PRESIDEN PSG : Hormati Kepergian Leonardo, Proyek Klub Jalan Terus

2058554-leonardo-psg-780x390

Kesepakatan perekrutan Edinson Cavani dari Napoli tercapai di tengah-tengah situasi kurang nyaman di kubu klub kaya Prancis, Paris
Saint-Germain. Cavani datang beriringan dengan kepergian direktur olahraga PSG,
Leonardo, dari Parc des Princes, markas PSG.

Sebelumnya Les Peresiens
kehilangan pelatih Carlo Ancelotti yang hijrah ke Real Madrid pada bulan lalu.
Ancelotti digantikan oleh mantan pelatih Prancis, Laurent Blanc, yang memimpin Bordeaux memenangi Liga Prancis pada 2009. Namun Blanc tak
memiliki pengalaman sehebat Ancelotti di panggung Eropa.

Mengenai kepergian Leonardo, Presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi, menyebut keputusan pengunduran diri pria asal Brazil itu tak terlepas dari sanksi yang dijatuhkan kepadanya dari Federasi Sepak Bola Prancis
(FFF). Keputusan pengunduran diri itu telah disampaikan Leonardo pada pekan lalu.

“Orang-orang bisa pergi, itu tidak akan mengubah proyek tim. Saya kecewa, namun saya menghormati keputusannya,” kata Khelaifi.

Leonardo dijatuhi sanksi hingga 30 Juni 2014 karena mendorong wasit Alexandre Castro di lorong pemain setelah hasil imbang 1-1 lawan Valenciennes di Ligue 1 pada Mei lalu. “Sanksi itu terlalu berat bagi dia. Dia mengambil keputusan dan saya menghormati keputusannya,” sebut Khelaifi dilansir Yahoosports, Rabu (17/7).

“Hari ini merupakan hari terakhir bagi Leonardo (Selasa 16/7 waktu setempat). Saya berterima kasih kepada Leo atas pekerjaan hebat yang dia lakukan dalam dua musim terakhir. Dari hati paling dalam saya mendoakan yang terbaik untuk masa depannya,” imbuh Khelaifi.

Leonardo menjadi kunci pembangunan skuat mega bintang PSG dalam dua tahun terakhir. Dia membantu tim yang bermarkas di Paris itu
mendatangkan pemain besar seperti Thiago Silva dan Zlatan Ibrahimovic.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *