Tag Archives: Giovanni Trapattoni

Trapattoni Tinggalkan Irlandia

Ireland manager Trapattoni speaks during a news conference in DublinGiovanni Trapattoni memutuskan untuk meninggalkan jabatannya sebagai manajer Timnas Republik Irlandia. Keputusan ini diumumkan pelatih berpaspor Italia itu menyusul kekalahan beruntun yang dialami timnya selama sepekan terakhir atas Swedia dan Austria dalam Kualifikasi Piala Dunia 2014 Grup C.

Kekalahan terbaru dialami Irlandia dari Austria 0-1 di Ernst Happel Stadion, Wina, Austria, Rabu (11/9/2013) dini hari WIB. Dengan hasil ini posisi Irlandia kian terpuruk di urutan keempat Grup C dengan raihan 11 poin.

Trapattoni yang telah menangani Irlandia sejak lima tahun terakhir sebenarnya tak ditarget muluk-muluk oleh Asosiasi Sepak bola Irlandia (FAI). Pelatih berusia 74 tahun yang juga membawa Irlandia ke putaran final Euro 2012 itu cukup ditarget membawa Irlandia melaju ke Piala Dunia 2014 melalui jalur play off.

Namun, dengan posisi Irlandia yang saat ini menghuni urutan empat dan menyisakan dua laga tersisa, melaju ke Brazil melalui jalur play off pun akan sulit dicapai. Pasalnya, posisi play off sudah pasti akan menjadi rebutan Swedia dan Austria yang saat ini menghuni posisi dua dan tiga dengan ukiran nilai 17 dan 14. Sementara, posisi puncak dan berpotensi lolos otomatis saat ini dihuni Jerman.

Empat tahun lalu, Trapattoni juga gagal membawa Irlandia lolos ke Piala Dunia 2010 di Afsel. Namun, saat itu Irlandia kalah terhormat setelah tersingkir lewat gol kontroversial Thierry Henry pada perebutan tiket dari jalur play off.

“Kami mengucapkan terima kasih pada Giovanni Trapattoni, Marco Tardelli dan Franco Rossi untuk lima setengah tahun terakhir yang membuat kami lolos ke turnamen besar kali pertama dalam 10 tahun terakhir. Dan kami juga dekat dengan kualifikasi untuk Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan setelah play off di Prancis,” ujar Kepala Eksekutif FAI, John Delaney, dalam pernyataannya seperti dikutip Reuters.

“Kampanye Piala Dunia ini jelas mengecewakan, tapi Giovanni meninggalkan kami dengan tim yang bagus, para pemain muda yang membentuk dasar dari skuat, yang akan digunakan manajer baru untu menghadapi Kejuaraan Eropa di Prancis 2016, dengan 24 tim yang terkualifikasi.”

Hengkangnya Trapattoni memanaskan bursa taruhan siapakah yang menggantikan posisinya sebagai manajer Republik Irlandia. Bursa taruhan Paddy Power menempatkan mantan pelatih Celtic dan Sunderland, Martin O’Neill, sebagai favorit menggantikan Trapattoni, diikuti Manajer Leeds United, Brian McDermott dan Manajer Ipswich Town, Mick McCarthy.

Nama lain yang muncul di bursa taruhan adalah Manajer Norwich City, Chris Hughton and mantan pemain Timnas Irlandia dan Manchester United, Roy Keane.

Bale Tak Layak Dihargai Super-Mahal

Madrid-dan-Tottenham-Sepakati-Nilai-Transfer-Bale_duniasoccer615Kabar bahwa Gareth Bale ditawar 100 juta euro (sekitar Rp 1,3 T) mengundang banyak komentar. Tak sedikit di antaranya yang mengernyitkan dahi.

Manajer Arsenal Arsene Wenger adalah salah satu yang mengaku heran. Pria asal Prancis itu tidak habis pikir mengapa Bale bisa dihargai sedemikian mahal.

Seraya mengaitkannya dengan kebijakan financial fair play dari UEFA, Wenger menyebutnya sebagai sesuatu hal yang gila.

“Cukup luar biasa di tahun ketika financial fair play diterapkan, sepakbola dunia justru jadi luar biasa gila,” kata Wenger dikutip ESPN.

Wenger tidak sendiri. Belakangan manajer sepuh asal Italia, Giovanni Trapattoni, juga ikut bersuara dan ikut merasa heran.

“Dengan adanya media, dan nama-nama yang terkenal di dalamnya, semakin Anda membicarakan seorang pemain, maka semakin tinggi pula harganya,” ujar manajer berusia 74 tahun ini di Sky Sports.

“Saya dulu pernah punya presiden yang luar biasa di Juventus, Gianni Agnelli, yang mana merupakan bos dari Fiat.”

“Dia punya banyak uang. Tapi, ada situasi di mana dia mengatakan tak bisa mengeluarkan banyak uang karena ada orang-orang dari kelas pekerja yang bekerja untuknya.”

“Dia kemudian menyuruh saya untuk mencari pemain lainnya. Saya masih ingat kata-katanya sampai hari ini.”

“Uang sebanyak itu (nilai yang ditawarkan untuk Bale), bagi saya tidak ada pemain yang layak dihargai semahal itu,” tegas manajer timnas Republik Irlandia ini.

“Tidak ada satu pemain pun yang bisa memenangi pertandingan sendirian. Bahkan pemain-pemain seperti Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, Pele atau Johan Cruyff. Pemain-pemain terkenal ini tetap membutuhkan tim.”

Tottenham Hotspur, selaku klub Bale, enggan untuk melepas si pemain kendati ditawarkan uang dengan jumlah luar biasa itu. Negosiasi pun mandek. Belakangan, Manajer Real Madrid Carlo Ancelotti menolak untuk membahas soal negosiasi itu.