Tag Archives: Fenerbache

Wenger: Arsenal Harus Menang di Turki

wenger  arsenalManajer Arsenal, Arsene Wenger, kembali menegaskan kalau pasukannya akan bermain mati-matian demi memenangkan laga playoff Liga Champions menghadapi Fenerbahce.

The Gunners harus terlebih dulu melawat ke Turki untuk menghadapi Fenerbahce pada pertandingan leg pertama yang diselenggarakan pada tanggal 22 Agustus mendatang.

Musim ini adalah untuk ke 16 kalinya secara beruntun Arsenal mengikuti ajang paling tinggi di Eropa tersebut. Wenger meminta agar anak asuhnya segera memastikan kelolosan mereka ke fase grup Liga Champions dengan menyingkirkan Fenerbahce.

“Ini merupakan pertandingan vital bagi kami, karena musim lalu kami bertarung sengit untuk mengamankan tiket playoff Liga Champions,” ujar Wenger.

Musim lalu Arsenal harus saling salip dengan rival sekota mereka, Tottenham, guna memastikan satu tiket playoff hingga pekan terakhir Premier League. Jack Wilshere dan kolega akhirnya finish di posisi keempat klasemen akhir dengan hanya unggul satu poin dari Spurs.

“Kami finish hanya dua angka di belakang Chelsea. Pertandingan terakhir sangat menentukan karena akhirnya kami berhasil unggul satu poin atas Spurs. Kami mencatatkan rekor tak terkalahkan dalam 10 pertandingan untuk bisa meraih hasil tersebut.” terang Wenger.

“Laga di Turki akan sangat sulit, namun kami harus bisa melakukan pekerjaan kami,” pungkas pria asal Prancis tersebut.

Arsenal dipastikan akan berusaha keras mencetak gol di Sucru Saracoglu guna meringankan pekerjaan mereka saat ganti menjamu Fenerbahce di Emirates Stadium sepekan sesudahnya

Pengaturan Skor, Duo Turki Absen di Eropa

besiktas dan fenerbache

UEFA membatalkan tiket kompetisi antarklub Eropa untuk Fenerbahce dan Besiktas lantaran kasus pengaturan skor. Hukuman serupa menimpa Steaua Bucuresti, yang gagal memenuhi syarat administratif.

Sejatinya, derita ini sudah dialami Fenerbahce musim lalu. Sebagai catatan, Fenerbahce menjuarai Super Lig Turki 2010/11 dengan kemenangan 4-3 atas Sivasspor pada partai pamungkas. Laga ini jadi satu dari sekian banyak pertandingan yang diinvestigasi Asosiasi Sepak Bola Turki (TFF).

Alhasil, Badan Kontrol Disiplin UEFA mengeliminasi Fenerbahce dari Liga Champions 2013-14. “Sanksi ini ditangguhkan hingga masa percobaan lima tahun,” bunyi rilis UEFA.

Sementara itu, Besiktas dituduh melakukan pengaturan skor saat menaklukkan Buyuksehir Belediyespor pada final Piala Turki 2011. Tak ayal, tiket Liga Europa untuk Besiktas dianulir.

Beda hal dengan Steaua Bucuresti. Klub asal Rumania itu gagal memenuhi kualifikasi finansial untuk tampil di Liga Europa musim depan.

Fenerbache Amankan Transfer Alves

Bruno Alves

Klub asal Turki, Fenerbache akhirnya resmi mengikat salah satu penggawa Zenit Saint Petersburg asal Portugal, Bruno Alves. Semifinalis Liga Eurpa musim 2012-13 itu dikabarkan hanya mengeluarkan uang sebesar 5,5 juta Euro untuk pemain bertahan tersebut.

Zenit tampaknya harus merugi dengan penjualan Alves ke rival abadi Galatasaray di Super Liga Turki. Pasalnya, saat Zenit memboyongnya dari FC Porto pada 2010 lalu, klub yang dilatih Luciano Spalleti itu harus mengeluarkan dana sebesar 22 juta euro.

“Bruno Alves dan Zenit telah menyepakati transfer dengan harga 5,5 juta euro. Sang pemain akan dikontrak selama tiga musim dan dibayar 2,5 juta euro,” seperti yang diumumkan oleh situs resmi Fenerbache.

Bersama Zenit Alves mampu meraih dua kali gelar juara Liga Premier Rusia. Bersama tim nasional Portugal, pemain 31 tahun itu telah melakukan 63 pertandingan internasional sepanjang karirnya.

Kalahkan Trabzonspor 0-1, Fenerbache Pertahankan Piala Turki

Fenerbache

Fenerbahce sukses mempertahankan trofi Piala Turki setelah menang tipis atas Trabzonspor 1-0. Kemenangan runner up Liga Super Turki itu di Piala Liga diciptakan lewat gol cepat Moussa Sow.

Dilansir Reuters, pertandingan, yang digelar di Ankara, Kamis (23/5/2013) dini hari WIB itu, baru berjalan sembilan menit, Fenerbahce sudah unggul melalui gol Moussa. Striker asal Senegal itu menjebol gawang Trabzonspor setelah memanfaatkan umpan Mehmet Topal, dari lini tengah.

Setelah unggul, Fenerbahce tak menyurutkan serangannya. Mereka bahkan mendapat beberapa peluang terbaik, seperti yang tercipta melalui tendangan bebas Cristian Baroni menjelang turun minum dan peluang dari Sow pada menit ke-55.

Sementara, Trabzonspor juga mampu menciptakan peluang untuk mengejar ketertinggalan. Peluang terbaik Trabzonspor tercipta pada menit ke-58 saat gelandang Adrian Mierzejewski nyaris menjebol gawang Fenerbahce.

Juara Piala Turki ini seakan menjadi hadiah pelipur lara bagi Fenerbahce setelah musim ini gagal menjuarai Liga Super Turki, kalah dari Galatasaray. Selain itu, Fenerbahce juga gagal melaju ke final Liga Europa setelah di semifinal disingkirkan Benfica, yang menjadi lawan Chelsea di final.

Fenerbahce memenangi trofi kali pertamanya sejak 29 tahun silam pada musim lalu. Dan kini mereka mampu mempertahankannya.

Sementara, Trabzonspor, musim ini tampil tak terlalu baik. Trabzonspor hanya mampu finish di urutan kesembilan Liga Super Turki.

Benfica Yakin Dapat Membalikkan Keadaan dan Menuju final

benfica vs fenerbacheBenfica Portugal diliputi keyakinan tinggi mampu membalikkan keadaan atas Fenerbahce. Kekalahan pada pertemuan sebelumnya akan dibalas Benfica saat ganti menjamu Fenerbahce pada semifinal kedua Liga Europa di Estádio do Sport Lisboa, Jumat (3/5/2013) dini hari WIB.

Pada pertemuan sebelumnya, di kandang Fenerbahce, tengah pekan lalu, Benfica harus menerima kenyataan pahit. Gol Egemen Korkmaz di menit ke-72 membuat Benfica takluk 0-1. Meski kalah, pelatih Benfica, Jorge Jesus, yakin timnya mampu membalikkan keadaan. Terlebih, partai penentuan akan dilakoni dengan dukungan penuh para pendukungnya di Lisbon.
“Kami lebih percaya diri saat ini dari pada sebelumnya, karena hasil 1-0 (kalah) masih bisa kami olah,” tutur Jesus.

“Kami akan lebih baik dengan fans kami berada di belakang kami dan saya tak merasa Fenerbahce akan bermain bagus di sini. Kami tahu mereka memiliki hasil bagus saat bermain tandang, tapi kami adalah tim yang lebih kuat di kandang. Jadi kami percaya kami bisa melaju ke final.”

Kekalahan Benfica di Turki memang mengakhiri rentetan 38 kemenangan mereka di segala kompetisi. Namun, Si Elang, julukan Benfica, masih belum terkalahkan dalam 19 laga kandangnya dan hal inilah yang membuat Jesus bertambah yakin.

“Tujuan kami adalah untuk mengubah hasil ini [agregat), 1-0 adalah hasil yang rumit. Namunm kami tahu dan percaya bahwa kami bisa melaluinnya,” imbuh Jesus.

“Kami memiliki pengalaman di kedua kompetisi, baik Liga Champions maupun Liga Europa dan kami tahu seperti apa dalam tahapan ini. Kami tetap tenang dan tak akan mengubah apa pun. Kami sangat percaya diri dan berharap fans akan membantu kami mencapai final. Itulah yang kami inginkan.”

Dalam laga ini, Benfica masih menunggu kebugaran dari Nicolas Gaitan dan akumulasi yang diterima Ola John. Sementara, Fenerbahce kemungkinan tak akan diperkuat Mehmet Topal dan Pierre Webo yang mengalami akumulasi kartu.

Absennya Webo jelas kerugian bagi Fenerbahce. Kendati demikian, pelatih Fenerbahce, Aykut Kocaman, tetap yakin menyusul hasil tak pernah terkalahkan timnya dalam tujuh laga terakhir di Liga Europa.

“Benfica merupakan tim yang lebih berpengalaman dan memainkan banyak laga Eropa. Bahkan, meski kami unggul 1-0 (hasil leg pertama), kans kedua tim dalam laga ini masih sama,” tutur Kocaman.

“Kami menghadapi tim yang sangat kuat, kami memiliki keunggulan satu gol namun kami belum melewatinya. Hal itu hanya akan diketahui setelah 90 atau 120 menit.”
Kocaman juga sadar bahwa pertandingan nantinya bakal berlangsung ketat. Saking, ketatnya tak menutup kemungkinan hasil akhir harus dilalui dalam drama adu penalti. Akan hal ini, ia pun mengaku telah siap.
“Pada sesi latihan terakhir, kami berkerja di penalti, namun yang lebih penting adalah kesiapan mental untuk mengambilnya [tendangan penalti]. Kami tak bermain bagus di game pertama, namun kami bermain dengan cara yang kami mampu.”