Tag Archives: Didier Deschamps

Nasri Umumkan Pensiun dari Tim Prancis

Nasri-846x475

Samir Nasri telah memutuskan untuk tidak lagi memperkuat tim nasional Prancis. Gelandang klub Manchester City ini mengumumkan bahwa dia pensiun dari karir internasionalnya.

Pemain berusia 27 tahun ini telah bermain 41 laga bersama Les Bleus dan menyumbangkan lima gol. Namun dia tidak dibawa oleh pelatih Didier Deschamps untuk masuk skuatnya tampil di Piala Dunia 2014 di Brasil.

Nasri pun mengklaim bahwa tidak memiliki kesempatan bermain sepanjang tim Prancis masih dipegang oleh Deschamps. Ia sebelumnya memang telah mengatakan akan membuat keputusan akan karir di tim Prancis dalam waktu dekat ini.

“Saya sudah memikirkan hal itu (pensiun dari karir internasional) sejak Piala Eropa 2012. Ini hanya sebuah konfirmasi saja atas apa yang telah saya rasakan,” ungkap Nasri.

Mari kita hadapi itu, selama dia [Deschamps] menjadi manajer saya tidak berpikir saya memiliki kesempatan setelah semua yang terjadi,” ujarnya.

“Dia (Deschamps) mengatakan dia tidak memilih saya untuk Piala Dunia karena saya tidak senang di bangku cadangan tapi saya tidak tahu satu pemain yang senang di bangku cadangan, terutama ketika Anda tidak mengerti alasannya,” tukasnya.

Deschamps : Inilah Sepak Bola

JT4nWiQEoF

Ajaib! Mungkin kata itu pantas disematkan untuk Timnas Prancis ketika menjamu Ukraina pada leg kedua play off Piala Dunia 2014 di Stade de France. Betapa tidak, Franck Ribery dkk. mampu membalikkan prediksi banyak kalangan yang menilai mereka tak mampu mengejar defisit dua gol.

Prancis menjamu Ukraina di Stade de France, Rabu (20/11/2013) dini hari tadi, dengan kondisi yang terjepit. Hal ini menyusul kekalahan 0-2 yang mereka terima pada leg pertama di Ukraina.

Timnas Prancis mencatat momen bersejarah menyusul kesuksesan mereka menyingkirkan Ukraina di babak play off Piala Dunia 2014. Pelatih Didier Deschamps pun bangga dengan performa anak asuhnya.

Prancis mengemban misi sulit saat menjamu Ukraina pada leg kedua play off di Stade de France, dini hari tadi. Franck Ribery dkk. dituntut mencetak tiga gol untuk membalikkan defisit gol, menyusul kekalahan 0-2 pada leg pertama di Ukraina.

Sempat diragukan, Les Bleus mampu menjawab kritikan dengan performa ‘ajaib’. Mereka berhasil merealisasikan tuntutan mencetak tiga gol, lewat gol-gol Mamadou Sakho, Karim Benzema dan gol bunuh diri Oleh Hushev di babak kedua.

Lolos ke Piala Dunia 2014 di Brasil, Deschamps tentu bangga. Pelatih yang jadi kapten Prancis saat menjuarai Piala Dunia 1998 ini pun meyakini, anak asuhnya mampu melakukan hal yang besar di Brasil nanti.

“Inilah ajaibnya sepakbola. Empat hari lalu, kami berada di posisi yang sangat buruk, tapi para pemain bermain dengan fantastis malam ini,” ujar Deschamps sebagaimana dikutip Soccerway.

“Sekarang kami sudah lolos, dan kami mampu menciptakan sesuatu yang besar (di Piala Dunia),” tegasnya

Sedangkan dari Ribery “Ini indah, menakjubkan, kami berhasil melakukan sesuatu yang luar biasa. Fans terus mendukung kami.  Kami menderita begitu banyak kesedihan, dan ini sangat bagus, indah,”  sebagaimana dikutip Goal, Rabu (20/11/2013).

“Saya lama sekali sejak saya merasakan atmosfer seperti ini di Stade de France. Kami mendapatkan tamparan yang bagus di Ukraina, dan malam ini menegangkan hingga akhir,” sambungnya memuji dukungan suporter yang memadati stadion untuk mendukung Prancis.

Abidal: Prancis Kurang Mematikan!

Friendly - Belgium v France

Penampilan buruk Prancis dalam Pra-Piala Dunia kontra Georgia, Jumat (6/9), turut disesali Eric Abidal. Pemain belakang AS Monaco itu menilai, Les Blues kurang membahayakan di lini depan.

Prancis gagal membawa pulang poin penuh di laga yang dihelat di Stadion Boris Paichadzis Erovnuli itu. Anak asuh Didier Deschamps ditahan tanpa gol oleh Georgia.

Karim Benzema menjadi sorotan usai pertandingan. Pemain Real Madrid tersebut dinilai gagal menjalankan perannya sebagai bomber utama Prancis.

“Kami tampil lebih baik pada babak kedua dengan sejumlah peluang emas,” sesal Abidal dalam wawancara setelah pertandingan, dilansir Football365 .

“Kami kurang efisien, itu hasil yang buruk. Kami tidak mencari kambing hitam, namun efisiensi jelas sangat dibutuhkan,” tandasnya.

Hasil imbang menjauhkan Prancis dari pemuncak klasemen Grup I zona Eropa, Spanyol. Franck Ribery dan kawan-kawan mengoleksi 11 poin dari total enam pertandingan.

Janji Nasri kepada Deschamps: Takkan Lagi Berperilaku Buruk

nasri perancisSamir Nasri tengah membuka lembaran baru bersama timnas Prancis usai absen lama akibat perilaku buruk. Nasri berjanji kepada pelatih Didier Deschamps bahwa dirinya tidak akan membuat masalah lagi.

Gelandang Manchester City itu diskors tiga pertandingan internasional setelah melontarkan perkataan buruk terhadap media Prancis setelah Les Bleus tampil buruk kemudian tersingkir di Piala Eropa 2012.

Setelah itu, Prancis mengalami pergantian pelatih dari Laurent Blanc kepada Deschamps. Di tangan sang pelatih baru, Nasri akhirnya dipanggil kembali ke skuat Prancis setahun kemudian yang ditandai dalam laga ujicoba kontra Belgia pada bulan lalu.

Nasri kini masuk dalam skuat Prancis untuk dua pertandingan kualifikasi Piala Dunia melawan Georgia dan Belarusia. Pesepakbola berusia 26 tahun ini tidak akan menyia-nyiakan kepercayaan Deschamps.

“Selama setahun aku hidup dalam ketidapastian, tapi yang lebi penting, aku memang tidak pantas dipanggil kembali (ke timnas),” kata Nasri kepada L’Equipe.

“Aku memiliki musim terburuk sejak menjadi pesepakbola profesional. Di dalam diriku aku terluka, aku telah menderita dan tidak akan mengulanginya lagi.”

“Yang paling ku sesali adalah menodai citraku dengan anak-anak yang melihatku sebagai seorang pahlawan. Aku tidak ingin mereka melakukan apa yang aku lakukan. Aku sudah melewati batas,” sambung eks pemain Arsenal ini.

“Bagaimanapun, aku bisa menjanjikan Deschamps bahwa selama kami bekerja sama dia tidak akan menemui masalah denganku,” sahut Nasri berjanji.

Deschamps: Ribery Pantas Raih Ballon d’Or

franck-ribery-130301-logoPelatih tim nasional Prancis, Didier Deschamps, menilai winger Bayern Muenchen Franck Ribery layak menerima penghargaan Ballon d’Or 2013. Menurut Deschamps, prestasi pemain 30 tahun itu tak bisa ditandingi pemain-pemain lain.

Ribery jadi salah satu kunci kesuksesan Der Bavarians musim lalu. FC Hollywood meraih treble dengan menjuarai Bundesliga, Piala Jerman dan Liga Champions.

“Saya pikir Ribery layak meraih Ballon d’Or karena penampilan, musim fantastisnya, dan tiga gelar yang ia menangi,” kata Deschamps kepada RMC.

“Dia adalah pemain yang bisa mengklaim Ballon d’Or dengan cara yang sama seperti Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Franck memenangi tiga gelar bersama Muenchen. Hanya sedikit orang yang memenangi banyak trofi seperti itu dalam satu musim.”

Pemain Prancis terakhir yang sukses memenangi Ballon d’Or adalah legenda Les Bleus, Zinedine Zidane. Mantan pemain Real Madrid itu memenanginya pada tahun 1998 usai membawa Prancis juara Piala Dunia