“Milan Miliki Insting Pembunuh”

AC Milan v PSV Eindhoven - UEFA Champions League Play-offs: Second Leg

Kekalahan PSV Eindhoven dari AC Milan pada babak play-off leg kedua di San Siro, Rabu (28/8) diterima dengan lapang dada oleh Jeffrey Bruma. Bek 21 tahun itu mengaku ada pembeda diantara PSV dan Milan yang membuat mereka kalah dengan skor 3-0.

Pada laga itu armada Phillip Cocu padahal memiliki banyak peluang untuk mencetak gol. Meski diisi oleh banyak pemain muda, mereka bahkan menekan I Rossoneri yang bermain di markasnya sendiri.

Bruma ternyata menyadari betul pembeda antara PSV dan Milan. Menurutnya, hal itu adalah ‘insting pembunuh’ yang dimiliki oleh Mario Balotelli cs.

“Kami kekurangan insting pembunuh dalam laga tersebut dan Milan punya. Itulah yang mengapa mereka bisa memenangi laga, insting pembunuh adalah hal yang tidak kami miliki,” jelas Bruma kepada situs resmi UEFA.

Kendati kalah, Bruma tidak ingin menyesali pengalamannya melawan tim sekelas Milan. Dia bahkan sempat bermimpi lolos ke fase grup setelah PSV berhasil menahan imbang I Rossoneri 1-1 di laga pertama.

“Ini adalah pengalaman yang bagus dan kami memiliki kans untuk lolos. Pada pertandingan pertama kami tidak begitu buruk menghadapi Milan dan juga Rabu ini,” tutur dia.

“Kemudian mereka membuat skor menjadi 2-0 dan pertandingan hampir usai. Sebenarnya, saat itu kami sedikit marah, tapi kini kami harus berlaga di Liga Europa dan memberikan yang terbaik,” sambung Bruma.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *