Tag Archives: Carlos Tevez

Tevez Dipuji Bek Juventus

tevez-2-130825bCarlos Tevez memulai debutnya dengan manis di Serie A musim 2013-2014. Striker yang baru diboyong dari Manchester City dengan nilai transfer 9 juta euro pada bursa transfer musim panas ini mencetak gol tunggal bagi kemenangan Juventus atas Sampdoria, Ahad (25/8/13) dinihari WIB. “Itu adalah malam yang sempurna, karena kami menang di arena sulit dan sangat senang dengan kinerja,” kata Tevez kepada Sky Sport Italia usai pertandingan.

Pujian datang dari bek Juve, Giorgio Chiellini, untuk Tevez. “Tevez adalah benar-benar pemain kelas dunia, tapi apa mengejutkan saya lebih dari apa pun adalah cara dia mengorbankan diri untuk membantu tim,” ucap Chiellini. “Dia bekerja seperti seekor keledai! Saya senang untuknya, karena ia mulai memetik hasil dari semua kerja kerasnya musim panas ini.

“Sebagai sebuah tim, kami memiliki banyak ruang untuk perbaikan, karena permainan kami masih belum 100 persen. Sampdoria adalah tim yang sulit untuk dihadapi,” tambah Chiellini.

Dengan hasil ini, Juve sementara menempati peringkat kedua klasemen sementara dengan jumlah 3 poin. Juve kalah produktivitas gol dari tim promosi Hellas Verona yang beberapa jam sebelumnya membuat kejutan dengan menumbangkan klub raksasa AC Milan 2-1.

Cetak Gol Kemenangan Juventus, Debut Carlos Tevez Sempurna

309104hp2Juventus memulai petualangan meraih Scudetto yang ke-30 dengan meraih kemenangan 1-0 atas Sampdoria, satu-satunya tim yang bisa merebut enam angka dari tangan si Nyonya Tua musim lalu.

Debut Carlos Tevez di Serie A Italia berjalan sempurna, penyerang Argentina ini mencetak satu-satunya gol kemenangan Bianconeri.

Duel kedua tim berjalan seru terutama di babak kedua hingga mengahadirkan duel-duel keras yang menimbulkan atmosfer panas tidak hanya di tengah lapangan tetapi juga di tribun penonton.

Babak pertama
Juventus langsung menekan pertahanan tuan rumah dengan mengamankan pengusaan bola, berusaha mendikte pertandingan. Sebuah serangan menjanjikan di awal laga disusun Vucinic dan Vidal namun bisa dihadang Andrea Costa.

Pada menit kelima tendangan jarak jauh Andrea Pirlo memaksa Da Costa bermanuver menepis bola ke atas mistar gawang, tekanan Juventus berlanjut.

Di menit 24 Pogba terjatuh di kotak penalti setelah berduel dengan De Silvestri namun permintaan penalti Bianconeri diabaikan wasit. Serangan tim tamu belum berhenti Carlos Tevez mengamankan bola sodoran Vucinic dan menembak ke arah tiang dekat sayang masih bisa dimentahkan.

Pertandingan kemudian berjalan sedikit membosankan karena seringnya pelanggaran dilakukan oleh kedua tim hingga mengganggu ritme di atas lapangan. Situasi diperparah seringnya salah umpan dan buruknya penyelesaian set-piece.

Sayap Juventus yang biasa aktif mengiris pertahanan lawan tidak terlalu banyak aktif bergerak. Pressing ketat Sampdoria membuat Asamoah dan Lichtsteiner kesulitan mendapat ruang. Sementara itu aksi perdana Tevez di Serie A bisa dikatakan baik tetapi dia gagal merajut kerjasama apik dengan Vucinic.

Hingga babak pertama selesai, kedua tim masih sama kuat 0-0.

Babak kedua
Paruh kedua pertarungan diawali pelanggaran terhadap Giabbiadini oleh Chiellini hingga menghadirkan tendangan bebas bagi Sampdoria. Namun seperti di babak pertama set-piece tuan rumah mengecewakan.

Di saat tempo pertandingan menurun, gol yang dinanti loyalis Juventus hadir tepatnya pada menit 58. Skema serangan indah dibangun juara bertahan Serie A. Bermula dari satu sentuhan Vidal ke arah Pogba di sisi kiri, bola kemudian diteruskan untuk didorong mudah Carlos Tevez ke gawang lawan.

Tertinggal satu gol, Sampdoria bernafsu menyerang pertahanan Juventus dan benar saja mereka nyaris menyamakan kedudukan andai gol Costa di menit 64 tidak dianulir wasit. Bintang Sampdoria itu terkena jebakan off-side.

Memasuki menit 80 tempo permainan kembali melambat, Juventus mulai berkonsentrasi pada lini pertahanan untuk mengamankan kemenangan. Derita kekalahan Sampdoria bertambah karena mereka harus mengakhiri laga dengan sepuluh orang saat Paolo Castellini mendapat kartu merah langsung di menit 90 karena melakukan tekel keras terhadap Lichtsteiner.

Conte optimistis dengan kemajuan Juventus

contePelatih Juventus Antonio Conte menyatakan amat bergembira bahkan melambungkan rasa optimistis dengan kemajuan yang dicapai oleh skuad asuhannya jelang musim kompetisi 2013/2014.

Skuad “Nyonya Tua” siap berjuang di ajang Seria A, Liga Champions dan Coppa Italia, sebagaimana dikutip dari situs Football Italy.

“Kami bakal menjalani masa pra-musim yang intensif, dan kami berharap memperoleh hasil yang maksimal,” kata mantan gelandang itu.

“Kami telah bekerja keras selama 10 hari, dengan melipatgandakan sesi latihan. Dan kami telah memasang target di musim mendatang.”

“Kami tidak selalu terusik dengan kondisi pemain yang masih dibekap cedera. Kami terus berjuang meraih target yang telah kami tekadkan,” katanya.

Musim ini, Juventus mendatangkan Carlos Tevez dan Fernando Llorente. Kedua striker ini diharapkan mampu membawa Juve meraih scudetto ketiga secara beruntun, dan Liga Champions.

Carlos Tevez Motivasinya Tinggi di Juventus

carlos-tevez-belakangi-lensaCarlos Tevez mengutarakan antusiasmenya yang besar untuk membantu Juventus meraih prestasi. Liga Champions merupakan target terbesar La Vechia Signora musim depan.

Striker asal Argentina itu tiba di Turin usai dibeli dengan banderol sembilan juta euro dari Manchester City. Para penggemar langsung menyambutnya, apalagi setelah Tevez diberi nomor punggung 10.

“Aku berada di sini untuk melanjutkan halaman dalam buku sejarah Juventus,” harap Tevez saat diwawancarai Juventus TV , Sabtu (20/7/2013).

“Liga Champions adalah impian semua fans dan aku melakukan segalanya untuk membantu tim meraihnya,” lanjut pemain yang pernah merumput di West Ham United dan Manchester United tersebut.

Tevez juga mengaku bangga bisa mengenakan nomor keramat peninggalan Alessandro Del Piero. “Sebuah kehormatan bisa memakan nomor 10 di Juventus yang penuh sejarah di dalamnya,” bilangnya.

Pep Waspadai Langkah Juventus di Liga Champions

Pep Guardiola

Pelatih anyar Bayern Munchen, Pep Guardiola mewaspadai langkah Juventus di Liga Champions musim depan. Disebutnya, I Bianconeri tengah berada di jalur yang tepat untuk kembali di jajaran klub top Eropa.

“Di Liga Champions, Juventus tentunya lebih kuat dari musim sebelumnya. Di Italia, mereka telah meraih banyak kemenangan dan kini mereka membidik Eropa,” ucap Guardiola, dilansir Football Italia .

Ucapan Guardiola tersebut mungkin merujuk dari langkah Juventus pada bursa transfer musim panas ini. Seperti diketahui, sejak musim lalu, Juventus memang sudah ingin mendatangkan striker berkualitas untuk menambah daya gedor di lini depan.

Kini, Juventus akhirnya mengakhiri problem tersebut dengan mendatangkan dua striker sekaligus, yakni Carlos Tevez dan Fernando Llorente.

“Mereka adalah klub yang memiliki dana yang besar dan mampu mendatangkan banyak pemain. Mereka adalah klub yang luar biasa mengagumkan,” sambungnya.

“Aspek kesuksesan dan kemenangan mereka berhubungan dengan kontinuitas proyek yang dijalankan bersama pelatih mereka, yakni Antonio Conte,” pungkasnya.

Pada musim kompetisi lalu, Bayern dan Juventus sempat bentrok di fase perempat final Liga Champions. Namun Juventus harus mengakui superioritas Bayern yang mengalahkan mereka dengan agregat yang cukup telak, 4-0.