PSG di ambang juara Liga Prancis

PARIS SAINT GERMANIMasih ada empat pertandingan di Ligue 1 Prancis, namun Paris Saint-Germain dapat lebih cepat dimahkotai juara pertamanya sejak 1994, akhir pekan ini. Menjadi favorit juara dan konsisten di puncak sejak akhir Januari, PSG berselisih sembilan poin dari peringkat dua, Marseille, sampai awal Mei ini. Perkara waktu saja mereka bisa segera menyandang gelar juara liga utama Prancis.

Jika Marseille gagal mengalahkan Bastia di Stade Velodrome Sabtu malam esok, dan saat bersamaan PSG mengalahkan tamunya Valenciennes di Parc des Princes Senin dini hari WIB, maka PSG otomatis juara liga.

Mengingat Valenciennes tampil buruk belakangan ini, tak sulit bagi PSG untuk menang sekali pun tak diperkuat kiper Salvatore Sirigu, Marco Verratti, Thiago Motta dan David Beckham karena tengah menjalani larangan bertanding.

“Semua orang tentunya akan melihat hasil pertandingan di Marseille Sabtu esok,” kata bek PSG yang asal Brazil, Alex. “Namun bagi kami, itu sama sekali tak penting. Kami ingin segera menuntaskan tugas, menang Minggu (Senin dini hari WIB) dan menjadi juara sesegera mungkin.” Marseille akan menghadapi Bastia dengan keyakinan kuat berkat delapan pertandingan tanpa kalah sejak disisihkan PSG 2-0 akhir Februari lalu.

Namun pelatih Elie Baup menghadapi masalah karena Benoit Cheyrou dan Rod Fanni tak bisa bermain karena cedera, sedangkan Andre Ayew absen karena terkenal larang bermain akibat dikartumerahkan pekan lalu saat melawan Lorient.

Marseille sudah tak berharap menggondol juara liga, dengan harus puas dengan satu tiket ke Liga Champions. “Kami layak berada di tempat kami berada,” kata playmaker Mathieu Valbuena, sedangkan pelatih Marseille, Baup berkata, “titel juara akan menjadi milik mereka (PSG).”

Di medan lain, pertarungan memperebutkan tempat ketiga berlanjut manakala Lyon bertandang ke Nancy yang tengah sekarat Minggu waktu setempat, sedangkan pesaing terdekatnya Saint-Etienne menjamu Bordeaux Jumat ini. Di papan bawah, Troyes harus mengalahkan Evian untuk memelihara impian mereka tetap hidup, sedangkan Brest berusaha mengakhiri tujuh kali kalah berturut-turutnya kala melawan Montpellier.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *