“Saya pusing…,”

Genoa CFC v FC Internazionale Milano - Serie A“Saya pusing…,” itulah ungkapan singkat yang keluar dari mulut pelatih FC Internazionale, Walter Mazzarri, setelah timnya ditundukkan Genoa , 0-1, Minggu (19/1), di Stadion Luigi Ferraris. Rasa kecewa dan bingung campur aduk dalam hatinya. Dia berusaha menenangkan diri dengan mengisap dua batang rokok.

Wajar kalau pelatih itu tampak gusar karena dalam tiga laga terakhir Inter hanya mencetak satu gol dan terus kebobolan. Predikat tim dengan serangan terbaik di Seri A, sekarang sudah tidak ada bekasnya. Lantaran tidak kunjung meraih poin penuh sejak menang dalam “Derby della Madonnina”, Inter makin jauh dari orbit persaingan scudetto. Mereka juga tersingkir dari ajang Piala Italia.

“Dalam situasi ini semuanya jadi sulit, tetapi kami harus terus berpikir positif. Sulit menjelaskan bagaimana mungkin kami tidak berhasil mencetak gol. Hanya ada dua hal yang bisa saya katakan saat ini. Pertama, semoga kami berhasil memenangi satu pertandingan meski dari sisi permainan tidak layak. Kedua, kami akan menghadapi 18 pertandingan sisa,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *