Tag Archives: Australia

Australia Pecat Pelatih Setelah Kalah 0-6 Dari Perancis

Australia Pecat Pelatih

Buntut dari kekalahan besar 0-6 dari Prancis di laga persahabatan internasional yang berlangsung di Parc des Princes, Jumat, 11 Oktober 2013 malam waktu setempat atau Sabtu (13/10/13) dinihari WIB, Australia memecat pelatihnya asal Jerman, Holger Osieck.

Australia memecat pelatihnya tujuh bulan sebelum perhelatan Piala Dunia 2014. Holger Osiecks diberhentikan karena timnya dua kali kalah berturut-turut dengan skor telak.

Pada pertandingan persahabatan melawan Prancis di Paris tadi malam (11/10/2013), Australia disikat tuan rumah dengan enam gol tanpa balas alias 0-6. Celakanya, pada laga terakhir mereka dua bulan lalu di Brasilia, The Socceroos juga kalah dengan skor sebesar itu dari Brasil.

Dua kekalahan memalukan secara beruntun itu membuat pihak federasi sepakbola Australia mengetok palu pemecatan kepada pelatih berpaspor Jerman itu. Sambil menunggu siapa yang akan mereka rekrut, untuk sementara tugas caretaker pelatih diserahkan kepada Aurelio Vidmar.

Sementara itu, Chief Executive FFA David Gallop menyatakan jika posisi Osieck sementara waktu diemban caretaker tim Aurelio Vidmar yang akan memimpin Australia menjalani laga persahabatan lainnya menghadapi Kanada di Craven Cottage, London, Selasa (15/10/13) pekan depan. Lebih lanjut, Gallop mengatakan jika Head of National Performance Luke Casserly dan Direktur Teknik Nasinal Han Berger akan bertanggung jawab dalam mencari sosok pelatih permanen
Sebelum dikalahkan Brasil, Osiecks menulai pujian karena akhirnya berhasil meloloskan Australia ke putaran final Piala Dunia 2014. Itu berarti Australia untuk ketiga kalinya berturut-turut tampil ajang terbesar di dunia itu.

Pria 65 tahun membesut Australia selepas Piala Dunia 2010, menjadi suksesor Pim Verbeek. Ia berhasil membawa timnya ke final Piala Asia 2011, sebelum dikalahkan Jepang lewat extra time.

“Ingin mengucapkan terima kasih kepada Holdger karena telah membuat kami lolos ke Piala Dunia untuk kali ketiga. Inikah yang pertama buat kami, lolos ke Piala Dunia lalu pelatihnya dipecat? Hari yang sedih untuk sepakbola Australia,” tulis pemain kawakan Tim Cahill melalui aku twitter-nya

Australia Resmi Masuk AFF

tim nasional australiaFederasi Sepak Bola Australia (FFA) resmi bergabung ke Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF), Senin (26/8/2013). Negeri Kanguru itu diterima secara aklamasi oleh anggota AFF dalam Kongres Luar Biasa AFF di Dili, Timor Leste.

“Federasi Sepak Bola Australia merasa terhormat masuk ke dalam Federasi Sepak Bola ASEAN. Kami berharap menjadi anggota aktif dan berkontribusi dalam perkembangan dan kesuksesan sepak bola di wilayah kami,” ujar Sekretaris Jenderal dan CEO FFA, David Gallop, seperti dilansir abs-cbnnews.com.

Australia resmi bergabung dengan Konfederasi Sepak Bola Asia pada 2006, hijrah dari Konfederasi Sepak Bola Oceania (OFC) yang kurang kompetitif. Bergabungnya Australia ke AFF terjadi menjelang kiprah penting Australia yang akan menjadi tuan rumah Piala Asia pada 2015.

“Besok kami akan menandai tepat 500 hari sebelum bergulirnya Piala Asia di Australia. Sebagai anggota AFF, kami akan melakukan yang terbaik untuk membuat ASEAN bangga,” tegas Gallop.

Sekretaris Jenderal AFF, Azzuddin Ahmad, mengaku senang Australia bisa bergabung ke wilayah ASEAN. Ia berharap, AFF bisa meningkatkan kerja sama dengan Australia agar sepak bola Asia Tenggara bisa berkembang lebih baik.

Gol Tunggal Kennedy Antar Australia ke Piala Dunia

brod cupSatu tim lagi memastikan diri lolos secara otomatis ke putaran final Piala Dunia di Brasil tahun depan. Australia menjadi wakil keempat dari zona Asia yang berhak tampil perhelatan sepakbola terakbar itu.

The Socceroos lolos dengan status runner up di Grup B. Pada pertandingan terakhir babak kualifikasi, mereka berhasil mengalahkan Irak dengan skor tipis 1-0.

Bertandingan di ANZ Stadium, Selasa, 18 Juni 2013, tuan rumah memastikan jelang laga bubar. Adalah Joshua Kennedy yang mengoyak jala gawang Irak pada menit 83.

Tambahan tiga poin membuat Australia mengemas 13 poin dan tak mungkin lagi dikejar oleh rivalnya, Yordania. Mark Schwarzer Cs bergabung dengan tiga wakil Asia lainnya Iran, Jepang dan Korea Selatan untuk tampil di Brasil tahun depan.

Sementara Yordania akan bertarung dengan Uzbekistan untuk mementukan siapa yang berhak tampil di laga play off menghadapi peringkat kelima zona Amerika Selatan atau CONMEBOL.

Jepang lolos ke putaran final Piala Dunia

Jepang lolos ke putaran final Piala Dunia

Jepang menjadi tim pertama yang lolos ke putaran final Piala Dunia di Brazil, ketika pengatur permainan Keisuke Honda mencetak gol di fase akhir pertandingan untuk bermain imbang 1-1 dengan Australia pada laga dramatis di Saitama pada Selasa.

Samurai Biru mendominasi sebagian besar pertandingan namun gagal mengonversi tekananan itu menjadi gol-gol, dan pemain sayap Australia Tommy Oar terlihat akan memaksa mereka membayar hal tersebut ketika sepakan silangnya pada menit ke-81 melambung melewati kiper Eiji Kawashima, yang gagal mengamankan bola, lapor Reuters.

Namun Jepang tidak dapat ditaklukkan dan mereka mampu menyamakan kedudukan melalui Honda, yang baru tiba di Jepang pada Senin setelah membantu CSKA Moscow memenangi Piala Rusia pada Sabtu.

Umpan silangnya mengenai tangan bek Matt McKay di kotak terlarang pada menit-menit akhir pertandingan, dan penyerang berambur pirang itu mengeksekusi penalti yang mengecoh kiper Mark Schwarzer untuk membuat para penonton bersorak gembira.

“Memalukan karena kami tidak bisa mendapat kemenangan namun saya gembira kami mengunci tiket lolos untuk Piala Dunia,” kata Honda seperti dikutip Kyodo.

“Itu sedikit ketidakberuntungan yang membuat kami tertinggal dan tidak banyak waktu tersisa. Namun saya berbicara kepada Shinji (Kagawa) dan kami berkata kami harus terus menekan dan mencoba menciptakan ruang.”

“Beruntung bagi kami, kami mampu mendapatkan penalti dan saya mampu mengeksekusinya.”

Hasil ini membuat pemuncak klasemen Jepang mengumpulkan 14 angka dari tujuh pertandingan di Grup B kualifikasi Asia, sehingga mereka dipastikan menduduki posisi teratas dan mencapai final 2014 dengan pertandingan yang masih belum dimainkan.

Jepang unggul lima angka atas Oman – yang mengalahkan Irak 1-0 di Muscat – dan tujuh angka dari Australia, yang menggeser Yordania karena selisih gol di mana kedua tim memainkan satu pertandingan lebih sedikit.

Jepang menyelesaikan kampanye mereka melawan tim juru kunci Irak pada Selasa sebelum mereka berhadapan dengan tuan rumah Brazil di Piala Konfederasi pada 15 Juni, di mana pemain bertahan Yuto Nagatomo mengincar hadiah yang lebih besar di Amerika Selatan.

“Keisuke memperlihatkan betapan kuat mental dia hari ini, dan saya tidak pernah meragukannya (ia akan mencetak gol),” kata bek Inter Milan itu.

“Saya gembira namun tujuan sebenarnya bagi kami adalah memenangi Piala Dunia dan ini hanya satu langkah dalam perjalanan.”

Sedikit Kecewa

Jepang menyia-nyiakan peluang pertama untuk lolos ke putaran final pada Maret, ketika mereka takluk 1-2 dari tuan rumah Yordania dan mereka tergerak oleh 62.172 pendukung di Stadion Saitama yang tidak menginginkan mereka membuang kesempatan kedua.

Honda, yang kembali ke tim setelah mengalami cedera paha, dan Kagawa memberi kesulitan pada tim tamu di fase-fase awal pertandingan ketika Jepang menebar ancaman ke gawang Australia.

The Socceroos kembali memanggil bek veteran Sasa Ognenovski untuk berduet dengan kapten sarat pengalaman Lucas Neill di jantung pertahanan, dan dua pemain ini bermain sangat dalam, untuk mengantisipasi tekanan Jepang.

Honda, Kawaga, dan Yasuhito Endo nyaris mencetak gol pada 20 menit pertama, namun Ryuichi Maeda tidak begitu tajam saat menyerang ketika Jepang kembali terbukti kekurangan penyerang kelas dunia.

Babak kedua berlanjut dengan pola serupa ketika sepakan Kagawa membentur mistar gawang pada menit ke-60 dan Nagatomo menyia-nyiakan peluang saat timnya melakukan serangan balik pada menit ke-80 dari sisi kiri.

The Socceroos membuat mereka membayar kegagalan memanfaatkan peluang ketika Oar mengambil keuntungan dari kesalahan lain yang dilakukan Kawashima, namun Honda dapat menyelamatkan satu angka melalui gol penyama kedudukannya yang berarti Jepang akan ambil bagian di putaran final untuk kelima kalinya secra berturut-turut.

“Saya hanya merasa lega dan bahagia,” kata Kawashima.

“Menyedihkan kami kemasukan gol seperti itu, namun ini terjadi di pertandingan-pertandingan kualifikasi Piala Dunia seperti ini. Saya hanya benar-benar gembira tim bahwa tim ini melakukannya di kandang, di Jepang.”

Hasil ini memperbesar harapan-harapan Australia untuk lolos dari grup, di mana dua tim teratas Grup A juga mencapai Brazil secara langsung, namun pelatih Socceroos Holger Osieck sedikit kecewa timnya tidak mampu membawa pulang kemenangan.

“Sebelum pertandingan hasil imbang akan bagus namun ketika Anda sudah begitu dekat…tentu saja hasil imbang sedikit mengecewakan,” kata Osieck kepada FOx Sports.