MU VS Real Madrid Team dengan Cara Sama

real vs MUSangat jarang bahwa pertarungan sepak bola terbesar di setiap musim tertentu harus datang di awal Februari daripada akhir Mei, namun Rabu ini antara Cristiano Ronaldo Real Madrid dan Manchester United akan menampilkan pertandingan denga ncara yang sama yaitu “Menyerang”
Tak peduli bahwa bentrokan akan berlangsung di babak 16 besar Liga Champions dan tidak final, atau diputuskan lebih dari 180 menit, di dua negara dan tidak akan diketahui siapa pemenang sampai awal bulan depan.
Sir Alex Ferguson dan Manchester United belum pernah memenangi Liga Champions mahkota sejak 2008. United memulaimelakukan perubahan dimulai dari liga inggris, terutama berusaha untuk membalas penyerahan memilukan atas mahkota EPL ke Manchester City saingan lokal musim lalu. United berusaha untuk menjadi klub yang dominan Inggris sekali lagi, dan sekarang dengak kekuatan sekarang MU berada diatas dengan selisih 15 poin dari peringkat ke dua di liga inggris
Perhatian kemudian, bisa beralih ke Liga Champions dengan totalitas, Champion terakhir dimenangkan oleh klub Inggris tahun 2008, dimana Ronaldo menjadi salah satu pilar kemenangan MU menjuarai Champion.
Setelah berimbang 1-1 dalam laga leg I babak 16 besar di Santiago Bernabeu, MU kini akan ganti menjamu Madrid dalam laga leg II di Old Trafford, Rabu (6/3/2013) dinihari WIB.

Menjelang laga itu, mantan pemain sayap ‘Setan Merah’ Lee Sharpe mengingatkan betapa berbahayanya serangan balik ‘Si Putih’ yang memiliki sejumlah pemain cepat nan mematikan.

Akan tetapi, analisisnya, MU pun memiliki gaya permainan serupa karena juga punya pemain yang tipenya mirip-mirip. Untuk itu Sharpe meyakini bahwa ‘Setan Merah’ mesti memancing para pemain Madrid untuk menguasai bola sehingga mereka maju ke depan, membuka ruang buat serangan balik.
“Baik Real maupun United adalah tim dengan gaya serangan balik,” kata Sharpe kepada MUTV.

“Jika kami bisa membiarkan mereka sedikit menguasai bola dan kemudian mereka bermain di area kami, maka kami bisa menghantam mereka lewat serangan balik,” lanjutnya.

Pun demikian, mengingat bahwa Madrid punya gaya serupa bukan tak mungkin serangan balik yang gagal dari MU justru membuka celah yang lantas dapat dimanfaatkan lawan. Menilik hal itu, Sharpe pun meyakini bahwa laga ini takkan berakhir 0-0.

“Mereka akan berusaha melakukan hal yang sama kepada kami, (tapi) dengan kami bermain di kandang sendiri, kami memang harus sedikit lebih menyerang.”

“Ini akan jadi sebuah partai menarik dan sudah pasti akan ada gol,” prediksi pemain MU periode 1988–1996 itu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *