Juventus kalahkan Pescara 2-1

Juventus kalahkan Pescara 2-1Dua gol Mirko Vucinic membantu Juventus menang 2-1 atas Pescara yang tampil heroik, dan unggul 12 angka atas Napoli di klasemen Liga Italia pada Sabtu.

Empat hari menjelang pertandingan kedua perempat final Liga Champions menjamu Bayern Munich, Juventus – dengan koleksi 59 gol yang merupakan jumlah serangan terbaik di liga – menghadapi tim juru kunci, yang telah kemasukan 61 gol dari 30 pertandingan.

Dan absennya Andrea Barzagli serta Giorgio Chiellini akibat terkena skorsing, dan kiper Gianluigi Buffon, karena sakit flu, tidak pernah terlihat memberi harapan bagi tim tamu untuk dapat mencetak gol.

Di bawah serangan terus-menerus, kiper Pescara Ivan Pelizzoli mampu menjaga gawangnya tidak kemasukan sampai Vucinic mencetak gol melalui eksekusi penalti pada menit ke-72.

Beberapa menit kemudian pemain Montenegro itu mencetak gol keduanya, bagaimanapun tuan rumah sempat kemasukan gol melalui tembakan dari jarak 25 meter yang dilepaskan Emmanuel Cascione yang tidak dapat dihentikan Marco Storari dan masuk ke gawang Juventus pada menit ke-83.

Juve memulai pertandingan dengan meyakinkan dan seharusnya dapat mencetak beberapa gol pada 30 menit pertama, ketika mereka menekan pertahanan Pescara.

Peluang pertama mereka didapat pada menit ke-12 ketika umpan silang gelandang Swiss Stephan Lichsteiner menemui Emanuele Giaccherini, namun Pelizzoli mampu menggagalkan sepakan volinya.

Empat menit kemudian Pelizzoli dipaksa kembali melakukan penyelamatan untuk menghentikan Sebastian Giovinco setelah sang penyerang mendapt operan dari Arturo Vidal di sisi kanan.

Vucinic kemudian melepaskan tembakan namun sepakannya melenceng. Dua menit berselang, umpan yang membelah pertahanan pescara disambut Vidal yang berada dalam kondisi tidak terkawal, tetapi sepakan volinya dapat diblok Pelizzoli.

Juve memasuki masa turun minum dengan rasa frustrasi, namun hal itu berlanjut pada babak kedua, di mana Vucinic menyia-nyiakanpeluang bagus untuk mencetak gol pembuka dari umpan silang kwadwo Asamoah, di mana tembakan volinya masih melebar.

Fabio Quagliarella, yang menggantikan Giovinco pada menit ke-30, kemudian memaksa Pelizzoli menepis bola setelah sepakan volinya melayang di atas kepala pemain bertahan.

Vidal kemudian menguji Pelizzoli dengan tembakan dari jarak 20 meter namun upayanya mengarah lurus ke sang kiper. Beberapa saat kemudian Pelizzoli dapat memblok tembakan Vucinic dari jarak dekat.

Dari tendangan penjuru Leonardo Bonuci melompat untuk menanduk bola, namun sundulannya melebar.

Juve semakin dekat dengan gol pembuka ketika Vucinic mengirim umpan terobosan ke Giaccherini di sisi kanan, namun sodorannya ke mulut gawang menuju Quagliarella dapat digagalkan pelizzoli.

Juventus membutuhkan eksekusi penalti untuk akhirnya mampu menaklukkan sang kiper, Vucinic sukses menjadi eksekutor penalyi setelah Giuseppe Rizzo mendapat kartu merah atas pelanggarannya terhadap Vidal di kotak terlarang.

Vucinic merayakan gol itu dengan cara yang tidak biasa, mencopot celananya – bukan bajunya – dan memutar-mutarnya di atas kepalanya, sehingga ia mendapat kartu kuning.

Enam menit kemudian Vucinic menggandakan keunggulan Juventus, ia mengecoh Bianchi Arce sebelum melepaskan tembakan kaki kanan melengkung yang tidak dapat diantisipasi Pelizzoli.

Juve terlihat hampir memperbesar keunggulan ketika Alessandro Matri, yang menggantikan Vucinic, melepaskan sepakan melebar dari posisi yang bagus.

Beberapa menit kemudian Matri kehilangan bola, yang memicu serangan balik dari Pescara yang membuat Cascione dapat mengemas gol hebatnya.

Napoli dapat merestorasi defisit sembilan angka mereka saat menjamu Genoa pada Minggu, sedangkan tim peringkat ketiga AC Milan akan melawat ke markas Fiorentina.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *