Juventus Takluk di Kandang Sampdoria

UC Sampdoria v Juventus - Serie A

Tim yang baru saja sukses mempertahankan Scudetto musim ini, Juventus terpaksa harus menelan kekalahan di kandang Sampdoria, Stadio Luigi Ferraris (18/5). Meski sempat tertinggal, I Samp memastikan kemenangan 3-2 atas sang juara Italia.

Laga baru berjalan 3 menit, Sebastian Giovinco langsung menggebrak pertahanan Sampdoria. Sayang, umpan dari Mauricio Isla gagal dimanfaatkannya.

Akan tetapi, kubu tuan rumah mulai mengancam lewat eks Juve, Marcelo Estigarribia dan Eder. I Bianconeri mulai kembali bangkit menit ke-12 usai Fabio Quagliarella melepas tembakan keras yang mampu diadang Angelo Da Costa.

Dua peluang setelahnya menunjukkan kegemilangan Da Costa di bawah mistar I Samp. Dirinya kembali menggagalkan aksi Giovinco dan Giorgio Chiellini.

Gol yang ditunggu-tunggu tim tamu akhirnya terjadi menit ke-25. Memanfaatkan umpan Andrea Pirlo, Quagliarella membuat Da Costa tak berkutik dan merubah skor jadi 0-1.

Kendati demikian, keunggulan Juventus tak bertahan lama setelah wasit menunjuk titik putih tanda pelanggaran Chiellini atas Mauro Icardi di kotak terlarang. Eder yang jadi eksekutor dengan dingin menaklukan Marco Storari.

Usai gol penyama kedudukan yang terjadi menit ke-31 tersebut, serangan silih berganti dilancarkan kedua tim. Namun, usaha Andrea Poli atau Quagliarella tak merubah skor 1-1 yang menutup jalannya babak pertama.

Interval kedua baru dimulai, Paolo De Ceglie hampir saja membuat publik tuan rumah terhenyak sepakannya tak mampu dihalau Da Costa. Menit ke-55, Quagliarella hampir saja membuat Juventus kembali unggul jika tendangannya tak menyamping di sisi mistar.

Keasikan menyerang, I Bianconeri dihukum oleh gol Lorenzo De Silvestri menit ke-57. Sundulannya mengkonversi umpan Estigarribia tak mampu diadang Storari dan membawa Sampdoria unggul 2-1.

Sekitar seperempat jam setelahnya, I Samp mampu memperbesar keunggulan lewat aksi Icardi. Lagi-lagi Estigarribia jadi aktor dengan umpan matangnya yang langsung disambar lulusan La Masia tersebut.

Empat menit sebelum bubaran, kubu I Bianconeri memprotes wasit untuk menunjuk titik putih usai Nicklas Bendtner dijatuhkan di kotak terlarang. Namun, Andrea Gervasoni tak mengacuhkan protes kubu tamu.

Juventus akhirnya bisa memperkecil keunggulan lawan saat pertandingan memasuki perpanjangan waktu. Tendangan Emanuele Giaccherini gagal dihalau dengan baik oleh Da Costa.

Satu menit berselang, Juventus punya peluang emas lewat tendangan bebas yang dieksekusi Pirlo. Namun, usaha anak asuh Antonio Conte masih tak berhasil dan harus puas kalah lewat skor 3-2 di kandang lawan.

Sebagai catatan, ini adalah kekalahan pertama Juventus sejak Februari silam kala dibungkam AS Roma. Hasil ini tak memengaruhi posisi I Bianconeri di kandang sementara I Samp juga masih tertahan di pos ke-14.

Pascalaga, pelatih Delio Rossi tak segan untuk memuji I Bianconeri yang sukses mempertahankan gelar Scudetto dua tahun beruntun. Namun, dirinya tak bisa menutupi rasa kehilangan usai mengisyaratkan bombernya, Icardi akan hengkang akhir musim ini.

“Kualitas Juventus tak dapat diragukan lagi, jadi ini mungkin hanya kebetulan belaka kami menang dua kali melawan mereka. Mengalahkan juara Italia adalah pencapaian yang istimewa,” bilang Rossi kepada Mediaset .

“Saya tahu akan kehilangan beberapa pemain dan jika Icardi menerima tawaran menggiurkan, dia akan hijrah dari Sampdoria. Sayangnya sejauh yang saya tahu, tawaran itu juga sudah datang,” ungkapnya.

Akan tetapi, Rossi bertekad mempertahankan salah satu dari Pedro Obiang dan Nenad Krsticic. Keduanya juga sosok yang kerap dikaitkan dengan beberapa klub raksasa Serie A.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *