Mourinho Tidak Menginginkan Kaka di Madrid

193418_620

Ricardo Kaka mengalami masa-masa yang sulit selama empat musim di Real Madrid. Karier Kaka semakin tenggelam ketika Jose Mourinho menangani klub raksasa Spanyol itu selama tiga musim, dari 2010 hingga 2013.

Kaka kerap menjadi penghangat bangku cadangan. Dia menjadi pilihan kedua setelah Mesut Ozil karena dinilai mempunyai masalah pada fisiknya. Namun, itu tampaknya akal-akalan Mourinho untuk tidak memakai Kaka.

“Mourinho tidak menginginkan Kaka berada di klub. Mourinho hanya ingin menggunakan Kaka secara singkat,” kata salah satu orang terdekat Kaka kepada surat kabar olahraga ternama Spanyol, AS, Sabtu, 6 Juli 2013.

Lantaran tak masuk ke dalam skuad inti, sejumlah klub di Italia dan Inggris mencoba mendapatkan tanda tangan Kaka. Namun, Mourinho ogah menjual Kaka. Peramu strategi asal Portugal itu takut Kaka kembali bersinar.

“Mourinho takut mengirim Kaka ke sebuah klub besar Eropa dan akan meraih kesuksesan di sana,” kata sang sumber. Mourinho pun lebih tertarik menjual Kaka ke klub Rusia ataupun Cina. “Namun, Kaka tidak mau ke sana.”

Kaka menolak mengadu nasib ke Rusia atau Cina karena tidak ingin peluangnya untuk kembali ke tim nasional Brasil tertutup rapat. Sebab, jebolan akademi Sao Paulo ini pengin sekali tampil di Piala Dunia 2014.

“Kaka ingin mendapatkan kesempatan untuk meraih kesuksesan bersama klub terbaik di dunia. Namun, Mourinho tidak memberikan kesempatan kepadanya. Hubungan keduanya tidak cukup bagus,” ujar sang sumber.

Kini, masa depan Kaka kembali bersinar terang. Mourinho telah angkat kaki dari Santiago Bernabeu dan kembali menangani klub lamanya, Chelsea. Sekarang, El Real diarsiteki mantan pelatih Kaka di Milan, Carlo Ancelotti.

Meski memiliki kedekatan emosional dengan Ancelotti, Kaka bakal berusaha keras menampilkan performa terbaiknya. “Kaka belum lupa bagaimana bermain sepak bola di sepanjang malam. Dia termotivasi,” tutur sang sumber.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *