Tag Archives: argentina

Dapat Izin Kerja, Bek Baru MU Siap Lakoni Debut

2133484

Kabar baik bagi Manchester United, bek anyar mereka, Marcos Rojo, siap merumput setelah mendapatkan izin kerja.

Kepastian tersebut diumumkan United melalui akun twitter resminya @ManUtd.Dengan demikian pemain kebangsaan Argentina itu bisa melakoni debutnya bersama Setan Merah saat berhadapan dengan QPR tanggal 14 September mendatang.

“Badan Perbatasan Inggris telah setuju memberikan bek #MUFC @MarcosRojo5 sebuah visa dan karena itu ia bisa bermain menghadapi QPR tanggal 14 September,” demikian kicauan resmi klub.

Pemain 24 tahun itu bergabung dengan nilai transfer 16 juta Pounds (308 miliar Rupiah) dari Sporting Lisbon bulan Agustus lalu. Sayang, Rojo tidak bisa langsung tampil karena harus menunggu izin kerja keluar.

Dengan keluarnya izin kerja bagi Marcos Rojo, pelatih Louis van Gaal bisa bernapas lega. Kini, ia memiliki opsi di sektor bek sayap kiri yang selama ini diisi oleh Ashley Young.

Hari Kamis dini hari kemarin (4/9/2014), Rojo tampil impresif bersama Argentina saat menundukkan Jerman dengan skor 2-4 dalam laga ujicoba internasiona

Ketika Maradona dan Paus Fransiskus Berjumpa

2014-09-01T153530Z_503857981_GM1EA911TEK01_RTRMADP_3_POPE-RELIGION-846x475

Bapak umat Katholik sedunia Paus Fransiskus biasanya menjadi satu-satunya orang yang jadi pusat perhatian dalam sebuah acara. Namun, ada yang berbeda dalam acara audiensi umum Sri Paus di aula Vatikan, hari Senin (1/9/2014).

Ada sosok lain yang menarik perhatian para peserta audiensi di Vatikan itu. Dia adalah legenda sepak bola Argentina, Diego Maradona.

Maradona hadir bersama sekitar 400 orang lain dalam audiensi Paus Fransiskus yang dikhusukan bagi para pemain dan penyelenggara sebuah laga sepak bola amal. Laga amal itu digelar di Roma, Italia dalam rangka mempromosikan perdamaian dan kerukunan antar-umat beragama.

Audiensi dimulai dengan pidato Sri Paus di hadapan para peserta. Kemudian, satu persatu peserta berfoto bersama pemimpin 1,2 miliar umat Katholik Roma di seluruh dunia itu.

Maradona, sang bintang Albiceleste yang membawa Argentina menjuarai Piala Dunia tahun 1986 duduk di barisan bangku terdepan. Banyak di antara peserta yang mendatangi bintang yang terkenal dengan gol “Tangan Tuhan” itu untuk mengajaknya berfoto.

Ketika tiba giliran Maradona menyalami Sri Paus, Maradona menyempatkan diri mengobrol bersama Sri Paus, yang notabene juga berasal dari Argentina. Bahkan, keduanya mengobrol lebih lama dari orang lainnya. Sebelum berlalu, Maradona memberikan cenderamata berupa jersey biru putih timnas Argentina bernomor punggung 10 kepada Bapak Suci. Nama Sri Paus “Francisco” tersemat di bagian punggung jersey.

Kepada wartawan, mantan kapten Argentina itu mengaku bahwa Bapak Suci-lah yang membuatnya bertobat.

“Paus Fransiskus bahkan lebih besar dari seorang Maradona,” ujar mantan striker nyentrik itu.

“Kita semua harus meniru Paus Fransiskus. Jika setiap kita mau memberikan sesuatu kepada sesama, tak akan ada orang yang kelaparan di dunia ini,” sambung Maradona.

Sementara itu, dalam audiensinya, Sri Paus menyampaikan harapan agara laga amal di Stadion Olimpiade Roma akan mendorong terciptanya “perdamaian di antara semua orang, mengesampingkan segala diskriminasi ras, bahasa, atau agama”.

“Diskriminasi adalah godaan,” kata Bapak Suci sembari menambahkan bahwa agama punya peran membawa perdamaian bagi dunia dan bahwa olah raga, khususnya sepak bola, bisa menjadi kendaraan perdamaian.

Selain Maradona, acara audiensi tersebut juga dihadiri Gianluigi Buffon, Andrea Pirlo, mantan striker Italia Roberto Baggio, serta manajer Arsenal, Arsene Wenger. Pemasukan acara amal akan disalurkan ke Scholas, sebuah proyek amal Paus yang ditujukan untuk menghubungkan jaringan sekolah dan pendidikan dari kebudayaan dan agama yang berbeda-beda di seluruh dunia. Sebagian dana juga disalurkan ke Yayasan Pupi yang didirikan oleh mantan pesepakbola Javier Zanetti, untuk membantu anak-anak miskin di Argentina.

“Saya Memang Tidak Profesional”

Argentina's Marcos Rojo slides for the ball during their 2014 World Cup final against Germany at the Maracana stadium in Rio de Janeiro

Bek timnas Argentina, Marcos Rojo, sedang naik daun. Setelah penampilan menonjolnya di Piala Dunia 2014 bersama Albiceleste, Rojo diincar Manchester United.

Bek Sporting Lisbon itu menjadi salah satu topik pemberitaan transfer pemain di banyak media massa. Sebelumnya, pemain 24 tahun itu belum dikenal luas.

Sayangnya, popularitas mantan pemain Estudiantes dan Spartak Moscow itu tidak berimbas kepada konsistensi profesionalismenya. Rojo dikabarkan sempat tidak mengikuti latihan tim Sporting pekan lalu.

Pihak Sporting mengaku kalau pemainnya itu tidak meminta izin. Kritik pun langsung ditujukan kepada Rojo yang dinilai tidak mampu bersikap profesional terhadap klub yang secara resmi masih dibelanya.

Menyadari kesalahannya, Rojo meminta maaf. “Saya minta maaf untuk tindakan saya, saya mengaku saya tidak profesional,” ujarnya kepada stasiun televisi Sporting Lisbon seperti yang dilansir Sportsmole, Senin (18/8/2014).

“Karir saya sebenarnya masih bersama Sporting. Saya akan memperbaiki situasi dan siap memberikan yang terbaik,” imbuhnya

Dunga Latih Timnas Brasil, Maradona Iri

Maradona-shutterstock-846x475

Keputusan Federasi Sepak Bola Brasil untuk menunjuk Dunga sebagai pelatih timnas Brasil ternyata membuat Diego Maradona iri. Pemain legendaris Argentina itu menilai, Federasi Sepak Bola Argentina seharusnya juga melakukan hal yang sama kepada dirinya.

Dunga merupakan pelatih Brasil di Piala Dunia 2010. Karena gagal membawa Brasil menjadi juara, Dunga dipecat dari jabatannya tersebut dan digantikan oleh Luis Felipe Scolari.

Hal yang sama juga dialami oleh Maradona. Dia adalah pelatih Argentina di Piala Dunia 2010. Prestasi buruk Argentina yang dikalahkan Jerman 4-0 di babak perempat final membuat Maradona harus kehilangan posisinya sebagai pelatih.

“Apabila Brasil menunjuk lagi Dunga, seharusnya Argentina juga melakukan hal yang sama kepada saya. Saat ini, timnas Argentina tidak mempunyai pelatih. Namun, saya tidak akan berjongkok dan memohon kepada mereka,” kata Maradona.

Alejandro Sabella sudah mengundurkan diri sebagai pelatih usai membawa Argentina lolos ke final Piala Dunia 2014. Mantan pelatih Barcelona, Gerardo Martino dikabarkan sebagai kandidat kuat untuk menjadi pelatih Argentina.

Meski sukses membawa Argentina lolos ke final Piala Dunia untuk kali pertama dalam 24 tahun terakhir, Maradona menilai permainan Messi dan kawan-kawan tidak konsisten selama 90 menit.

“Anda bisa lihat dari umpan yang dilakukan pemain selama pertandingan, tidak akan ada satu pun yang bisa melihat umpan yang baik,” ujarnya.

Messi: Saya Masih Ingin Bersama Argentina

messi-130912bBintang Barcelona Lionel Messi mengatakan tidak tahu bahwa klubnya meminta kepada Asosiasi Sepakbola Argentina (AFA) untuk membebaskan dirinya jika Argentina dipastikan lolos ke Piala Dunia 2014.

Albiceleste julukan Timnas Argentina, memastikan diri lolos ke ajang Piala Dunia 2014 Brasil setelah membekuk Paraguay 5-2, Rabu 11 September 2013. Dalam laga itu, Messi menyumbangkan dua gol yang berasal dari titik penalti. Alhasil, Argentina kian kokoh di puncak klasemen Zona Amerika Selatan dengan 29 poin.

Barca meminta AFA untuk memulangkan kapten Argentina itu. Dengan demikian maka, di dua laga sisa Timnas Argentina tak diperkuat Messi di laga Oktober mendatang. Dalam wawancaranya usai pertandingan, Messi menyangkal telah mengetahui permintaan tersebut.

“Saya tidak tahu apa-apa tentang hal itu. Saya baru mengetahui setelah beberapa orang memberitahukannya,” ucap pemain berusia 26 tahun tersebut.

“Tetapi sejatinya, saya masih ingin bersama Argentina dalam dua pertandingan berikut,” ujar Messi yang dijuluki Si Kutu itu menambahkan.

Barcelona sangat berkepentingan dengan keberadaan Messi ini. Mereka berharap bisa menjaga Messi tetap fit untuk laga-laga penting pada Oktober nanti. Blaugrana tak mau bintangnya tersebut kelelahan atau cedera, sehingga tidak maksimal di atas lapangan.

“Tampil di Piala Dunia jadi impian setiap pemain dan juga mimpi masyarakat Argentina. Saya akan menjaga impian tersebut sebaik mungkin. Jadi, saya akan membela Argentina hingga pertandingan terakhir,” ujar Lionel Messi meyakinkan.