REAL MADRID Vs ATLETICO MADRID : Lalui Ekstra Time, Atletico Pecundangi Madrid 2-1

atletico Madrid2

Penderitaan Atletico Madrid atas rival sekotanya, Real Madrid, selama 14 tahun akhirnya berakhir. Atletico akhirnya mampu mengalahkan Madrid dalam final Copa del Rey atau Piala Raja dengan skor 2-1 di Stadion Santiago Bernabeu, Sabtu (18/5/2013) dini hari WIB.

Kemenangan Atletico ditentukan melalui perjuangan keras. Los Rojiblancos, julukan Atletico, menundukkan Madrid lewat gol pemain belakang, Miranda di masa ekstra time. Babak ekstra time atau tambahan digelar setelah kedua tim bermain 1-1 di waktu normal. Madrid sempat unggul lebih dulu melalui gol Cristiano Ronaldo di menit ke-14, namun mampu disamakan Diego Costa pada menit ke-35.

Kemenangan ini membuat Atletico memenangi trofi Copa del Rey atau Piala Raja pertamanya sejak 1996.

Sementara, bagi Madrid ini merupakan kekalahan kali kedua atas Atletico di final Copa del Rey. Kekalahan pertama terjadi pada tahun 1992 saat kedua tim juga dipertemukan di babak final. Selain itu, akibat kekalahan ini Madrid harus rela mengakhiri musim tanpa satu gelar apa pun.

Jalannya Pertandingan

Mengusung misi memboyong trofi Copa del Rey Madrid coba menunjukkan kualitas terbaiknya kala menghadapi Atletico. Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, menerapkan formasi 4-4-2 dengan menempatkan Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema di lini depan.

Di sisi lain, Atletico, yang mengusung misi untuk menyudahi penderitaan dari Madrid selama 14 tahun,  menempatkan duet dinamiknya, Radamel Falcao dan Diego Costa, di lini depan.

Sesaat setelah kick off dibunyikan wasit Carlos Clos, Atletico langsung berusaha menyerang. Namun, kondisi itu hanya bertahan beberapa saat karena dihalau barisan belakang Madrid.

Sejak itu, Madrid pun langsung menerapkan pole position. Upaya Madrid menguasai permainan berjalan cukup mulus. Dengan memainkan umpan-umpan pendek Los Blancos, julukan Madrid, mampu mengurung pertahanan Atletico.

Sementara, Atletico cenderung melakukan serangan balik. Namun, alur serangan Los Rojiblancos yang terkesan sporadis belum mampu membongkar pertahanan Madrid yang solid.

Upaya Madrid menciptakan keunggulan akhirnya terlaksana di menit ke-14. Tandukan CR7 menyambut sepak pojok Ozil tak mampu dibendung kiper Atletico, Thibaut Courtois. Ini merupakan gol ke-55 Ronaldo di semua kompetisi musim ini dan ketujuh di ajang Copa del Rey.

Keunggulan Madrid tak bertahan lama. Pada menit ke-35 upaya Atletico menyamakan kedudukan berbuah manis. Falcao yang mendapat pengawalan ketat mampu lolos untuk melepaskan umpan terobosan mendatar ke Costa. Costa yang lolos dari pengawasan lini belakang Madrid pun mampu menceploskan gol ke gawang Madrid untuk menciptakan kedudukan menjadi 1-1.

Kedudukan 1-1 ini bertahan hingga babak pertama usai.

Memasukki babak kedua, permainan tak banyak berubah. Madrid yang unggul penguasaan bola terus melakukan tekanan. Sedang, Atletico lebih banyak melancarkan serangan balik melalui Costa dan Falcao.

Pada menit ke-60, Madrid nyaris menciptakan keunggulan. Diawali aksi heroik CR7 di sayap kiri, Benzema menyambut bola untuk mencetak gol. Sayang, tendangan striker asal Prancis itu masih membentur mistar. Bola liar tendangan Benzema, yang disambut Ozil pun masih mampu dihalau bek Atletico, Juan Fran. Usaha Madrid pun urung berbuah gol.

Selang tujuh menit Madrid kembali mendapat peluang emas lewat tendangan bebas Ronaldo. Namun, tendangan bebas striker 27 tahun itu kembali gagal membuahkan gol karena membentur mistar gawang sebelah kiri Atletico. Ronaldo nampak frustasi akan kegagalannya ini.

Memasukki menit ke-75, tensi pertandingan kian memanas. Laga diwarnai protes keras Jose Mourinho kepada wasit, yang banyak membuat keputusan merugikan timnya. Akibat protes itu, Mourinho pun diusir keluar dari pinggir lapangan.

Tanpa sang pelatih di sisi lapangan, kebuntuan Madrid pun berlanjut. Hingga peluit panjang tanda berakhirnya waktu normal, baik Madrid maupun Atletico tak mampu menciptakan gol tambahan dan membuat babak tambahan atau ekstra time digelar.

Pada masa ekstra time, Atletico mampu memecah kebuntuan. Pada menit ke-98, tandukan Miranda menyambut sepak pojok Koke tak mampu dihalau Diego Lopez. Atletico pun unggul 2-1.

Tertinggal membuat Madrid panik. Di menit ke-113, Madrid bahkan harus bermain 10 pemain setelah Ronaldo mendapat kartu kuning kedua. CR7 diusir keluar lapangan setelah melanggar secara keras Gabi Fernandez.

Hingga laga berakhir, upaya Madrid menyamakan kedudukan tak menuai hasil. Atletico pun tampil sebagai juara dan mengangkat trofi Copa del Rey pertamanya sejak 1996.

Susunan Pemain

Real Madrid (4-4-2)

Diego López (Gk); Essien, Albiol, Ramos, Coentrão (Arbeloa 91’); Xabi Alonso, Khedira, Modric (Di Maria 91’), Özil; Cristiano Ronaldo , Benzema (Higuain 91’)

Cadangan: Casillas, Kaká, Carvalho, Arbeloa, Higuaín, Callejón y Di María.

Atletico Madrid (4-4-2)

Courtois, Juanfran, Godín, Miranda, Filipe Luis; Gabi, Mario Suárez, Koke, Arda Turan; Diego Costa (Adrian 105+2’), Falcao

Cadangan:Asenjo, Cata Díaz, Tiago, ‘Cebolla’ Rodriguez, Raúl García, Adrián y Óliver

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *