liga di tahun keduanya bersama Los Blancos pada 2012 dan juga meraih juara Copa del Rey dan Supercopa, di Santiago Bernabeu. Sementara satu gelar lainnya ia raih di Jerman pada 2009 ketika mengantar Werder Bremen meraih juara DFB Pokal. Faktanya, Ozil tidak cukup beruntung di kompetisi, ia merasakan lima kali kekalahan di final sepanjang karirnya, dan ia juga merasakan posisi runner-up di liga domestik sebanyak dua kali (satu kali bersama Madrid dan satu kali bersama Schalke).

Sementara itu Gotze telah memenangi dua gelar juara liga bersama Dortmund dan ia juga menikmati gelar juara DFB Pokal ketika menjadi double winners tahun lalu. Di level internasional, pada musim panas 2009, mereka masing-masing meraih sukses bersama timnya. Gotze juara UEFA U-17 Championship sementara Ozil meraih juara di level U-21.

Di Liga Champions musim ini, Gotze tercatat memberi kontribusi yang lebih baik daripada seniornya itu dengan menciptakan asisst dan gol yang lebih banyak. Pemain Dortmund itu mencetak dua gol dan menyumbang lima assist, sementara Ozil mencetak satu gol dan empat assist.

Tetapi apabila dilihat dari rata-rata maka keduanya hampir seimbang, karena Gotze bermain lebih lama (873 menit di Liga Champions sejauh ini) dari Ozil (632 menit). Dilihat dari sana, maka Ozil mencetak gol atau menyumbangkan assist setiap 126 menit, sementara Gotze rata-rata memberi kontribusi gol atau assist setiap 124 menit.

Di level internasional sebaliknya, Ozil lebih unggul daripada Gotze. Dalam 46 penampilan, gelandang El Real tersebut mampu mencetak 14 gol, sementara juniornya masih mencetak lima gol dalam 24 penampilannya sejauh ini. Artinya, Ozil mencetak satu gol setiap 3.28 pertandingan bersama timnas, sementara Gotze baru bisa menjebol gawang lawan setiap 4.8 pertandingan.

Bagaimanapun juga, Ozil menjadi starter sebanyak 43 kali dalam 46 pertandingan (93 persen) sejak melakoni debutnya di 2009, sementara Gotze tampil sebagai starter hanya sebanyak sepuluh kali dari 24 penampilannya (53 persen), itu menandakan bintang muda Dortmund tersebut menghabiskan waktu lebih sedikit di atas lapangan daripada Ozil. Dan lima gol Gotze dicetak dengan rata-rata satu kali per 222 menit, sementara rasio Ozil adalah satu gol setiap 259 menit.

Keluarga Gotze Diteror Ultras

mario gotzeKepindahan Mario Gotze dari Borussia Dortmund ke Bayern Muncih langsung disambar kecaman para fans yang menganggap Gotze sebagai pengkhianat. Bukan hanya Gotze, keluarganya pun jadi sasaran kemarahan. Kisah Gotze ke Munich membuat fans pasukan Hitam-Kuning geram. Selama ini, fans menganggapnya sebagai bintang pujaan. Namun, tak disangka, pemain 20 tahun itu tiba-tiba memutuskan meninggalkan klub untuk bergabung dengan seterunya, Bayern Munich.

Mereka tak bisa menerima fakta bahwa Gotze telah memakai klausul kontraknya sebesar 37 juta pounds untuk beralih ke kubu Munich. Pilihan karier Gotze ini dianggap sebagai pengkhiatan besar.
Fans Dortmund sudah menunjukkan reaksi mereka saat Dortmund menjamu Real Madrid di ajang Liga Champions tadi malam. Fans kerap menyoraki dan bersiul bila Gotze memegang bola. Di salah satu tribun, fans juga terlihat membentangkan poster “Gotze Raus” yang artinya “Gotze keluar”. Meski begitu ada juga fans yang membawa poster bertuliskan rasa terima kasih kepada Gotze. Tapi jelas, itu hanya minoritas.

Situasi tak kondusif tersebut membuat Gotze tidak bisa benar-benar menikmati kemenangan 4-1 atas raksasa Spanyol itu. Ketika Robert Lewandowski cs merayakan kemenangan bersama fans, Gotze justru harus dikawal ketat oleh petugas, agar tidak jadi sasaran amukan fans yang nekat.

Ekspresi fans memang beragam. Di Youtube sejumlah video pembakaran jersey Gotze diunggah. Sementara, seorang fans juga mengunggah foto jersey Gotze yang namanya sudah diganti menjadi “Judas”.

Adik Gotze bahkan harus menerima intimidasi dari fans, sehingga harus pulang sekolah lebih awal. Kabarnya, seperti dilaporkan Dailymail, para fans mengejeknya dengan mengatakan pengkhianat. Lebih parah lagi, suporter garis keras Dortmund melampiaskan kekesalannya dengan mencoret-coret tembok rumahnya. Kemarahan fans meledak, setelah Dortmund mengatakan kepindahan Gotze bukan salah klub. Ya, Gotze memang pindah atas keinginannya sendiri dengan mengaktifkan klausul kontraknya, dan menerima tawaran Munich. Sesuai klausul dalam kontrak, Gotze bebas pergi kemana pun meski masih terikat kontrak, bila ada klub yang mau membayar klausul kontraknya sebesar 37 juta pounds.

Sebenarnya, pihak klub tidak ingin segera mempublikasi kesepakatan ini hingga akhir musim, namun kabar ini terpaksa berpublikasi karena chief excecutive Hans Joachim Watzke ditodong bukti oleh koran berpengaruh di Jerman, Bild, bahwa sudah terjadi kesepakatan Gotze dan Munich.

Gotze Pindah ke Munchen di Awal Musim

mario gotzeJelang persiapan leg pertama semifinal Liga Champions melawan Real Madrid (24/4), Borussia Dortmund dikagetkan dengan pengumuman kepindahan Mario Gotze ke klub rival mereka, Bayern Munchen. The Bavarians rela membayar klausul pelepasannya guna mendapatkan gelandang timnas Jerman tersebut.

Kini, pelatihnya di Dortmund, Juergen Klopp memberikan penjelasan perihal kepindahan Gotze. Menurutnya, sosok juru taktik anyar Bayern, Pep Guardiola jadi alasan kepulangan pemain berusia 20 tahun itu ke kampung halamannya.
“Gotze adalah seorang pemain yang amat diinginkan Guardiola. Dia tahu telah berhutang banyak pada klub ini, tetapi saya juga tahu dia telah memberikan yang terbaik,” jelas Klopp kepada Uefa.com .

“Gotze ingin bekerja sama dengan seorang pelatih luar biasa. Di sisi lain, saya juga tak bisa mengajarkannya ‘tiki-taka ‘ ala Guardiola,” pungkasnya
“Saya tahu (kepindahan Gotze ke Bayern) sejak satu hari setelah kemenangan atas Malaga pada leg kedua silam. Jadi, saya masih punya waktu 24 jam saat itu untuk merayakan hasil positif tersebut,” ungkap Klopp.

“Akan tetapi, tak ada seorang pun yang perlu khawatir perihal fokus kami. Jika ada sesuatu yang lain, itu adalah kami yang merasa lebih tajam dari sebelumnya,” tandas dia.
Gotze akan resmi berkostum The Bavarians dan kembali ke tanah kelahirannya tersebut pada 1 Juli mendatang. Bayern sukses mendatangkan pemain berusia 20 tahun tersebut usai menebus klausul pelepasannya di Die Borussen.

Sebelumnya, Dortmund menyatakan agen dari sang pemain, Volker Struth memang telah menyampaikan kehendak dari kliennya tersebut yang ingin hijrah ke Allianz Arena. Kedatangan Gotze menandai rekrutan pertama Bayern dibawah kendali Pep Guardiola per awal musim depan.

Padahal sebelumnya, santer dikabarkan Robert Lewandowski lah yang bakal membelot ke tim rival Dortmund tersebut. Sebagai catatan, Gotze didatangkan ke Bayern dengan mahar sebesar 37 juta euro.