Tag Archives: Adil Rami

“Shrek” yang Sabar Menunggu Bermain Di Milan

AC Milan v Atalanta BC - Serie ATerkadang bermodal kerja keras saja tidak cukup untuk menjadi pemain sukses. Dibutuhkan pula kesabaran ekstra untuk bisa mewujudkan mimpi. Adil Rami menjadi buktinya. Ia harus menunggu dari masa remaja hingga kini berusia 28 tahun untuk bisa berkostum AC Milan.

Kecintaannya terhadap “I Rossoneri” muncul karena seringnya menyaksikan pertandingan yang melibatkan tim asal Seri A Italia, khususnya Milan. Hingga, pria berdarah keturunan Maroko-Prancis ini termotivasi untuk menjadi penggawa Milan.

Belasan tahun berlalu, Rami telah tumbuh sebagai salah satu bek terbaik di “Negeri Anggur”. Rami andalan lini belakang Prancis sejak masih ditangani pelatih Laurent Blanc hingga kini Didier Deschamps. Pemain yang mendapatkan julukan “Shrek” karena dianggap mirip dengan tokoh dalam film kartun itu pun sukses mengecap trofi Ligue 1 Prancis bersama Lille. Prestasi itu membuat raksasa Liga Spanyol, Valencia, tertarik merekrutnya senilai enam juta euro (sekitar Rp 100 miliar).

Valencia Usir Bek Timnas Prancis

bola-130925c

Kabar tak sedap menyelimuti kubu Valencia menjelang laga lanjutan La Liga di pekan ketujuh menghadapi Granada di Estadio Los Carmenes, Rabu, 25 September 2013, malam waktu setempat atau Kamis (26/9/13) dinihari nanti. Pelatih Los Che Miroslav Djukic mengusir bek Timnas Prancis Adil Rami dari skuat.

Keputusan yang diambi Djukic tak lepas dari komentar pedas yang dilontarkan Rami saat diwawancarai Cadena SER. Dalam kesempatan itu Rami mengakui jika hubungannya dengan Djukic jauh dari kata harmonis. Bahkan, Rami menyerang Djukic sebagai pelatih yang tidak mau berbicara secara gentleman.

“Saat berbicara ia tidak menatap wajah Anda. Ia sempat mengatakan jika saya bisa menjadi salah satu bek tengah terbaik di Eropa. Tapi, ia tidak membuktikannya. Kami kehilangan sosok seperti David Albelda, Tino Costa, dan Roberto Soldado, pemain yang selalu berbicara dengan menatap mata Anda. Sekarang, para pemain di ruang ganti tak ada yang menyuarakan kebenaran,” tegas Rami.

Kontan, Djukic yang tadinya bakal memainkan Rami sebagai pengganti Ricardo Costa, marah dan mengusir pemain yang bersangkutan. Tadi pagi Rami kembali ke Valencia. Klub pun membenarkan insiden tersebut.

“Pelatih Valencia, Miroslav Djukic, dengan dukungan penuh dari klub memutuskan mencoret Adil Rami dari laga lawan Granada menyusul protes tak hormatnya yang diucapkan secara terbuka terhadap pelatih dan rekan setim, tanpa meminta izin atau sepengetahuan klub. Untuk menggantikannya, pelatih menunjuk Oril Romeu untuk bergabung dengan skuat,” demikian pernyataan Valencia di laman resmi klub.

Kabar terbaru menyatakan jika dalam pertemuannya dengan Presiden Klub Amadeo Salvo dan Direktur Sport Klub Braulio Vazquez, pelatih Djukic bersikeras jika dirinya tidak akan lagi memainkan Rami di sisa pertandingan sampai akhir musim. Artinya, di mata Djukic, Rami tidak akan bisa mengenakan kostum Kelelawar Hitam.

Diketahui, ketiga tokoh tersebut menyepakati jika Rami pantas dijatuhi sanksi menyusul ulahnya yang dinilai Djukic sebagai “pelanggaran yang sangat serius”. Isunya, Valencia akan membekukan status Rami di klub dan tidak akan membayar gajinya sementara waktu. Kebijakan klub ini mirip dengan yang dilakukan terhadap Fernando Gago tahun lalu.

Meski demikian, sampai tulisan ini diturunkan klub belum resmi melansir keputusan tetap terkait soal Rami. Muncul rumir jika Presiden Salvo telah memberi instruksi pada Manajer Umum Klub Francisco Rufete untuk bergerak mencari sosok pengganti Rami di bursa Januari.era lutut, bek sayap Milan itu kini mengalami musibah kecelakaan mobil yang terjadi pada Rabu (25/9/2013) pagi waktu setempat.