Menjelang Piala Italia : Sarat Gengsi dan Tensi di Kota Roma

lazio vs as roma

Baik AS Roma maupun Lazio tengah kecewa karena gagal menembus zona Liga Champions dan Liga Europa. Masing-masing harus puas bertengger di peringkat ke-6 dan ke-7 Serie A musim ini.

Kendati demikian, kedua kubu dapat mencicipi Liga Europa jika dapat memenangi laga final Coppa Italia, Minggu (26/5). Tanpa diragukan, partai panas bertajuk Derby della Capitale ini akan berlangsung lebih sengit demi mempertaruhkan gengsi.

“Menghadapi derby ini, Roma lebih segar dibandingkan Lazio. Mereka tidak diuntungkan dari sisi atltetik,” ujar Capello dilansir Football Italia.

“Tapi dalam pertandingan seperti ini, dibutuhkan hal lebih. Anda akan mendapatkan energi yang Anda sendiri tidak menyadarinya ada berapa banyak.”

“Ini akan menjadi pertandingan hebat. Kedua tim membutuhkan motivasi lebih.”

“Yang dipertaruhkan dalam derby ini adalah menang, trofi, dan tempat di Eropa. Itu tiga hal dalam satu paket.”

Roma sendiri tampil cukup impresif musim ini. Di bawah asuhan Aurelio Andreazzoli, Francesco Totti dkk menjelma kembali menjadi tim yang ditakuti. Erik Lamela dan Pablo Osvaldo kerap menjebol gawang lawan.

Sebaliknya, Lazio agak sedikit terseok-seok. Meski peringkat akhir liga hanya beda satu strip dari sang rival, penampilan mereka hanya berada di level rata-rata. Performa I Biancoceleste juga sering tergantung dengan Miroslav Klose. Saat dia tak bermain, Lazio sering menerima hasil pahit.

Tentu Klose dapat menjadi senjata andalan armada Vladimir Petkovic untuk menggebrak pertahanan lawan. Sementara itu, Roma tentu tidak akan tinggal diam lantaran mereka berambisi meraih gelar Coppa Italia ke-10.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *