Prediksi Real Madrid vs Bayern Muenchen (Liga Champions ) – 24 April 2014

bayer munchen  2

Leg pertama babak semifinal yang diadakan pertengahan pekan mendatang akan sangat menentukan. Pada putaran sebelumnya, Real Madrid sudah memastikan berangkat ke level berikutnya setelah kemenangan di leg pertama. Ketika itu mereka menguliti Schalke 1-6 dan Borussia Dortmund 3-0. Kini meski lawan yang dihadapi sama-sama tim wakil Jerman, keaadan sama sekali berbeda, Pertandingan ini akan menjadi pusat perhatian pada semifinal Liga Champions musim ini.

Madrid punya ambisi untuk mencetak La Decima. Mereka ingin menjadi raja di Liga Champions dengan mengoleksi 10 gelar juara. Sedangkan, Bayern ingin menjadi tim pertama yang bisa menjuarai Liga Champions secara beruntun, Pertandingan Madrid versus Bayern ternyata merupakan salah satu partai klasik di kompetisi kasta tertinggi antar klub Eropa ini. Dari catatan statistik, Madrid dan Bayern sudah bertemu sebanyak 20 kali, Rekornya, Die Roten masih unggul atas Los Blancos. Mereka mampu menang di 11 kesempatan, imbang dua kali, dan dalam tujuh laga menelan kekalahan.

Pada Bagian Kiper Manuel Neur mungkin sering melakukan kesalahan besar  sesekali, tetapi hanya akan sedikit perdebatan saat namanya  masuk dalam  FIFA World XI awal tahun ini. Sedangkan Iker Casilas  mungkin tidak banyak  tampil di Liga Spanyol pada tahun ini, tapi dia tetap menunjukkan kiper luar biasa. Bagaimana  dia menghentikan tembakan untuk membantu Real Madrid mengatasi  Borussia Dortmund di leg kedua di perempat final, saat dia kembali dipercaya. Alasan bahwa Jose Mourinho dan Carlo Ancelotti mengabaikannya dan memilih Diego Lopez, lantaran dia kadang   kurang bisa memerintah  di  wilayahnya.

Pada Bagian Pertahanan  Ada sedikit  pertanyaan: Pertahanan adalah bagian terlemah dari kedua tim ini. Madrid mungkin telah menjadi tim yang kini lebih banyak mengkontrol bola di bawah Ancelotti, tetapi mereka kerap  meniru apa yang mereka lakukan dengan sangat baik di bawah Mourinho dengan memukul Bayern secara keras dan cepat melalui serangan balik. Laju Cristiano Ronaldo, Gareth Bale dan Angel di Maria memang bisa  merusak duo bek tengah Bayern, Dante dan Jerome Boateng yang sering dibiarkan terisolasi.

Di pihak Bayer Munchen Boateng dan Dante. Mereka menunjukkan kerentanan mereka pada awal leg pertama 16 besar saat bentrok melawan Arsenal saat mereka diserang dengan kecepatan.  Untuk membantu mengatasi pertahanan, Philipp Lahm mungkin akan dikembalikan ke bek kanan, di mana dia mampu menangani Ronaldo dengan baik pada pertemuan 2012. Adapun dua pertahanan Madrid –Pepe dan Sergio Ramos– dapat menjadi sumber optimistis Madrid. Meski terkadang mereka selalu ‘rumit’ dalam mengambil keputusan.

Pertahanan Madrid  menerima sedikit perlindungan dari lini tengah mereka. Pergeseran terbesar di bawah Ancelotti adalah lini tengah lebih fokus pada apa yang dapat mereka lakukan dengan bola dibanding dengan tanpa bola. Luka Modric, yang tampil sedikit di bawah Mourinho, memiliki argumen yang kuat untuk menjadi pemain Madrid musim ini, dengan ketajamannya yang mematikan dan kemampuan untuk mejalankan permainan darii sisi tengah.

Di Maria mampu menggunakan energi dan langkahnya dengan baik dari sayap kiri. Di tengah Xabi ALonso masih menjadi penghalang bola lawan, tetapi kurangnya fisik dan mobilitas membuatnya kurang idela menjadi kandidat gelandang yang paling berpikiran defensif.

Sementara (Bayern) mereka kembali akan kehilangan Thiago Alcantara, tetapi Bayern memiliki koleksi terbaik di gelandang di Eropa dan keseimbangan yang lebih baik dari Madrid. Bastian Schweinsteiger dan atau Javi Martinez dapat memberikan fisik dan kemampuan pada bola seperti yang mereka lakukan –dan begitu dikenang– dalam menghancurkan Barcelona di babak yang sama dari Liga Champions musim lalu. Berpikir ke depan lagi, Toni Kroos mewujudkan ide gelandang modern. Kroos bisa bermain baik ke dalam, terpusat atau maju dan menggabungkan setiap aspek yang dibutuhkan untuk peran tersebut.  Trio yang mungkin juga akan dikerahkan untuk memberikan soliditas saat away, meskipun Pep Guardiola juga memiliki pilihan menyerang lebih efektif dari Thomas Muller  dan Mario Gotze yang berbakat.

Lini depan Madrid tidak tertandingi di seluruh Eropa. Meski ada keraguan  Ronaldo  akan kembali setelah tiga minggu out karena cedera serta Bale, yang tidak bisa berlatih Senin karena berjuang mengatsi flu. Namun, pasangan ini  menjadi kunci harapan Madrid.  Sementara Karim Benzema telah hadir meyakinkan di depan gawang pada musim ini.

 

Untuk Bayern, Franck Ribery adalah pemain sayap yang sangat teknis dan menjadi  peledak, tetapi sering frustasi. Arjen Robben jika  fit mampu menjadi mengeksploitasi naluri menyerangnya dengan baik.

Namun, Bayern nampaknya akan menguasai bola, apalagi  diragukannya kebugaran Ronaldo dan Bale membuat Bayern setidaknya mampu meraup satu poin yang membuat mereka akan lebih difavoritkan di leg kedua di kandang mereka, Stadion Allianz Arena.

Kemenangan terakhir Madrid atas Bayern terjadi di semifinal Liga Champions pada 2000 silam. Saat itu pula, Madrid sukses menjadi juara, tantangan Madrid untuk menekuk Bayern kembali bertambah. Sebabnya, adalah kehadiran Guardiola di kubu Bayern, sudah 19 kali Guardiola bertemu Madrid ketika masih menangani Barcelona. Guardiola hanya tiga kali menelan kekalahan ketika bertemu Madrid. Lima laga lain berakhir seri dan Guardiola mampu meraih 11 kemenangan, atu kelebihan yang dimiliki Madrid adalah kehadiran Carlo Ancelotti yang menduduki kursi pelatih kepala.

Dikubu sang tamu hasil buruk dituai oleh Bayern Munich dalam 5 pertandingan terakhir. Die Roten hanya mampu menang dalam 1 pertandingan, termasuk saat menaklukkan Manchester United 3-1 di Liga Champions, hasil ini membuat cemas pelatih Bayern, Pep Guardiola. Mantan pelatih Barcelona ini meminta FC Hollywood segera memperbaiki performa jika ingin melaju ke final DFB-Pokal atau Liga Champions. Bayern akan menghadapi Kaiserslautern di semifinal DFB-Pokal, Bayern hanya dapat satu poin dari tiga laga terakhir mereka di Bundeslig. Imbang 3-3 dengan Hoffenheim, kalah 0-1 di Augsburg, sebelum tumbang 0-3 di tangan Dortmund.

Bayern Munich adalah yang terkuat di Liga Jerman. Jika mereka serius bermain, siapa pun di dunia akan sulit mengalahkan. Malah, bisa jadi rekor Madrid yang belum ternoda di kandang bisa tercoreng oleh tim yang kini dilatih oleh Josep Guardiola. Soalnya, Pep memang terbiasa mengalahkan Madrid saat melatih Barcelona, tiga laga setelah memastikan gelar Bundesliga, Bayern tak pernah menang. Yang pertama, mereka imbang 3-3 dengan Hoffenheim, lalu kalah 1-0 dari Augsburg, dan dipermalukan 3-0 oleh Borussia Dortmund.

Gelandang Bayern Munich Bastian Schweinsteiger menyatakan ambisinya untuk tampil dominan di Santiago Bernabeu kala dijamu Real Madrid di leg pertama semi-final Liga Champions pada Kamis (24/4) dini hari WIB mendatang, Musim ini, The Bavarians memang mengadaptasi gaya permainan berbasis penguasaan bola semenjak kedatangan Pep Guardiola. Taktik tersebut sejauh ini berpotensi mengulangi raihan treble musim lalu seiring Bayern sudah mengamankan trofi Bundesliga Jerman dan belum terhenti di DFB-Pokal dan Liga Champions. Los Blancos sendiri punya skema serangan yang bisa merusak strategi ball possession Bayern tersebut. Namun, Schweinsteiger menyatakan timnya tidak akan mengubah filosofinya itu dan siap membuat kecewa publik Bernabeu.

Dari total 19 pertemuan kedua tim, Munchen meraih 11 kemenangan, sementara Madrid hanya enam kemenangan, dan sisanya berakhir imbang. Di Bernabeu, Madrid meraih enam kemenangan, sekali imbang, dan dua kekalahan atas Munchen.

Kedua tim telah bertemu empat kali di semi-final kompetisi Eropa, dimana Munchen memenangkan tiga diantaranya (1976, 1987, 2001) dan Madrid hanya sekali menang (2000). Di Liga Champions musim ini, Madrid mencatat 100 persen kemenangan kandang dengan total 22 gol. Rekor kandang Madrid melawan tim-tim Jerman adalah menang 17 kali, imbang tiga kali, dan kalah dua kali.

Rekor tandang Munchen melawan tim-tim La Liga adalah menang lima kali, imbang empat kali, dan kalah sembilan kali. Madrid punya catatan yang cukup bagus pada laga dua leg, dengan situasi kalah di leg pertama. Dari 35 laga dua leg, Madrid memenangkan 22 diantaranya ketika mereka kalah di leg pertama.

Namun Munchen juga memiliki catatan impresif pada laga dua leg, dengan situasi menang di leg pertama. Dari 46 laga dua leg, Munchen memenangkan 38 diantaranya ketika mereka menang di leg pertama. Catatan tandang Munchen di Liga Champions musim ini kurang begitu baik. Dari enam laga tandang terakhir, Munchen hanya meraih tiga kemenangan, menelan dua kekalahan dan sekali imbang.

 

Prediksi Susunan Pemain Real Madrid vs Bayern Munchen :

Real Madrid : Casillas, Carvajal, Ramos, Pepe, Coentrao, Alonso, Modric, Isco, Bale, di Maria, Benzema.

Bayern Munchen : Neuer, Rafinha, Javi Martinez, Dante, Alaba, Lahm, Schweinsteiger, Robben, Gotze, Ribery, Mandzukic.

 

Head To Head Real Madrid vs Bayern Munchen :
26 Apr 2012 Real Madrid 2 – Bayern Munchen 1 ‎(UCL)‎
18 Apr 2012 Bayern Munchen 2 – Real Madrid 1 ‎(UCL)‎
14 Agu 2010 Bayern Munchen 2 – Real Madrid 4 (UJI)‎

Lima Pertandingan Terakhir Real Madrid :
17 Apr 2014    Barcelona 1 – Real Madrid 2 CDR
13 Apr 2014    Real Madrid 4 – Almeria 0 LL
09 Apr 2014    Borussia Dortmund 2 – Real Madrid 0 UCL
06 Apr 2014    Real Sociedad 0 – Real Madrid 4    LL
03 Apr 2014    Real Madrid 3 – Borussia Dortmund 0 UCL

Lima Pertandingan Terakhir Bayern Munchen :
19 Apr 2014    Eintracht 0 – Bayern Munchen 2 BJ1
17 Apr 2014    Bayern Munchen 5 – FC Kaiserslautern 1 DFBP
12 Apr 2014    Bayern Munchen 0 – Borussia Dortmund 3 BJ1
10 Apr 2014    Bayern Munchen 3 – Manchester United 1 UCL
05 Apr 2014    FC Augsburg 1 – Bayern Munchen 0 BJ1

 

Prediksi Skor Real Madrid vs Bayern Muenchen : (2 – 1)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *