Lazio Juara Piala Italia 2013

lazio juara

Lazio mengakhiri musim dengan manis. Hernanes cs sukses menaklukkan AS Roma dalam laga bertajuk Derby della Capitale di final Coppa Italia, Minggu (26/5).

Tempo cepat diperagakan kedua tim sejak awal laga. Pertandingan belum genap lima menit, Lazio menebar bahaya melalui sepakan kaki kanan Senand Lucic. Bola sempat dimentahkan Bogdan Lobont, lalu disambar Miroslav Klose. Sayang, usaha Klose hanya melebar di sisi gawang.

Roma balik mengancam enam menit berselang. Kombinasi apik Erik Lamela dan Marquinho berakhir dengan umpan terukur untuk Michael Bradley. Sebuah percobaan dilancarkan gelandang berkebangsaan Amerika Serikat tersebut, tapi arahnya masih beberapa inchi di atas mistar.

Intensitas kedua tim kembali meningkat pada 10 menit terakhir paruh pertama. Stefan Radu mengirimkan umpan silang dari sisi kanan dan disambut tandukan keras Klose. Bola meluncur dengan deras. Tetapi, reaksi Lobont kembali menampik gol pembuka. Skor kacamata lantas terpampang saat turun minum.

Memasuki paruh kedua, pelatih Lazio, Vladimir Petkovic menerapkan perubahan yang lantaran insiden di luar dugaan. Motor lini tengah, Cristian Ledesma mengalami cedera dan digantikan oleh Stefano Mauri. Namun, pergantian ini tak justru meningkatkan daya ledak Lazio.

Hernanes sempat melancarkan sodoran rendah dengan kaki kirinya. Bola sudah lepas dari jangkauan Lobont. Namun, meski sudah menjatuhkan diri, Klose gagal menyontek bola.

Kebuntuan baru terpecahkan pada menit ke-72. Antonio Candreva menyisir sisi kanan, mengelabui Federico Balzaretti dan melepaskan umpan datar. Bola sempat dipotong oleh Lobont. Namun, Senad Lulic menyambar bola liar dan menggetarkan gawang I Giallorossi.

Dua menit berselang, Roma hampir menyamakan kedudukan. Bola hasil tembakan Francesco Totti dari set-piece sempat berbelok arah lantaran membentur pagar. Namun, Federico Marchetti dengan cekatan bereaksi dan menepis bola.

Dalam kondisi tertinggal, Andrea Andreazzoli menambah naluri serang timnya dengan masukkan Dodo dan Pablo Osvaldo. Federico Balzaretti dan Marquinho kehilangan tempat. Hanya saja, Lazio terlalu pasif dan menumpuk pemain di daerah pertahanan. Alhasil, keunggulan satu gol bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

Dengan ini, Lazio berhak merebut tiket Liga Europa musim depan. Pada lain sisi, armada Vladimir Petkovic menunjukkan dominasi di ibu kota musim ini. Dalam tiga partai Derby della Capitale, Lazio tak sekalipun terkalahkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *